Dijodohkan Nenek

Dijodohkan Nenek
Deggggg


__ADS_3

Aira dan Aldira memang bekerja di tempat yang sama tapi ditempatkan di bagian yang berbeda


Aira di bagian gudang sedangkan Aldira di bagian kasir


Meskipun hati dan fikiran Aira sedang berkecamuk tapi Aira tetap bekerja secara profesional


Disaat Aira sedang memilah dagangan yang akan mendekati masa kadaluarsa samar-samar mendengar seseorang bergosip membicarakan Aira


Benar saja terlihat dibalik rak susun teman Aira sedang bergosip


Aira menghentikan aktivitasnya mencoba mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan


Deggg,,,,,,,,,,,,,,,


jantung Aira berdegug kencang mendengar


teman Aira sedang membicarakan Bryan yang mengakhiri hidupnya karena di tinggal nikah


Sudah sedari tadi Aira berusaha tegar berusaha tersenyum di depan semua orang menutupi rasa kehilangan sang pujaan hati


Mendengar temannya bergosip tentang dirinya membuat Aira tidak sanggup lagi menahan tangisnya, air mata jatuh begitu saja membasahi pipi, Aira segera mengusapnya berusaha tegar berusaha ikhlas meskipun hati tidak rela


Aira melirik jam tangan yang ada di tangan kirinya jam menunjukkan pukul sebelas siang itu tandanya setengah jam lagi waktu istirahat


Aira bergegas membereskan pekerjaan tidak menghiraukan temannya yang masih bergosip atau sudah pergi


Setelah selesai Aira mengambil kotak makan nya segera makan begitu lahap


Biasanya Aira dan Aldira makan bersama tapi karena Aira buru-buru akan membersihkan toilet hukuman karena Aira sudah terlambat membuat Aira makan duluan tidak menunggu sahabatnya


Boss di tempat Aira bekerja sebenarnya orangnya baik, memberikan hukuman untuk karyawan yang telat itu agar membuat efek jera karena bagaimanapun waktu adalah uang


yaaaa,,,,,soal potong gaji hanya gertakan sang boss saja, bagaimana pun juga boss Aira tidak akan tega memotong gaji karyawannya


Aira sudah selesai makan segera menuju ke tempat hukuman nya, kemana lagi kalau bukan ke kamar mandi


Aira sudah berdiri di depan pintu kamar mandi terlihat ada tiga buah kamar mandi satu untuk sii boss dan yang dua kamar mandi untuk karyawan


Aira sudah memegangi sikat, pewangi dan seperangkat alat bersih-bersih lainnya


Aira membersihkan lantai menyirami menyikati sudah sekitar dua puluh menit Aira berkutat dengan seperangkat alat bersih-bersih nya


Disaat Aira sibuk membersihkan kedua telinga Aira mendengar samar-samar suara dua wanita sedang bergosip

__ADS_1


" Aira itu kelihatannya gadis yang lugu yaa,,,,, ternyata kelakuan nya bener-bener tega matre,,, tidak punya perasaan,,,," ucap wanita berambut panjang


"di jaga itu mulut,,,,, jangan sampai fitnah,,,," ucap wanita berambut pendek


"Aku tidak fitnah, ini realita nyata adanya, Aira menikahi laki-laki tua demi harta meninggalkan kekasihnya dan malangnya kekasihnya memilih mengakhiri hidup dari pada melihat Aira bersama orang lain" ucapnya wanita berambut panjang tidak mengetahui jika yang digosipkan mendengar semuanya


Deggg,,,,,,,,,,


Jantung Aira berdegug kencang sekuat apapun Aira tersenyum mencoba melupakan tetap saja akan sangat sedih, kenapa teman Aira bisa mengetahui semuanya begitu lahh gumamnya dalam hati


Dan soal menikah demi harta siapa yang membuat desas desus berita salah kaprah tersebut


Jelas-jelas Aira menikah karena dijodohkan bisa- bisanya disebut matre, padahal Aira belum dikasih nafkah lahir belum dikasih Vian sepeserpun dari suaminya tapi menggapa orang lain mengatakan Aira matre


