
"Inggris? Tapi besok aku akan menghadiri rapat di kantor!" Ujar Bella mengingat jika besok ada Rapat yang sangat penting
"Aku akan menyuruh Gary hyeong (Kakak Gary) untuk mengurus rapat itu?" Ujar Gavin memaksa
"Ta tapi!"
"Tidak ada kata tapi Tasya, Aku membutuhkan mu di sana!" Ujar Gavin lagi, dan akhirnya Bella pun mengangguk setuju walaupun sedikit terpaksa membuat Senyum Gavin merekah
"Kalo begitu, Tidurlah besok kita akan pergi jam Sembilan pagi!" Ujar Gavin Mengelus puncak kepala Bella dan berlalu pergi Membuat Bella menghela nafas lelah, ia berjalan ke arah ranjangnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
Tidak ada orang yang tau, sebenarnya Bella sudah dua Minggu ini ia selalu memimpikan Sesosok pria dan seorang balita, walaupun dalam mimpinya ia tidak bisa melihat dengan jelas Wajah pria dan balita itu, namun ia yakin jika kedua orang itu ada kaitannya dengan dirinya.
"Siapa mereka?" Gumam Bella pelan sebelum alam mimpi menjemputnya.
07:57 Pagi
"Jadi kalian akan pergi berdua saja?" Tanya Kang Shin Hye (Ibu Gavin)
"Iya eomeoni (Ibu)!"
"Wah, bukankah Inggris adalah tempat bulan madu yang sangat indah?" Ucapan Spontan dari Shin Hye membuat Gavin dan Bella tersedak hingga membuat wajah mereka memerah
"eomeoni kami belum menikah!" Ujar Gavin tidak habis pikir dengan jalan pikiran ibunya
"Ayolah Nak, Apa selama ini negara kita perduli dengan pernikahan? Selagi kalian saling mencintai,, memadu kasih di perbolehkan di negara kita ini Sayang!" Ujar Shin Hye dengan wajah yang menggoda anaknya
"Ta tapi eomeoni!"
"Sudahlah cepat selesaikan makanan kalian, jika tidak pesawatnya akan lepas landas!" Ujar Kang Hanoel mengingatkan
"Apa Ahjeossi (Paman) dan eonni (Kakak) akan pergi liburan?" Tanya Isabella dengan Mata yang berbinar
"Kenapa kau terus memanggil ku Ahjeossi sedangkan Anastasya kau panggil eonni?" Ujar Gavin tidak terima
"Karna wajah eonni sangat cantik, sedangkan Ahjeossi jelek!" Ujarnya menjulurkan lidah Membuat Gavin menghela nafas lelah
"Anastasya eonni, Bolehkah Isabell ikut Kalian pergi ke Inggris?" Ujar Isabell berharap
"Tidak bisa!" Ujar Gavin cepat
"Wae (Kenapa)!" Ujar Isabell tidak terima
"Karna nanti kau akan menyusahkan kami disana!" Balas Gavin cuek
"Pokoknya Isabella mau ikut!" Ujar Isabell keras kepala
__ADS_1
"Kalo paman bilang tidak boleh, yah tidak boleh Isabell!" Ujar Gavin tajam membuat Wajah Anak itu memerah Karna kesal
"Anastasya eonni Bolehkan, Isabella ikut?" Ujarnya dengan Mata yang berbinar khas anak kucing sambil menggembungkan pipinya.
Hingga membuat Bella yang melihatnya tidak kuat untuk menolak.
"Umm, Boleh asalkan Ibu mu mengijinkannya!" Ujar Bella membuat Isabell senang bukan main
"Boleh yah, eomeoni!" Ujar Anak itu menghadap ibunya
"Boleh, Asalkan kau berjanji, kamu tidak boleh menyusahkan Paman dan bibimu!" Ujar Kang Hanoel membuat Gavin mengendus kesal, Rencananya untuk pergi berduaan dengan Calon tunangannya gagal.
Bandara London Heathrow. 09:23 Pagi
"Setelah dua hari berada di pesawat, akhirnya kita mendarat juga!" Ujar Gavin merentangkan tangannya.
"Selamat datang tuan!" Ujar seorang supir yang sudah ia sewa selama mereka berada di Inggris
"Terimakasih!" Ujar Gavin setelah masuk kedalam mobil
Perjalanan mereka menuju hotel berjalan dengan lancar sampai tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi berhenti di depan toko baju.
