Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)

Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)
Pusat perhatian


__ADS_3

Waktu Istirahat pun tiba, Siswa-siswi berbondong-bondong keluar dari Kelas yang membuat Otak mereka capek. Namun meskipun begitu tidak sedikit juga Siswa-siswi yang masih berdiam diri di dalam kelas.


Contohnya seperti Giorgino, Emanuel dan Isabella, mereka masih duduk di kursi mereka.


"Gino? Ayo kita ke kantin!" Ujar Emanuel


"Tidak!" Balas Gino sambil memakai Kembali Earphone nya


"Ayolah Gino, kita ke kantin aku sangat Lapar!" Bujuk Emanuel dengan Ekspresi Kasihan namun Gino sama sekali tidak menggubrisnya


"Tck Dasar Batu!" Ujar Emanuel kesal dan beberapa detik kemudian ia tersenyum


"Isabell apa kamu lapar?" Ujar Emanuel bertanya kepada Isabella yang sedang Menyalin Buku Emanuel yang ia pinjam tadi


"Tidak!" Balas Isabella Tanpa mengalihkan pandangannya dari Buku itu


"Benar kamu lapar, Ayo kita Pergi!" Ujar Emanuel menarik tangan Isabella


"Yaakk, Aku tidak lapar Emanuel!" Ujar Isabella kesal saat acara menulisnya di ganggu oleh Emanuel


"Kamu Lapar Isabella!" Ujar Emanuel tersenyum geli masih terus menarik tangan Isabella membuat Gino memandang kepergian mereka berdua dengan Pandangan yang sulit di artikan.


Sepanjang Lorong sekolah Para Siswa-siswi terus saja menatap dan berbisik saat melihat Emanuel Wijaya menarik tangan Seorang Gadis.


Setelah memesan beberapa makan mereka pun berakhir duduk di Meja Paling belakang.


"Tck, Kau ini Benar-benar!"


"Kenapa, Ayo makan nanti Ramen mu keburu dingin!" Ujar Emanuel dengan tampang polosnya memandang Wajah Isabella yang sedang menyilangkan kedua tangannya.


"Haaah, Sudahlah!" Pasrah Isabella pada akhirnya ia mulai memakan Ramen yang Emanuel pesan tadi.


"Oh, iya aku lupa menanyakan sesuatu kepada mu!" Ujar Emanuel pelan membuat Isabella mengangkat wajahnya untuk menatap kembali wajah Emanuel.


"Apa?" Tanya Isabella


"Apa alasan mu pindah ke sekolah kami Isabell?" Tanya Emanuel dengan Wajah yang serius

__ADS_1


"Aku hanya ingin pindah, Memangnya tidak boleh?" Balas Isabella ketus


"Aku tau kau memiliki Alasan tersendiri kenapa kamu mau repot-repot datang kesini Isabell!" Ujar Emanuel menjeda ucapannya sebentar


"Dan aku sangat yakin di dalam alasan mu pasti ada Nama Giorgino!" Lanjut Emanuel membuat Isabella menghentikan tangannya yang sedang mengaduk makannya sambil mendengus lucu


"Apa sangat kelihatan?" Ujar Isabella terkekeh pelan


"Kenapa kau ingin mendekati Gino lagi Isabella? Bukankah dulu kamu sudah menolaknya?" Ujar Emanuel masih dengan wajah serius nya membuat Isabella terdiam


"Kenapa kau kembali mengungkit kejadian itu Emanuel!" Ujar Isabella Sedikit kesal dengan Arah pembicaraan yang akan mereka bicarakan


"Itu harus di bahas Isabell jika tidak masalah ini tidak akan selesai!" Balas Emanuel membuat Isabella mengerutkan keningnya


"Tidak ada yang perlu dibahas Emanuel!" Ujar Isabella berdiri dari duduknya dan tanpa menunggu waktu lama lagi, iapun pergi meninggalkan Emanuel sendirian.


Sepanjang perjalanan Isabella ke kelas ia terus saja di tatap oleh beberapa Siswa-siswi di sepanjang lorong sekolah, Membuat Isabella mau tidak mau Menghela nafasnya lelah.


Sesampainya ia di dalam kelas, semua orang langsung menatap dirinya dengan Tatapan yang berbeda-beda,, Isabella jalan ke arah Bangkunya tanpa memperdulikan tatapan tajam dari siswi disana.


"Tasku!" Ujar Isabella bingung saat ia tidak melihat Tas dan Buku-bukunya di dalam Laci mejanya.


