
"Eh Isabell, Kau tinggal dimana?" Ujar Emanuel berjalan berdampingan bersama Isabella sedangkan di belakang punggung mereka ada Giorgino dan Alfian.
"Aku tinggal di apartemen!" Ujar Isabella
"Kau tinggal sendirian?" Tanya Emanuel lagi sedangkan dua pria di belakang diam-diam ingin tau Jawaban dari Isabella
"Kadang aku tinggal sendiri, kadang ada Ibu dan Kadang ada Ayah,, Jika Orang tuaku tidak ada aku akan memanggil pengurus rumah tangga untuk tinggal bersama ku!" Ujar Isabella lagi
"Benarkah? Kalo begitu apa Kami bisa berkunjung ke rumah mu?" Ujar Emanuel berharap begitu juga dengan dua pria di belakang mereka juga berharap
"TIDAK!" Ujar Isabella membuat ketiga pria itu kecewa
"Kenapa?" Ujar Emanuel sedih
"Kalian Terlalu banyak!" Ujar Isabella menatap ketiga pria itu
"Benarkah? Kalo begitu mereka tidak ikut, aku saja yang akan berkunjung!" Ujar Emanuel dengan tersenyum lebar
"EHEM! EHEM EHEM" Suara deheman kedua orang di belakang membuat Emanuel menatap mereka dengan Bingung
"Apa kalian berdua sedang sakit?" Ujar Emanuel membuat Alfian tersenyum palsu sedangkan Gino membuang muka nya.
Isabella menahan Tawanya pelan.
"Sudahlah, Kalian bisa berkunjung akhir pekan, Hari ini aku ada urusan!" Ujar Isabella berjalan ke arah parkiran Mobil nya.
Dan ketiga pria disana menatap kepergian Isabella dalam diam.
"Ah, sayang sekali pada hal aku sangat ingin berkunjung!" Ujar Emanuel menghela nafas kecewa
"YA TUHAN!" Teriak Emanuel kaget saat ia berbalik dan di suguhi oleh tatapan mematikan yang diberikan Sahabatnya dan Senyuman palsu yang di berikan Anak baru itu
"Ka kalian, membuat ku takut!" Ujar Emanuel dan mereka pun berjalan pergi ke masing-masing mobil mereka yang terparkir di sana.
Rumah pribadi milik Alex Bella
"Aku Pulang!" Ujar Giorgino berjalan kedalam rumah setelah ia selesai mengganti sepatunya dengan Sandal rumahan.
"Ibu!" Ujar Gino lagi saat ia tidak mendengar sahutan ibunya
"Icha?" Ujar Gino lagi tapi Nihil tidak ada ibu dan adiknya di dalam rumah sampai seorang pelayan menghampiri nya
"Tuan Muda, Nyonya, Tuan Besar dan Nona Muda, Sudah Pergi dari tadi pagi!" Ujar Pelayan itu
__ADS_1
"Kemana?" Ujar Gino lagi
"Saya tidak Tau Tuan muda!" Ujar Pelayan itu lagi dan Berlalu pergi
Giorgino langsung menghampiri Telepon keluarga untuk menelpon ibu dan ayahnya.
"Kalian Ada di mana?" Ujar Gino
"Kami ada di Apartemen Bintang lima di Jalan ..... Kamu datang saja Gino jika kamu mau!" Ujar Bella
"Kapan Kalian Pulang!" Ujar Gino lagi
"Mungkin nanti malam!" Balas Bella di seberang sana
"Baiklah, aku tutup telepon nya!" Ujar Gino langsung menutup telepon itu setelah itu ia pun naik ke lantai atas tepatnya ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.
Sedangkan di tempat lain. Orang tuanya dan adik kecilnya sedang menikmati Waktu bertemu dan berbincang dengan Anggota keluarga Angkat Bella di Korea dulu.
"Aku tidak Menyangka Eonni Hanoel akan Menyekolahkan Isabell di sini!" Ujar Bella dengan senyuman manisnya
"Yah Mau bagaimana Lagi Anastasya, Ayah Isabella ada Pekerjaan di sini jadi mau tidak mau kami harus menetap disini juga!" Ujar Hanoel tersenyum tipis
"Yah Walaupun aku mungkin akan Bolak balik ke Korea-China sih!" Lanjutnya lagi
"Kalo seperti itu kenapa Eonni tidak tinggal di rumah ku saja, Jika Eonni dan Gary hyeong pergi, kami bisa menjaga Isabell!" Ujar Bella
"Ah benar, aku sampai lupa, Isabella kan peraih sabuk hitam!" Ujar Bella terkekeh pelan saat mengingat Kejadian dulu di mana Giorgino di permalukan di depan banyak orang
Tiba-tiba Suara Bell Apartemen membuat semua orang disana menatap kearah Pintu masuk.