Harrod's, London. (Toko pakaian ternama)
"Karna besok kita akan pergi ke pesta Penting, jadi harus memakai baju yang bagus!" Ujar Gavin turun dari mobil
"Maaf yah Tasya, karna sudah mengajakmu ke pesta padahal kita baru sampai ke negara ini!" Ujar Gavin tersenyum meminta maaf
"Tidak apa-apa Gavin! Ini kan bagian dari pekerjaan ku!" Ujar Bella tersenyum lembut dan ia pun dengan cepat memegangi tangan Isabella
"Cantik sekali!" Batin Pelayan wanita itu saat melihat wajah Bella
"Ada yang bisa kami bantu tuan, nona?" Ujar pelayan di toko itu segera menunduk karna menyadari kelancangannya yang sudah memandangi wajah pelanggan.
"Bisa tunjukkan kepada kami pakaian yang cocok untuk pesta Malam?" Tanya Bella ramah
"Silahkan ikuti saya Nona!" Ujarnya menuntun Bella, Isabella untuk mengikutinya
"Dan Tuan silahkan ikuti saya, ke sebelah sana! Disana ada pakaian untuk pria!" Ujar Pelayan pria yang datang menghampiri Gavin, Gavin pun mengangguk mengiyakan
"Bagaimana Nona apa ada bagian baju yang membuat anda tidak puas?"
"Hm, Semuanya sangat indah, aku tidak salah mempercayai kalian untuk mengurus gaunku!"
__ADS_1
"Terimakasih Nona Amelia, Tentu saja kami akan mengerjakan Gaun anda sebaik mungkin karna Nona adalah pelanggan VIP kami!" Ujar pelayan itu membungkuk hormat membuat Amelia tersenyum namun tiba-tiba senyumnya memudar saat melihat seseorang wanita yang ia kenal
"Bella?" Ujar Amelia berjalan mendekati Bella yang sedang Berdiri beberapa langkah di depannya.
"Bella!" Panggilnya lagi sambil menepuk pundak Bella hingga membuat Bella berbalik menatapnya
"Kau kenapa bisa ada di negara ini? Kau datang dengan siapa? Mana Alex?" Tanya Amelia bertubi-tubi membuat Bella bingung
"Maaf Nona apa kita saling kenal?" Ujar Bella membuat Amelia terkaget
"Kau lupa dengan ku atau kau pura-pura lupa dengan ku Bella?" Ujar Amelia sedikit tersinggung
"Maaf Nona, nama saya Anastasya Bukan Bella!"
"Anastasya eonni, ayo kita masuk kedalam untuk mencoba gaunnya!" Ujar Isabella menarik-narik tangan Bella
"Maaf Nona saya permisi dulu!" Ujar Bella berlalu pergi membuat Amelia bingung
"Anastasya? Tapi dia benar-benar mirip dengan Bella!" Gumam Amelia pelan
10:12 Malam
"Banyak sekali Orang-orang penting bahkan Artis-artis Hollywood pun datang!" Ujar Bella pelan
"Tentu saja, Ini adalah pesta para pengusaha, semua pengusaha ternama akan datang kesini untuk mencari relasi!" Balas Gavin
"Nanti kamu dan Isabella jangan jauh-jauh dariku aku takut kamu tersesat karna kamu kan baru pertama kali datang ke pesta besar seperti ini!" Ujar Gavin
"Baiklah!"
"eonni, Aku lapar!" Ujar Isabella pelan
"Gavin, Bolehkah aku membawa Isabell ke sana, Dia lapar!" Ujar Bella
"Hm, Baiklah tapi kalian hanya pergi ke sana, hanya berdiri di sana! Okey?" Ujar Gavin dan dibalas anggukan Setuju oleh Bella
"Pergilah kalo begitu aku ke sana dulu!" Ujar Gavin
"Apa kamu tadi melihatnya Bima?" Ujar Amelia pelan
"Benar apa yang kau bilang tadi, dia benar-benar mirip dengan Bella!" Ujar Bima memandang kearah Bella yang sedang melihat-lihat kue dengan seorang anak kecil disampingnya
"Bagaimana mungkin ada orang yang sama persis di dunia ini, Wajah maupun suaranya Benar-benar sama persis dengan Bella!" Ujarnya
"Apa telah terjadi sesuatu selama kita pergi!" Amelia curiga
__ADS_1
"Mungkin saja!" Balas Bima.