Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)

Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)
Ketauan


__ADS_3

"LIHAT AYAH JIKA AYAH SEDANG BICARA GIORGINO ALEXANDER!" Teriak Alex menggema, hingga membuat Gino dengan cepat mengangkat Wajahnya.


"Alex, Tenanglah!" Ujar Bella mengelus pelan lengan Alex


"Apa kau mau membuat Adikmu Masuk Ke Rumah sakit seperti dulu Gino? Apa kau mau Adikmu Pingsan karena menghirup Asap ROKOK MU ITU!" Geram Alex di akhir kalimatnya dan melempar Kotak Rokok di tangannya kearah Wajah Giorgino membuat Pipinya tergores


"Kenapa!" Ujar Gino pelan, Membuat Kedua orang tuanya terdiam


"KENAPA HANYA AKU YANG DISALAHKAN BUKANLAH WAKTU ITU KARENA AYAH JUGA YANG NGEROKOK MAKANYA ICHA BISA MASUK RUMAH SAKIT!" Teriak Gino membuat Alex meradang dan dengan cepat ia pun langsung memukul wajah Giorgino membuat putranya itu tumbang


"ALEX, Apa kau GILA!" Teriak Bella menarik kasar tubuh suaminya dan dengan cepat berjongkok memeriksa keadaan Putranya


"Dia berani melawan Ayahnya sendiri Bella!" Ujar Alex tidak terima


"Tck!" Gino mendecih kesal dan dengan cepat berdiri dan berbalik pergi


"Gino!" Ujar Bella pelan setelah Putranya pergi


Setelah Giorgino Pergi Hening melanda Bella dan Alex.


"Sa sayang!" Ujar Alex gugup saat melihat Istrinya tidak kunjung membalikkan badannya, masih terus menatap ke arah pintu


"Kau ini!" Ujar Bella berbalik dan menatap tajam Alex setelah itu iapun berlalu pergi di ikuti Oleh Alex.


Ting Tong


Suara Bell Apartemen nya membuat Isabella yang sedang bersiap-siap untuk tidur terbangun kembali.


"Siapa Yang datang di tengah malam begini!" Ujar Isabella setelah melihat jam yang sudah menunjukkan Angka dua belas malam.


Ceklek


"Giorgino!" Ujar Isabella kaget saat melihat wajah Kekasihnya itu yang terluka, ia pun dengan cepat menyentuh wajah Gino namun Gino mengelak



"Aku tidak apa-apa!" Ujar Gino menangkap Tangan Isabella pelan


"Apa kamu berkelahi?" Tanya Isabella sambil membawa Gino masuk kedalam sedangkan Gino hanya terdiam tidak berniat menjawab pertanyaan yang dilontarkan Isabella


"Haaah, Baiklah jika kamu tidak mau bercerita!" Ujar Isabella menghela nafas sambil menyodorkan Segelas air Putih


"Pasti kamu belum makan!" Ujar Isabella saat ia melihat Baju Gino yang masih sama dengan terakhir kali ia melihatnya


"Tunggu sebentar Aku akan memasakan mu makanan!" Ujar Isabella berbalik namun baru selangkah ia pergi tiba-tiba tangan Gino sudah memeluk erat pinggang nya.


"Jangan Tinggalkan aku!" Ujar Gino pelan

__ADS_1


"A aku hanya ingin membuatkan mu makanan!" Ujar Isabella pelan


"Sebenarnya ada apa Gino!" Ujar Isabella membalikkan kembali badannya menghadap Gino sambil menangkup Wajah Laki-laki itu.


Giorgino Terdiam cukup lama sampai akhirnya ia menjawab.


"Ayah Memukulku!" Ujar Gino pelan


"Kenapa?"


"Ka karena aku ngerokok!" Balas Gino lagi membuat Isabella menghela nafas


"Baiklah, Jika memang seperti itu, besok kau harus meminta maaf kepada ayah dan ibumu!" Ujar Isabella lembut dan Gino pun mengangguk pelan


"Isabella?" Panggil Gino pelan


"Huum!"


"Bo bolehkah malam ini aku menginap disini?" Ujarnya Pelan, Mendengar Ucapan Giorgino membuat Isabella terkejut, dengan cepat semburan merah menghiasi Wajahnya


"Ba baiklah, ka kalo begitu aku akan menyiapkan Kamar tamu dulu!" Ujar Isabella dengan cepat berbalik pergi


Sedangkan Gino, menatap kosong ke depan, mengingat kembali perkataan ayahnya.