"Isabella ayo buka pintunya!" Ujar Hanoel menyuruh anaknya
"Baik, Eomeoni!" Ujarnya berjalan mendekati pintu
CEKLEK
"Kau!" Ujar Orang di luar sambil mengernyitkan keningnya
"Siapa Isabell?" Ujar Hanoel dari dalam, Isabella pun membuka lebih lebar pintu itu agar semua orang di dalam melihat siapa yang datang
"Eh Dia .. Giorgino Kan?" Ujar Hanoel Menunjuk Gino sambil melihat kearah Bella dan Bella pun membalasnya dengan senyuman dan anggukan pelan
"Ya ampun kau sudah sebesar ini, terakhir kali aku melihat mu saat Kau berusia 14 tahun!" Ujar Hanoel kaget melihat postur tubuh Gino yang berbeda dari terakhir kali yang ia lihat, Giorgino lebih tinggi dan tentu saja lebih tampan.
__ADS_1
"Tentu saja dia akan terlihat berbeda Yeobo (Sayang), Dia kan sekarang sudah berumur 18 tahun!" Ujar Gary tersenyum menatap perawakan Giorgino.
"Ah benar juga!" Ujar Hanoel
"Gino ayo masuk, jangan berdiri terus diluar!" Ujar Alex menyuruh anaknya itu untuk masuk dan Giorgino pun melangkah masuk kedalam rumah.
"Ya ampun saat dilihat dari dekat ternyata Giorgino sangat sangat tampan!" Ujar Hanoel berbinar
"Benarkah apa yang aku bilang Eonni? Putra ku sangat tampan!" ujar Bella bangga
"Benar, aku sampai pangling di buatnya!" Ujar Hanoel Terkagum-kagum
"Ah iya Gino, Dua Minggu lagi Acara Sweet seventeen nya Isabella nanti kamu harus datang yah!" Ujar Hanoel tersenyum lembut sambil menyenggol pelan bahu Isabella yang sedang menahan malu
"Bukankah Dia sudah Sweet Seventeen?" Ujar Gino bingung
"Ah, Kau masih ingat kapan Isabella Sweet Seventeen Giorgino?" Ujar Bella dengan Ekspresi menggoda membuat pipi Gino agak memerah
"A aku di kasih tau oleh Emanuel ibu!" Ujar Gino membela diri
"Iya-iya ibu hanya bercanda!" Ujar Bella masih dengan setengah menggoda membuat Gino memutar matanya malas
"Isabella memang seharusnya sudah sweet Seventeen lima bulan yang lalu tapi dia tidak mau merayakannya,, dia bilang dia akan merayakannya di China, dan kebetulan kemarin ayahnya memiliki perkejaan disini!" Ujar Hanoel membuat semua orang Mengangguk mengerti
"Wah kalo begitu akhirnya Isabella kita,, akan benar-benar menginjak usia dewasa!" Ujar Bella tersenyum bahagia
"Iya!" Ujar Hanoel ikut tersenyum bahagia
Semua orang tampak bahagia kecuali Giorgino yang masih saja menampilkan wajah Datarnya membuat Isabella menatapnya dalam diam.
Tiba-tiba Suara Handphone Isabella berdering membuat ia mengundur diri kebelakang untuk mengangkat telepon nya.
"Halo!" Ujar Isabella
"Isabella ini kau kan?" Ujar Alfian membuat Isabella Bingung
"Iya, ini aku!" Balasnya
"Syukurlah,, aku Alfian anak baru kemarin!" Ujar Pria di seberang sana
"Ah iya Alfian ada apa?" Ujar Isabella membuat suara tawa seberang terdengar
"Kenapa kamu tertawa?" Ujar Isabella bingung
__ADS_1
"Apa kau sudah melupakan ku Ella?" Ujar Pria itu membuat Isabella membulatkan matanya dan Tersenyum senang
"Kau!" Ujar Isabella dengan wajah sumringah.