
"Ayo sayang kita kedalam, Kita sudah berdiri sangat lama!" Ujar Alex yang sedang memeluk Bella dari belakang.
"Baiklah, aku juga ingin makan!" Ujar Bella mengelus tangan suaminya yang memeluk perutnya
"Lagi?" Tanya Alex membuat Bella mengerucutkan bibirnya
"Kau keberatan jika aku makan banyak?" tanya Bella kesal
"Tidak sayang, bagaimana mungkin aku keberatan, aku malah senang itu artinya kau dan bayi kita akan gemuk!" Ucapan Alex malah membuat Bella naik pitam
"Maksudmu aku gemuk?" Ucap Bella tajam
"Bu bukan sayang, maksudku Bayi kita yang gemuk bukan kamu!" Ujar Alex merayu Bella
"Hum, malas bicara sama kamu!" Ujar Bella Meninggalkan Alex sendirian disana
"Tck, Dasar mulut tolol!" Ujar Alex memukuli mulutnya dan dengan cepat mengikuti istrinya yang mulai berjalan kearah meja makan.
"Bibi siapkan makanan untuk Bella!" Ujar Alex menyuruh pelayan
"Hum, Aku bisa menyuruhnya sendiri!" Gumam Bella masih kesal dengan cepat Alex menarik kursi untuk Bella duduki
"Silahkan duduk tuan putri!" Ucapan Alex membuat Bella memandang malas kearahnya.
Beberapa menit kemudian makanan untuk Bella datang, dan selama acara makan itu mereka tidak sekalipun bicara, Saat Bella selesai makan dan mau beranjak ke atas kamar pun Alex masih mengikutinya.
Melihat Istrinya yang berjalan pelan dengan kesusahan karna perutnya yang besar hingga membuat Alex mengulum senyumnya. Istrinya begitu keras kepala tidak mau meminta bantuan dari dirinya.
Alex yang jengah pun langsung mengangkat Bella dengan Bridal style, membuat Bella yang kaget berteriak.
"AAAA!"
"Diam lah sayang, ini aku!"
"Hum!" Bella membuang muka
"Kau masih marah? Dengar sayang walaupun kamu menjadi gendut nanti aku tetap mencintaimu!" Jelas Alex
"Karna Aku suka jika kamu gendut!"
__ADS_1
"Kamu tidak berbohong kan?" Selidik Bella
"Aku bersumpah sayang, kau terlihat imut jika gendut apa lagi jika yang gendut ini!" Ujar Alex memandang dada Bella yang membesar akibat dari kehamilannya.
Yah walaupun Bella memang sudah memiliki ukuran dada besar dulu tapi karna masa kehamilannya membuat Dada itu lebih terlihat besar.
"Me mesum!" Ujar Bella menutupi dadanya membuat Alex tertawa lepas
"Aku hanya mengatakan fakta sayang!" Membuat Wajah Bella bersemu.
07:34 Malam
Bella yang sedang duduk di meja rias tersenyum senang, saat melihat tubuh berotot suaminya, Bella memandang malu pada Alex yang tengah membaringkan tubuhnya di tempat tidur, Alex menyembunyikan tubuh tanpa busananya di balik selimut tebal itu.
"Wajahmu memerah!" Alex tersenyum jahil, membuat Bella kelabakan.
"Kemari!"
Bella yang baru saja membersihkan diri menghampiri Alex.
"Tidak masalah, kau terlihat sexy." Alex lagi-lagi menggodanya. Tangan nakal Alex membuka handuk kimono Bella, melepaskannya perlahan.
"Alex hm!" Mulut Bella yang hendak memprotes Alex tertahan oleh ciuman Alex yang panas dan menuntut. Bella mencoba menahan tangan Alex, pria itu tak berhenti untuk menyentuh tubuhnya.
Ciuman itu terlepas setelah mereka mulai kehilangan udara.
Alex benar-benar tak dapat menahan diri Sebenarnya ia tidak boleh menyentuh istrinya karna Bella sekarang sedang Hamil, tapi di satu sisi ia juga begitu gemas pada Bella
Berbulan-bulan Alex harus menahan nafsunya karena memikirkan bayinya yang masih kecil, tapi mungkin sekarang tidak apa. Umur kandungan Bella sudah mau sembilan bulan,, jadi aman kan?. Mungkin setelah melakukan ini nanti mereka akan memeriksa si janin.
