Dibalik Buku Harian

Dibalik Buku Harian
Mulai Mengenal Adik Key


__ADS_3

Katakan padaku, bahwa aku bukan beban bagimu. perasaan aku gelisah, apakah selamanya aku harus bergantung padamu.


"Kakak... aku bisa sendiri, aku malu... kakak nggak perlu gendong aku." Ucap Berlin


"Sudah... duduk sini nonton TV., sebentar lagi pembuat onar datang. Kamu harus liat." Ucap Key


"Pembuat onar siapa??" Tanya Berlin


Pintu masuk rumah dapat terlihat dari ruang TV, karena tidak ada sekat tembok yang menghalangi. Ternyata ada yang masuk ke dalam rumah, gadis kecil memakai seragam putih dan rok kotak-kotak dan rambutnya pendek seperti anak laki-laki.


"Bunda........!!! Bunda!! Acheva pulang Bunda.....!!!" Teriak Acheva


Dengan suara teriakannya membuat telinga orang risih. Tapi tingkahnya terlihat lucu dan manarik. Dia adalah adiknya Key yang paling kecil. Dia cantik, imut, tapi terkesan tomboy dari cara perilakunya.


"Bunda diatas... lagi nyiapin baju kamu!!!" Ucap Key


"Owh... dia kakak, kamu kakak ipar aku????" Tanya Archeva


Aku masih belum mengerti, dan belum mencerna, apa maksud dia dengan kata kakak ipar.


"Haiii....... aku Archeva Calyzta.. peliharaan Key Kenandeff" Sapa Acheva


"Iya.. Berlin Arora" Ucap Berlin


"Kamu cantik ya.. pantas kakak aku jarang pulang" Ucap Archeva


"Emmss.. iya.. " Ucap Berlin


"Aku ke kamar dulu.. Byeee..... " Archeva lalu pergi


Apa maksud dia dengan kata kakak ipar, aku. Ntahlah apa yang dia pikirkan, aku tidak menghiraukan dia.


"Kamu kenapa??" Tanya Key


"Owh..

__ADS_1


aku... aku nggak Kenapa-napa" Ucap Berlin


"Itulah kenapa, aku ajak kamu kesini. Dia banyak omong, jangan sakit hati tentang omongannya" Ucap Key


"Tadi aku dengar, Peliharaan" Ucap Berlin


"Iya dia kucingku, aku rawat dia seperti kucing. Biar nggak buat onar terus..dia kalau disekolah selalu buat onar." Ucap Key


"Emmmss..... iya aku mengerti" Ucap Berlin


Aku tidak memikirkan apa yang gadis kecil itu katakan. Aku hanya ingin memulai hidup dengan nyaman disini. Seperti kata Key, dia yang akan selalu akan menjaga aku.


Kita bersiap makan malam, tapi kita masih menunggu adiknya Key yang masih bekerja. Tak lama kemudian suara motor ninja terdengar dari dalam rumah.


"Malam semuanya.." Sapa Giiken


" ...... Mmm Giiken...??? Dia.. Giiken.. Adik kamu???"... Tanya Berlin


"Alice... haiii...." Sapa Giiken


"Iya.. aku adiknya Kak Key, Anak Bunda dan Kakaknya Archeva.. memang kamu belum tahu??" Tanya Giiken


"Nggak!! Aku liat foto keluarga, itu tadi, itu kamu Giiken??" Tanya Berlin


"Iya.. itu aku.. kenapa?? dulu kurus item.. sekarang beda" Ucap Giiken


"Hheemmss... iya.. bingung." Ucap Berlin


"Ya sudah.. aku mau ganti baju dulu... " Ucap Giiken


Kenapa harus ada Giiken disini.. kenapa dia...aku tidak habis fikir nantinya aku akan tinggal dengan Key dan Giiken. Aku harus bagaimana, ada apa dengan aku. Perasaan aku kenapa jadi kacau.


"Sayang.. dia adik aku.. Giiken.. waktu itu memang aku sengaja minta tolong sama dia, buat nemenin kamu, terus di kantor juga, aku minta tolong sama om Fabian. Tapi sekarang dia di kantor aku di Kenan's F.C" Ucap Key


"Apa???? Kenan's F.C kantor kamu.??? bukannya kantor kamu Markas Robinson??" Tanya Berlin

__ADS_1


"Iya... nanti aku akan cerita semuanya sama kamu, tapi sekarang kamu makan dulu, udah nggak usah berfikir macem-macem." Ucap Key


Ternyata banyak hal yang belum aku tahu, lalu Key menceritakan semuanya. Juga tentang Cassandra tapi tidak tentang kehamilan Cassandra. Lalu aku meminta Key tidak berlaku kejam terhadap dia, karena dia adalah anak Ayahku. Bagaimanapun Ayah juga sudah menyelamatkan aku, aku tidak ingin Key terlalu menyakiti Cassandra.


"Lalu bagaimana dengan dia, apa aku bisa bertemu dengan dia??" Tanya Berlin


"Dia baik-baik saja, banyak orang disana, kamu tidak perlu khawatir." Ucap Key


"Tetap saja, aku tidak setuju dengan cara kamu menghukum dia. Aku juga perempuan, aku bisa merasakan sakitnya. Kamu terlalu kejam, menipu perasaan dia. Betapa sakit hatinya, kamu ternyata tidak berperasaan" Ucap Berlin


"Kamu tidak mengerti dan mengenal dia, dia bisa berbuat apa saja kalau cuma dipenjara. Sudah ya nggak usah dipikirkan. Aku sayang sama kamu, kamu mau keluar dengan yang lainnya?" Ucap Key


"Aku mau..... disini kita berduaan saja membuat aku sesak." Ucap Berlin


"Kenapa, dulu kita kemana-mana berdua." Ucap Key


"Ini rumah kamu, ada keluarga kamu, aku kurang nyaman." Ucap Berlin


"Ok.. Ayo kita keluar...." Ajak Key


Kita keluar dari kamar, di ruang TV ada Giiken dan Archeva.


"Emmmsss akhirnya keluar juga, ciiieee.....berduaan terusss" Suara Archeva bercanda


"Kucing kakak bisa diam!!!" Seru Key


"Kakak timpuk bantal, baru tahu rasa...." Ucap Giiken


"Cuma bantal doang nggak berasa" Balas Archeva


"Kalian bertiga lucu, Berlin liat kalian jadi kangen Edward sama Clarisse." Ucap Berlin


Melihat keakraban adik dan kakak membuat aku tersenyum, tapi aku masih kurang nyaman karena ada Giiken disini. Meskipun kita berteman, tapi kita cukup dekat.


🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2