
Hari ini aku mulai bekerja, aku senang sekali akhirnya kehidupan normal aku kembali. Semoga hari-hariku menyenangkan. Aku tidak menyangka pada akhirnya aku punya teman selain Renata.
Pagi ini menerima banyak pesan setelah aku update status. Semenjak lulus kuliah dan aku suka online lagi di dunia maya. Lagian orang-orang yang dulu mengancam nyawaku sudah dipenjara. Jadi aku bisa seperti Renata
[,**Hari Pertama Bekerja di Kantor MM**]
["Serius kamu kerja?? what..??.. MM"] Renata
["Kakak serius itu kerja di MM, apa Tante Ayolla sama Om Henry tahu soal ini???"] Clarisse
["Kakak selamat bekerja, Edward akan kirim bunga, semangat!!"]
dan beberapa dari Bodyguard ikutan komentar, rasanya nano nano, ini pertama kali buat Berlin.
"Selamat pagi semua, perkenalkan saya Berlin Arora mohon kerjasamanya, terima kasih" Ucap Berlin menyapa semua staff MM.
Dan semua tersenyum melihat Berlin, Berlin pake rok abu abu dan kemeja Secretary Kim warna biru.
Ini juga atas bantuan Mama aku yang pernah jadi super model. Aku paling nggak bisa memadukan pakaian. Pernah waktu itu Mama sibuk kerja, jadi aku bingung sendiri mana baju yang cocok buat aku.
"Berlin, Kenalin aku Verni" Ucap Verni
"Salam kenal Verni, senang bisa kerja bareng kamu" Balas Berlin tersenyum
"Haii.. Berlin Aku Kelvin, kita senang kamu bisa kerja disini." Ucap Kelvin
"Iya.. aku juga sangat bahagia." Ucap Berlin
"Giiken juga senang, Selamat datang Berlin, selamat bekerja." Ucap Giiken tersenyum
"Terima kasih Giiken" Ucap Berlin
__ADS_1
Aku tersenyum manis dan bahagia, mereka ini yang satu ruang sama aku. Dan lainnya masih banyak kira-kira tiga belas orang yang di ruang lain. Aku mendapatkan kiriman bunga dari semuanya yang tadi chat, aku jadi nggak enak banyak bunga yang datang.
"Sepertinya banyak penggemar kamu" Ucap Fabian
Bos aku yang tampan kenapa muncul tiba-tiba dibelakang aku. ikut-ikutan bawa bunga juga. hemmss.. bingung jadinya. Kerja juga belum, sudah dapat banyak ucapan.
"Mr. Fabian bikin Berlin kaget saja, Terima Kasih.... bunga yang cantik, Berlin suka" Ucap Berlin
"Selamat datang, dan selamat bekerja di MM" Fabian tersenyum menyambut Berlin
"Ok.. siap Mr. Fabian" Ucap Berlin tersenyum
Om Fabian tersenyum melihat kepolosan Berlin.
Berlin mulai bekerja dengan bantuan Verni dan Kelvin, kalau Giiken dia asisten bos jadi beda tugasnya. Awalnya aku masih bingung, tapi perlahan aku paham, apa yang harus aku kerjaan dan bagaimana cara mengerjakannya.
"Berlin.. yang ini tolong diperbaiki, lalu disusun seperti tadi" Pintar Kelvin
"Ok Kelvin.. siap" Jawab Berlin
"Siap Kelvin." Balas Berlin
Dan meja kerja Giiken dekat ruangan bos. Jadi aku jalan ke meja Giiken melewati beberapa ruangan yang lain.
"Permisi Giiken.. Berlin mau menyerahkan data laporan ini." Ucap Berlin
"Emmsss jadi kamu yang mengerjakannya, duduk dulu, aku cek dulu laporannya.. " Ucap Giiken
"Ok... " Ucap Berlin
"Kerja yang bagus.. ok saya Terima dokumen ini. dan Tolong ada tugas baru buat kamu. Ini kerjakan dalam waktu sepuluh menit. saya tunggu." Ucap Giiken tersenyum
__ADS_1
"Caranya gimana?? belum ngerti!!" Tanya Berlin
"Minta draft lama sama Kelvin, tinggal dirubah datanya. Kamu pasti bisa" Ucap Giiken
"Ok.. siap.. akan saya kerjakan" Jawab Berlin
Giiken memang bikin gemas, kalau lagi senyum apalagi ada lesung pipinya. Tahan Berlin itu sebuah ujian. Kamu harus kuat menahannya. Karena disini untuk kerja. Jaga pandangan ok!!
"Gimana perkerjaan kamu, Berlin??" Tanya Fabian
haduuuh... laporan ditunggu, tiba-tiba bos sudah dibelakang Berlin. jadi deg deg gan
"Emmss.. ini lagi ngerjain yang diminta Giiken. Tadi Laporan tentang program yang baru sama bikin copyan data untuk team desain." Jawab Berlin
"Kerja yang bagus, pasti Mama kamu bangga nanti. Makan siang nanti, Om tunggu! sudah di cek sama Mike" Ucap Fabian
"Siap.. Mr. Fabian" Ucap Berlin
Karyawan sudah tahu tentang aku jadi tidak masalah, apapun tentang aku seluruhnya di cek sama Mike ketika di luar. Kecuali di rumah Mama atau Papa. Hemmss...
Setelah selesai bekerja pagi dan setelah makan siang, Berlin harus bekerja lagi. Tapi kali ini Berlin sudah mulai mengerjakan tugas Berlin sendiri. Menyusun laporan bagian project multimedia, Walaupun ini jauh dari pembelajaran waktu kuliah jurusan komunikasi, tapi aku harus bisa karena pengalaman ini sangat berharga untukku.
"Berlin gimana kamu bisa??, mau aku bantu??" Tanya Giiken
"Giiken kenapa yang kolom ini hanya bersifat sementara??" Tanya Berlin
"Iya kan nanti masih diolah lagi. Itu sudah bagus, kalau yang ini nanti kamu rubah sesuai data" Ucap Giiken
"Ok, Berlin mengerti, terima kasih atas bantuannya. Soalnya Kelvin sibuk, aku nggak enak tanya dia terus-terusan." Ucap Berlin
"Nggak apa-apa kamu masih baru, kita semua juga disini baru sebulan, Sama-sama masih belajar. Kalau butuh sesuatu kamu telfon aku saja. Ini nomor handphone aku." Ucap Giiken
__ADS_1
Sebelum aku berkata Giiken sudah pergi lebih dulu. Benar sekarang kita sudah berteman, tidak ada salahnya kalau kita saling menghubungi ditelfon. Giiken orang yang baik dan perhatian jadi aku harus baik kepadanya. wajar kan seorang teman perhatian, itu menurutku tapi tidak tahu kalau dia.
🌻🌻🌻🌻🌻