"Seharusnya aku tidak Ngerokok, Jika tidak Icha Sakit!" Gumam Gino pelan menyesali perbuatannya


"Sayang, Ayolah aku tidak bisa tidur jika tidak ada kamu di samping ku!" Ujar Alex pelan sambil Mengelus pelan kaki Istrinya sedangkan Bella hanya menutup mata pura-pura tidur


"Bella, jangan menyiksa ku seperti ini sayang, Ayolah!" Ujar Alex merayu


"Pergi Alex, jika tidak Besok dan Lusa aku juga akan tetap tidur disini!" Ujar Bella pelan masih dengan mata yang tertutup


Alex pun dengan Cepat bangun dari duduknya saat mendengar ancaman Bella.


"Ba baiklah, Aku akan keluar tapi besok kau harus kembali ke Kamar kita!" Ujar Alex berbisik


"Selamat malam!" Ujar Alex sambil mencium Kening Bella dan setelah itu iapun berlalu pergi.


Pagi hari pun datang.


Isabella dengan wajah yang masih mengantuk keluar dari kamarnya menghampiri Kulkas yang berada di depan Dapur Tanpa menyadari jika Giorgino sedang menatapnya dari tadi di meja makan.


Gluk


Gluk


Gluk

__ADS_1


Suara minuman Yang masuk kedalam tenggorokannya membuat Gino tersenyum kecil, Setelah Meminum Air dingin itu Isabella pun memasukkan kembali botol minumannya ke dalam kulkas.


"Selamat Pagi!" Ujar Gino


"Aneh, sepertinya aku mendengar Suara seorang Pria!" Batin Isabella bingung, Namun Saat sia berbalik hal pertama yang ia lihat adalah wajah Giorgino Yang sedang tersenyum lebar kearahnya dengan memegang sepotong roti lapis di tangannya


Isabella pun membulatkan matanya dan dengan cepat melihat penampilannya dan betapa kagetnya ia saat melihat Penampilannya sekarang.


Ia memakai Baju tidur bermotif Kelinci membuat ia seperti anak Kecil Dan dengan cepat Isabella pun berlari ke arah Kamar tidurnya.


BRAK


"Aduh Kenapa aku bisa lupa jika Gino tadi malam nginap di sini!" Ujar Isabella pelan menyandarkan Punggungnya di pintu kamarnya yang ia banting tadi,, Sedangkan Di Luar Gino sekarang benar-benar tidak bisa menahan senyumnya Membuat Gigi nya terlihat


"Manis sekali!" Gumam Gino pelan sambil menggigit roti lapis nya


Beberapa Menit kemudian Isabella pun keluar dengan Baju santainya, sambil menunduk karena malu, ia pun duduk dengan pelan di kursi depan Gino.


"Selamat pagi Isabell!" Ujar Gino tersenyum kecil


"Se selamat pagi Gino!" Balas Isabella berusaha menguasai kegugupannya


"Makanlah!" Ujar Gino menyodorkan Roti lapis yang sudah ia lapisi dengan Selai strawberry kesukaan Isabella.


"Terimakasih!" Balas Isabella tersenyum kecil, Isabella pun menggigit roti lapis nya dengan tenang.


"Ah Iya, Isabella ada yang ingin aku sampaikan!" Ujar Gino Membuat Isabella yang sedang menggigit roti lapis nya lagi menatap kearah Giorgino


"Besok bagaimana kalo kita pergi kencan?" Ujar Gino membuat Isabella sedikit tersedak dengan Debaran jantung yang menggila


Ohok


Ohok


Ohok


"Minumlah!" Ujar Gino dengan cepat menyodorkan air putih ke arahnya


"Kamu tidak apa-apa kan?" Ujar Gino cepat Dan Isabella hanya menganggukkan kepalanya mengisyaratkan jika ia tidak apa-apa


"A apa kamu serius?" Ujar Isabella kembali membahas ucapan Giorgino


"Tentu saja, aku serius, kita sudah bersama jadi seharusnya kita pergi berkencan!" Ujar Gino tersenyum lembut


"Ba baiklah kalo begitu!" Ujar Isabella dengan semburan merah di pipinya


"Baiklah, besok aku akan menjemputmu!" Ujar Gino semangat dan Isabella pun hanya mengangguk mengerti.

__ADS_1


__ADS_2