Suara erangan Bella kala meraup udara menjadi simfoni yang membangkitkan gairah Alex.
"Bella" Dipanggilnya sang pujaan hati, menatap mata Bella yang berkabut dan wajahnya yang memerah.
"Aku ingin menyentuhmu!" Alex mengungkung Bella di bawah tubuhnya, meminta persetujuan wanita itu untuk melanjutkannya.
Bella tak menjawab, ia malah menggigit bibir bawahnya, menahan lenguhan kenikmatan akibat jemari Alex, Sebelah tangan mungil gadis itu pun mulai mencengkeram pundak Alex, sedangkan satu tangannya yang lain mulai menjambak rambut belakangnya.
__ADS_1
"Boleh, kan?" Alex berbisik di cuping Bella, menggigit kecil daun telinganya yang memerah.
"A Alex!" Bella menjatuhkan air matanya.
"A a alex" Tubuh Bella rasanya terbakar, pun bergetar ketika Alex mulai meremas dadanya. Bella membusungkan dada ketika dirasakannya jemari Alex mulai bermain pada bagian intimnya, memijatnya dan menghantarkan getar kenikmatan di seluruh sel tubuh Bella. Membuat wanita itu tak bisa lagi berfikir.
"Alex!" bella tersentak kala dua jari Alex memasukinya, rasanya malu bukan kepalang.
"Aku berjanji sayang akan berlaku lembut kali ini, yah?" Lagi-lagi Alex memohon, dan Bella hanya dapat mengangguk lemah. Alex tersenyum puas, ia menarik dua jemarinya yang kini dilumuri cairan kenikmatan Bella.
Wajah Bella tak dapat ditebak, terlebih ketika Alex menjilati jemarinya. "Kau sudah sangat basah, sayang."
"I-itu..." Bella tak dapat melanjutkan kata-katanya, terlalu memalukan untuk diucapkan. Rasanya ingin segera menguburkan dirinya sekarang juga. Akhirnya Bella memilih untuk memalingkan wajahnya dari Alex.
Benda tumpul itu memasuki milik Bell, dan ringisan kesakitan menyapa Bella. "Kau tak apa?" Alex membelai pipi Bella, air mata wanita itu lagi-lagi jatuh ketika dia menutup matanya rapat-rapat guna menekan rasa sakit di bawah sana.
"Lihat aku Bella" Alex membawa wajah Bella untuk memandangnya.
"Kau manis sekali" Alex segera mencium lagi Bella, lidah mereka saling menari dan menghisap. Alex segera memasukkan semua miliknya sampai penuh.
"Akh!" Bella melenguh keras. "A alex pelan" cicit Bella
Alex menatap wajah itu sekali lagi, wajah yang tampak pasrah dan juga menikmati.
Selama ini Bella selalu menolak, tapi kali ini Alex mendapatkan ijinnya.
"Seperti maumu Sayang" Ujarnya
Kegiatan suami istri yang di lakukan Bella dan Alex berlangsung panas. Entah sudah berapa kali Alex membuat Bella melenguh kenikmatan, dan entah berapa kali si bungsu Graham itu mendapatkan klimaksnya.
Alex tersenyum senang, menarik Bella yang sudah terlelap menuju pelukannya.
"Terima kasih Bella Kali ini kau menerimaku dengan baik!" Alex menciumi puncak kepala istrinya. "Aku mencintaimu!" Ujarnya mencium kening istrinya yang sudah terlelap.
06:34 Pagi
Suara telpon mengusik dua orang insan yang sedang tidur dengan saling memeluk itu, si pria merasa enggan untuk membuka matanya namun cubitan yang ia rasakan di perutnya membuat ia mau tidak mau harus bangun dari tidurnya, melepaskan pelukan hangat yang mereka lakukan tadi.
"Tck, Sialan!" Gumam Alex kesal karna waktu berpelukan dengan istrinya harus di ganggu oleh Bunyi handphone yang berisik membuat Bella yang juga sudah bangun harus melihat raut masam di wajah suaminya.
__ADS_1
"Ada apa?" Kesal Alex kepada sekertaris nya di seberang sana membuat Bella segera menduduki dirinya dengan pelan.