"Tck, Kenapa bertanya kepada kami? Kami tidak tau!" Ujar Salah satu siswi dengan Nada Judesnya membuat Isabella menahan emosinya dan Tawa Para Siswi itu kembali terdengar semakin keras.


"Sabar Isabella, Anggap saja mereka para nyamuk!" Batin Isabella menutup matanya dan membukanya kembali


Setelah menenangkan dirinya, Isabella menengok kesamping ke arah Giorgino yang sedang Memakai Handset di Kupingnya sambil menatap keluar jendela.


"Apa kamu benar-benar membenciku!" Desis Isabella pelan ke arah Gino dan pergi meninggalkan ruangan kelas untuk mencari Tasnya.


Setelah Isabella pergi, Gino melepas Handset nya sambil menatap punggung Isabella yang pergi menjauh dengan pandangan Datar nya.


Sebenarnya Giorgino tadi hanya memasang handset tanpa musik di telinganya, jadi dia bisa mendengar apa yang Isabella ucapkan tadi.


Tiba-tiba ingatan lima tahun yang lalu terngiang di ingatan Giorgino.


...Flashback...

__ADS_1


Setelah bertahun-tahun akhirnya Alex Mengadakan Pesta kecil-kecilan di rumahnya sebagai tanda jika anak perempuan mereka baru saja lahir,, Alex dan Bella hanya mengundang keluarga dekatnya saja seperti Keluarga Lemos, Wijaya, termasuk Keluarga Kang juga hadir di sana.


"Wah, Lihat putri kalian Cantik sekali!" Ujar Amelia mengelus pelan pipi Putri kecil Alex dan Bella


"Bella, Maaf yah karena kemarin kami tidak ada saat kamu sedang melahirkan!" Lanjut Amelia dengan Raut menyesalnya


"Ini semua Karena Bima yang tiba-tiba saja Sakit kemarin membuat ku tidak bisa menjenguk mu!" Ujar Amelia kesal membuat Bella terkekeh pelan


"Tidak Apa-apa Amel, Kamu bisa hadir hari ini saja aku sangat bahagia!" Ujar Bella tersenyum Lembut dan Amelia pun membalas senyumannya itu


"Jadi Siapa Nama Malaikat ini?" Ujar Aera sambil mengelus tangan Bayi itu


"Namanya Sisca Yofie Alexander!" Ujar Bella tersenyum bahagia membuat kedua wanita disana ikut tersenyum juga.


Di saat para Orang dewasa sedang Berkumpul di ruang tamu, Para Anak kecil berusia 13 Dan 14 tahun sekarang sedang bermain di dalam Kamar Giorgino.


Di dalam kamar itu ada Giorgino, Emanuel dan Isabella yang sedang bermain Game dan Menggambar.


Giorgino yang sedang bermain Game sedangkan Isabella dan Emanuel sedang menggambar.


"Emanuel lihat bukankah Gambar ku sangat Cantik!" Ujar Isabella menunjukkan Gambar Sepasang kekasih yang sedang berpegangan tangan


"Wah Cantik sekali Isabell, Siapa yang kamu tulis?" Ujar Emanuel penasaran


"Ini adalah Aku dan Calon suamiku kelak!" Ujar Isabella membuat Giorgino yang sedang bermain Game Menghentikan Permainannya dan Kembali bergabung dengan Emanuel dan Isabella


"Calon Suami? Bukankah Kau sudah memiliki Gino?" Ujar Emanuel membuat Isabella Menggelengkan kepalanya.


"Tidak, Aku tidak menyukai Giorgino, Aku lebih suka pria asal Korea seperti diriku!" Ujar Isabella dengan senyum Manisnya membuat Gino menyipitkan matanya tidak suka


"Apa yang kau Bilang? Apa aku sangat Jelek sehingga membuat kamu tidak menyukai ku?" Ujar Gino kesal


"Ya, Kamu sangat jelek, Buruk dan Juga kamu sudah merebut Anastasya Eonni ku Jadi Aku tidak mau mempunyai Calon Suami seperti dirimu!" Ujar Isabella menantang membuat Gino semakin menatapnya dengan Tatapan Tajam


"Lagi pula, Aku sudah memiliki seseorang untuk menjadi Calon Suamiku kelak!" Lanjut Isabella sombong kepada Gino hingga membuat Wajah Giorgino Memerah Karena marah.


...Flashback end ...

__ADS_1


Giorgino Menghela nafasnya lelah saat ingatan yang membuat darahnya mendidih dulu kembali Terngiang.


__ADS_2