
Hari ini kita berkumpul di Dream House, rumah baru kita maksudnya. Aku baru pindahan rumah kemarin, terus aku mengundang seluruh keluarga untuk datang ke rumah. Tapi mereka membahas tentang resepsi pernikahan aku.
"Berlin sayang... Mama sudah pilih gaun cantik dan jas buat kalian, beserta MUA ternama. Karena Mama lebih tahu mana yang cocok buat kalian." Ayolla bersemangat
"Papa sudah booking Aula Hotel Mervass, pasti kamu akan suka" Henry menatap Berlin dengan senyuman
"Om Fabian juga sudah memilih dekorasi yang cantik buat kalian, seperti impian Berlin." Fabian sambil merangkul Ayolla
"Bunda juga sudah memilih catering, Giiken yang temani Bunda kemarin." Bunda memegang tangan Berlin
"Edward juga sudah booking fotografer profesional untuk wedding kalian." Edward tampak bahagia
"Kakak.. Clarisse juga sudah siapin tempat buat kalian Honeymoon nanti" Clarisse sangat antusias agar Berlin segera punya anak
"Sayang... ...Renata juga sudah pilih MC, dan Pengisi acara nanti, Ranata jamin... pasti acaranya akan meriah... Gemeesss... nggak sabar..." Renata sangat tidak sabar
"Terus Archeva akan jadi Bridesmaid sama teman teman Archeva....pasti menyenangkan!" Archeva tampak senang
",,,,,,,, " Berlin dengan wajah datar melihat semua keluarganya
Aku bingung sama keluarga aku dan teman aku, aku yang menikah tapi mereka semua yang mengatur, dari mana mereka tahu bahwa aku menikah. Aku bahkan belum memberi tahu mereka.
"Jadi... kalian semua, sudah mengatur acara pernikahan Berlin???".. Tanya Berlin
__ADS_1
mereka dengan kompak menjawab " IYAAA"
"Kalian semuanya tahu dari siapa kalau Berlin sudah menikah????" Tanya Berlin
Mereka dengan kompak menjawab "KEY"
"Bentar....... Berlin tadinya mengundang kalian semua kesini, Berlin yang mau kasih tahu sama kalian semuanya. Tapi ternyata kalian sudah tahu kalau Berlin dan Key sudah menikah dicatatan sipil, dan Berlin nggak ngerti apa yang kalian bahas. Berlin baru datang kemarin, terus belum ketemu kalian semua. Kenapa Mama, Bunda, Papa, Om Fabian dan kalian... Berlin bingung!!" Berlin bingung dengan semuanya
"Gini sayang, sebenarnya Mama, sama semuanya waktu itu di kumpulin sama Key, kita adakan rapat Keluarga, untuk membahas pernikahan kalian. Jadi waktu kamu menikah di catatan sipil, Mama Papa sudah siapin semua dokumen kamu disana. Apa Mama salah, kalau memilih gaun buat Putri Mama??" Ayolla menjelaskan dengan lembut
"Bukan begitu Mama... Berlin itu bingung.. jadi kalian semuanya berarti sudah tahu lebih dulu dibanding Berlin, terus nantinya akan ada resepsi pernikahan seusai acara yang kalian bicarakan tadi.. gitu maksudnya??" Tanya Berlin
...... "Bisa dibilang begitu sayang. Kamu kenapa?? Maaf semuanya.. Key baru datang.. Tadi ada urusan sebentar. Kamu kenapa bingung sayang???" Ucap Key langsung duduk disamping Berlin
Ntah aku bingung dengan sikap Key dan semua Keluarga. Aku yang menikah, mereka yang tahu lebih dulu dan mereka sudah menyiapkan semuanya. HERAN AKU!!!
...
..
"Acaranya besok malam sayang, kamu kenapa? tadi aku ada urusan, juga tadi ngecek keamanan disana, sama team Robinson sudah stay disana. Tadi pagi begitu Papa telfon, Key langsung kesana. Tadi juga ketemu bentar sama Papa." Ucap Key melihat wajah Berlin
"Kamu....Kamu gitu!!... kalian juga sama saja. Yang menikah itu Berlin... Harusnya Berlin juga yang harus milih tempat, gaun, dan lainnya.. aaaaaaaa" Berlin tampak kesal
__ADS_1
"Sayang.. kamu nggak suka sama Gaun yang Mama pilihin.. ?? nanti ada beberapa yang dibawa kesini kamu bisa pilih. Desainernya sebentar lagi kesini. Sayang sudah dong.. sudah menikah masih suka ngambek.... " Ayolla bingung
"Bukannya gitu.. Berlin juga harus gimana, kalian semua yang sudah pilihin.. ya sudah.. mau bagaimana lagi... Key.. awassss kamu...!!" Ucap Berlin dengan kesal
"Sayang.. bukan gitu maksud aku, kan kamu juga baru pulih, kamu juga harus jaga kesehatan kamu untuk acara nanti. Jadi aku minta tolong sama mereka semua. Mereka semua lebih tahu apa yang cocok buat kamu, lalu apa yang jadi impian kamu. Kalau aku kan tahunya juga nggak banyak, kalau soal impian kamu, yang kaya waktu itu kamu bilang ****sayang jadi kamu serius ngajak aku menikah, tapi ini bukan impian aku. kamu iihhh nggak ada romantisnya sama sekali***** Aku tahu semua tentang kamu, tapi aku juga bingung perasaan perempuan itu gimana, terus apa yang membuat kamu bahagia dihari istimewa kamu. Aku pikir mereka semua yang didepan kamu, ingin yang terbaik buat kamu dan aku yakin pasti kamu suka." Key dengan bijaksana
"Iya... yaaaa sudah.. terserah kalian semua, Berlin setuju... maafin Berlin Mama, Papa, Bunda, Om Fabian, dan semuanya...... Berlin cuma bingung kenapa kalian semua lebih tahu dari pada Berlin. Kamu sih sayang.. harusnya cerita sama aku... " Berli mulai mengerti
"Bunda juga tidak akan mengecewakan Berlin, karena Bunda tahu apa kesukaan Berlin.... " Ucap Bunda dengan sabar
"Emmmsss... Bunda.... " balas Belin untuk bunda
.
.
.
"Kalian semua bikin aku gemesss Edward awas ntar fotonya nggak bagus, Clarisse juga tahu tempat impian kakak, Renata apa lagi kamu, paling artis idola kamu, Archeva.. besok ajak semua teman-temannya... dan Giiken.. jangan lupa janjinya... aku tunggu." Ucap Berlin
"Janji...?? Kalian main rahasia dari kakak" Tanya Key penasaran
"Adaaaa deeeh.. antara aku sama Alice.." Ucap Giiken tersenyum
__ADS_1
Semua tertawa, bercanda, aku bersiap untuk fitting gaun pengantin, dan semua yang ada dirumah ini, membuat aku bahagia. Aku memiliki keluarga baru yang istimewa. Tapi aku juga rindu keluarga masa kecilku. Semoga akan selalu harmonis dan tetap damai sebagai keluarga dan saudara.
🌻🌻🌻🌻🌻