Dibalik Buku Harian

Dibalik Buku Harian
Pesta Ayahku dan Wanita itu


__ADS_3

Hotel Clarisse malam ini, pesta ulang tahun pernikahan ayahku dan wanita itu.


"Berlin,, kamu sudah sudah siap??" Tanya Henry


"Siap Paman" Jawab Berlin


Kita berangkat ke Hotel Clarisse jam 7 malam. Kota yang ramai penuh sesak dengan kemacetan yang ada. Sekitar 30 menit kita sampai di Hotel Clarisse. Malam minggu di Hotel, tapi hanya untuk melihat ayahku dan wanita itu. Tapi mereka tidak akan mengenali aku.


"Berlin.. jangan gugup!! nanti disana juga ada Edward." Kata Henry


Iya sudah lama tidak bertemu anak itu. Pasti dia juga tidak akan mengenali aku. Walaupun Edward adalah anak Paman Henry. Tapi tentang diriku, Paman Henry tidak menceritakan kepada siapapun, kecuali Key dan Tante Ayolla yang sudah tahu bahwa wajahku berbeda.


"Paman, bagaimana nanti aku mengatakan" Tanya Berlin


"Kamu ingat Berlin. Bahwa malam ini kamu putri papa yang bernama Alice" Ucap Henry


"Baik" Jawab Berlin


Kali ini Key hanya mengawasi aku dari mata pintarnya. Mungkin saja dia berjaga di luar bersama teman-temannya. Karena malam ini, aku hanya dengan Paman Henry. Paman Henry sendiri sudah berpisah dengan istrinya, 5 tahun yang lalu dan Edward ikut dengan mamanya. Walaupun aku tidak dekat dengan Edward. Aku cukup tahu dia.


"Selamat malam Direktur Romy." Sapa Henry


"Selamat malam Direktur Henry." Sapa Romy


"Wah....didampingi wanita cantik rupanya" Ucap Romy


"Iya....dia putri saya" Jawab Henry


Begitulah aku. Ayahku sendiri saja tidak mengenali aku. Sudah hampir 2 tahun tidak bertemu, tapi karena wajahku berbeda, dia tidak mengenali aku.


"Iya Om.. Alice" Berlin memperkenalkan diri

__ADS_1


Aku hanya menjabat tangannya saja. Sejujurnya aku ingin memeluknya. Bagaimanapun dia adalah Ayah kandungku.


"Saya Romy, teman Papamu" Ucap Romy


"Iya Om Romy, Papa juga sudah banyak cerita tentang Om Romy." Ucap Berlin


"Begitu rupanya. Baiklah.. tuan Putri Alice silahkan menikmati pesta malam ini." Ucap Romy


"Selamat Ulang Tahun Pernikahan Om dan Tante, semoga Berbahagia dan ini dari Alice Tante" Ucap Berlin


Untuk pertama kalinya aku bertemu wanita itu dan aku harus tenang saat ini. Karena malam ini aku adalah Alice.


"Terima Kasih banyak sayang, kamu anak yang sangat cantik. Disana ada anak Tante namanya Clarisse." Ucap Nettly


Sesuai nama Hotel bukan, Hotel ini bagian dari Meghan Grup. Hotel ini belum ada satu Tahun. sungguh aneh rasanya.


"Iya Tante.. nanti saya akan berkenalan dengannya" Ucap Berlin


"Alice,, Papa tinggal dulu kamu bisa berbincang dengan Nettly." Ucap Henry


"Baik Pa." Ucap Berlin


"Kamu sepertinya sangat dekat dengan Papamu?" Tanya Nettly


"Iya tante.. walaupun kita jarang bertemu. Tapi kita sangat dekat" Jawab Berlin


"Manis sekali... kalau begitu kamu temani Tante bertemu teman-temannya tante. Soalnya Clarisse sibuk sendiri dengan temannya" Ajak Nettly


"Boleh tante." Jawab Berlin


Siapa sangka aku mengenal beberapa teman wanita itu. Dan yang sangat aku kenal juga ada disini, Iya..tante Salsa. Dia bagian dari anggota arisan nya Tante Nettly, mungkin inilah kenapa Ibuku menjauhkan aku dari keluarga. Aku tidak banyak berbincang. Aku hanya berkenalan dengan mereka lalu aku pergi ke mengambil minuman. Rasa capek menggunakan High heels, aku harus mencari tempat duduk. Sudah lama aku tidak menghadiri acara pesta dan ini cukup sulit bagiku.

__ADS_1


"Haiii... sepertinya aku baru pertama melihat kamu?" Sapa Edward


"Haii.. Iya aku baru pertama kali menghadiri pesta" Jawab Berlin


"Oowh.. berarti kamu tamu dari bagian Meghan atau Clarisse??" Tanya Edward


"Emmm.. aku bagian dari Meghan. Papaku yang membawa aku kesini" Jawab Berlin


"Kenalin.. Aku Edward" Ucap Edward


"Alice" Balas Berlin


Setelah lama tak bertemu, bertemu disaat seperti ini. Edward sebenarnya pemuda yang tampan dan punya wibawa karena Paman Henry juga tampan. Dan mamanya Edward juga sangat cantik. Karena mamanya Edward adalah model di perusahaan Ibu.


Meghan Grup terdiri dari beberapa perusahaan iklan, hotel, dan industri. Paman Henry yang memimpin perusahaan iklan dan Ayahku memimpin di hotel dan industri.


"Edward.. acara udah dimulai ayo kedalam" Panggil Clarisse


Clarisse yang memanggil Edward dan dia tidak melihat ke arah aku yang duduk sendiri.


.


.


Acara pesta begitu meriah. Musik klasik mengiringi mereka yang berdansa.


"Kamu disini, ayo kita berdansa" Ajak Henry


Paman Henry mengajak aku untuk berdansa. waktunya kita memberi pertunjukan.


Dimalam itu semua mata tertuju pada Alice. seolah aku adalah bintang malam itu. Sebelum acara Pesta aku harus berlatih berdansa dan Key memang guru dansa yang hebat menurutku. Yang aku pikir Key hanya tahu tentang bela diri, tapi keren saat menari. Sepertinya malam itu Tante Nettly sangat menyukai aku.

__ADS_1


🌻🌻🌻


__ADS_2