Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)

Dia Milikku, Bukan Milik Mu (Alex & Bella)
Kediaman Kang


__ADS_3

Teriakan keras Amelia membuat semua orang yang ada disana memandangi meja yang mereka tempati dengan berbagai macam ekspresi.


"Maaf-maaf!" Ujar Amelia tersenyum sambil menganggukkan kepalanya ke pada orang yang sedang menatap mereka


"Itu tidak boleh terjadi Alex!" Balas Amelia pelan setelah ia selesai meminta maaf kepada seluruh karyawan yang sedang makan siang


"Aku tau!" Balas Alex datar


"Kalo begitu kamu pasti sudah memiliki Rencana kan?" Ujar Bima mengeluarkan suara, sebenarnya ia juga Cukup terkejut dengan apa yang Alex katakan tadi


"Tidak ada!" Ujar Alex lagi membuat perempatan muncul di kening Bima


"Jadi kau mau merelakan Bella begitu saja?" Ujar Bima kesal


"Tidak!" Ujar Alex membuat Alis Bima menukik


"Terus!"


"Haaah Aku tidak menyusun rencana Bima! Jika aku bergerak Bella akan tersakiti, Jika aku bicara fakta dia akan masuk rumah sakit!" Ujar Alex dengan tatapan kosongnya hingga membuat Kedua sahabatnya itupun menatap prihatin dirinya.


"Tuan Alex!" Ujar Seorang pria menghampiri Alex, Bima dan Amelia


"Ternyata anda disini!" Ujarnya lagi membuat Alex menatap datar dirinya


"Ada apa Tuan Gavin!" Ujar Alex sambil melirik Bella yang sedang berdiri di samping pria itu


"Ada sesuatu yang ingin Saya bahas kepada Tuan Alex!" Ujar Gavin


"Kalian berdua, Ayo duduk disini, tidak baik loh terus berdiri di situ nanti akan mengundang tatapan dari Orang-orang!" Ujar Amelia sambil menepuk salah satu kursi di samping kirinya.


"Terimakasih!" Ujar Bella tersenyum tipis kearah Amelia


"Sama-sama, Apa kamu mengenaliku?" Ujar Amelia kearah Bella sambil tersenyum cerah


"Ah maaf Nona, Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" Ujar Bella bingung


"Pernah!" Dan Ucapan Amelia itu membuat Ketiga Laki-laki di sana menatap Amalia dan Bella dengan Ekspresi berbeda-beda takut jika Amelia akan bicarakan tentang Masa lalu.


"Bukankah dulu kita pernah bertemu di Inggris!" Lanjut Amelia membuat ketiga laki-laki itu bernafas lega


"Ma maaf Nona Ingatan ku sedikit!"


"Di Harrod's, London. Toko pakaian ternama itu loh, Masa kamu tidak ingat sih!" Ujar Amelia memotong ucapan Bella


"Ah, Nona yang waktu itu!" Ujar Bella baru mengingat.

__ADS_1


"Benar, Syukurlah kau mengingatku!" Ujar Amelia lega


"Maaf Nona, karna dulu kita hanya bertemu beberapa menit jadi saya tidak begitu ingat!" Ujar Bella tersenyum kecil dan Amelia pun membalasnya dengan Senyuman juga.


"Ah, iya Nona Bolehkah Saya Meminta nomor telpon mu, kita berteman bagaimana?" Ujar Amelia antusias dan Bella pun mau tidak mau harus menyetujui permintaan pertemanan Amelia, Ia tidak mungkin menolak orang yang ingin berteman Bukan?!.


Dan Akhirnya mereka berdua pun saling menukar nomor handphone.


"Ah iya, aku hampir lupa menayangkan namamu, Siapa Namamu?" Ujar Amelia setelah menepuk keningnya pelan, kebiasaan jika ia tidak mengingat sesuatu.


"Nama Saya, Anastasya Nona!" Ujar Bella tersenyum pelan


"Ah, Anastasya? Jika Aku memanggilmu dengan Nama Bella apakah Boleh?" dan Ucapan Amelia itupun membuat ketiga laki-laki disana terkejut dengan apa yang mereka dengar.


"Be Bella?" Ujar Bella pelan, dan pada akhirnya ia pun mengangguk lagi, mengiyakan.


Toh Itu hanya sebuah nama.


"Jadi Apa yang mau anda bicarakan Tuan Gavin?" Ujar Alex mengeluarkan suaranya


"Apa tidak apa-apa kita bicarakan ini di hadapan!"


"Bicaralah, Mereka bukan orang lain!" Ujar Alex memotong ucapan Gavin


"Baiklah!" Ujar Gavin menghela nafas


"Baiklah, Saya pikir tuan Alex sudah menyetujuinya dan Kamu Undur diri dulu!" Ujar Gavin berdiri dari duduknya sambil merapikan jasnya di ikuti oleh Bella di sampingnya.


"Kami Permisi dulu!" Ujar Gavin menunduk pelan ke arah Alex, Bima dan Amelia


Bella dan Gavin pun pergi meninggalkan tempat itu, Setelah Kedua orang itu pergi suasana mencengkam pun datang.


"Kenapa kau membiarkan Bella pergi Dev!" Ujar Bima tidak habis pikir


"Jadi menurut mu, Aku harus bagaimana?" Ujar Alex datar sambil menatap suasana di luar Kantor


"Kau bertanya kepada ku?" Ujar Bima sedikit kesal


"Tanyaku pertanyaan itu kepada Otak Pintar mu itu Bodoh!" Lanjut Bima sedikit kesal dengan Sahabatnya itu


"Kemana perginya, Alexander Graham yang terkenal dengan otak cerdasnya itu, Apa Otakmu sudah membeku!" Ujar Bima lagi tidak habis pikir, Sedangkan Alex hanya terdiam sambil menatap Gavin yang sedang membukakan pintu mobil untuk Bella


Tiba-tiba Tangannya terkepal erat, Menahan diri agar ia tidak berlari keluar untuk menerjang wajah Brengsek Gavin.


"Ayah!" Panggilan Gino membuat Alex mengalihkan pandangannya dari Jalanan di luar sana

__ADS_1


"Kenapa Ibu pergi dengan Paman Gavin!"


"Gino dengar dari Isabella, Ibu akan pergi ke Korea dengan Paman Gavin dan Isabella, Apa itu benar Ayah?" Lanjut Gino dengan Wajah lesu


"....!" Alex terdiam


"Kenapa ibu pergi begitu saja tanpa membawa Giorgino!" Ujar Gino dengan Ekspresi sedih, Sedangkan Alex hanya diam tidak tau apa yang harus ia ucapkan.


"Ibu mu sedang ada urusan dengan Paman Gavin sayang, Ibumu sedang sibuk makanya dia tidak bisa membawa mu!" Ujar Amelia mengambil alih.


"Apa itu benar Ayah?" Tanya Gino menatap Wajah Alex


"Benar Sayang!" Balas Alex tersenyum kecil sambil mengusap pelan kepala Giorgino.


"Terimakasih!" Ujar Alex pelan ke arah Amelia sedangkan Amelia hanya tersenyum.


Beberapa Hari kemudian.


Busan, Korea Selatan. 09:23 Pagi


"Anastasya!" Ujar Shin Hye (Ibu Gavin) Berlari memeluk Bella


"Akhirnya kalian Pulang juga!" Lanjutnya sambil melepaskan pelukannya


"Kami pulang ibu!" Ujar Bella tersenyum lembut


"Hanoel Eonni, Aku merindukanmu!" Ujar Bella sambil memeluk Hanoel dan Hanoel pun membalasnya dengan Pelukan Hangat


"Sudah-sudah, Ayo kita Masuk! Ibu sudah Memaksakan kalian Makanan yang sangat Lezat!" Ujarnya menarik tangan Bella agar mengikutinya.


Setelah Bella dan Shin Hye pergi duluan, Hanoel pun berniat mengikuti mereka berdua sebelum tangannya di cegat oleh Gavin.


"Ada apa Dae?"


"Apa Aera sudah pergi?" Ujar Gavin pelan membuat Hanoel tersenyum kecil


"Tenang saja, dia sudah pergi Sahari setelah kamu pergi ke Cina!" Balasnya membuat Senyuman Gavin mengembang


"Syukurlah!" Ujar Gavin Lega sambil tersenyum lebar


"Dasar!" Ujar Hanoel pergi meninggalkan Gavin


07:23 Malam


"Ah iya, ada sesuatu yang ingin Ibu bicarakan!" Ujar Shin Hye membuat semua keluarga yang sedang menyantap makan malamnya menatap dirinya.

__ADS_1


"Dalam Beberapa hari lagi Gavin dan Bella akan bertunangan!"


"Tapi sebelum itu ada hal yang ingin aku katakan!"


__ADS_2