Aira terdiam merosot ke lantai air mata lolos begitu saja menetes membasahi pipi


Aira duduk dilantai kamar mandi tangannya memeluk tekuk lututnya sedangkan kepalanya menunduk


Aira menangis tanpa bersuara, Aira begitu terpukul kehilangan kekasih yang begitu disayangi, Aira berfikir dengan bekerja bisa sedikit mengalihkan kesedihannya


Tapi Aira salah justru bekerja membuat Aira semakin teringat Bryan, Aira sendiri tidak tau bagaimana teman-teman kerjanya bisa tau semuanya


"aku juga tidak menginginkan semua ini terjadi,,,," Aira bergumam sambil sesenggukan


Aldira mencari kesana kesini tak terlihat sedikit pun tanda-tanda keberadaan Aira


Di saat mencari sahabatnya Aldira kebelet pipis, secepat kilat Aldira ke kamar mandi


setelah buang air kecil Aldira memandangi dirinya sendiri di cermin yang ada di kamar mandi


Terlihat Aldila sedikit pucat karena lipstik Aldira sedikit hilang karena makan siang tadi Aldira yang memang suka sekali dandan mengambil lipstik mengoleskan lipstik di bibirnya


Disaat Aldira mengoleskan lipstik Aldira mendengar suara samar-samar seperti ada yang menangis


"seperti suara seseorang menangis,,,,," bergumam lirih


Aldira memasukan lipstik dan mencari arah suara setelah dirasa suara itu dari balik pintu Aldira menempelkan telinganya ke pintu memastikan yang Aldira dengar tidak salah


Aldira sempat begidik ngeri takut itu mahluk halus seperti dalam film horor


Tapi segera ditepisnya


"hhhhh,,,,,,,, mana ada setan' siang bolong,,,," gumamnya lirih

__ADS_1


Aldira mengetuk pintu kamar mandi yang tertutup


"apa ada orang di dalam,,,,,,," tanya Aldira kepada seseorang di balik pintu


mendapati tidak ada sahutan dari balik pintu bulu kudu Aldira merinding fikiran negatif yang tadi di tepisnya muncul kembali


" jangan-jangan,,,,,,,,," bergumam lirih matanya melotot jantungnya berdegup kencang seperti sedang lari maraton


Aira yang mendengar suara seseorang dibalik pintu menyeka air matanya, Aira hafal betul suara dibalik pintu itu siapa lagi kalau bukan Aldira sahabatnya


Aira membuka pintu yang pertama dilihat sahabatnya Aldira air mata yang tadi diseka tumpah kembali


Aira yang memang sedang membutuhkan sebuah pelukan sandaran langsung memeluk tubuh Aldira menangis diperlukan sahabatnya


Sebenarnya Aldira kaget bagaimana tidak setelah begidik ngeri tiba-tiba pintu dibuka dan dari dalam kamar mandi seseorang memeluknya


Tapi mengetahui Aira yang ada didalam sedikit tercengang dan sekarang memeluknya membuat jantung Aldira stabil kembali sudah tidak berdegug kencang


Aldira bingung kenapa sahabatnya menangis tapi Aldira tidak langsung bertanya menunggu Aira tenang dulu baru Aldira akan bertanya


Aldira membalas pelukan Aira menepuk-nepuk pundak Aira sebagai sahabat Aldira mencoba menguatkan Aira


Aldira membiarkan Aira menumpahkan segala kesedihannya yaaa,,,,,, meskipun baju Aldira bakalan basah mungkin saja kotor karena Aira tapi itu tidak akan jadi masalah


Apa yang tidak untuk sahabat tercintanya begitu lahh gumamnya dalam hati


Setelah merasa lega Aira melepaskan pelukannya, Aira sudah tidak menangis lagi tapi masih sesegukan


Merasa pelukannya dilepas Aldira bertanya mengapa Aira menangis


"Raa,,,, sedari tadi aku mencarimu ternyata kamu disini,,,,,," ucapnya


"hmmm,,,,,,,,,, kenapa kamu menangis,,,,," tanya Aldira


Aira yang memang tidak pernah menutupi apapun dan sangat percaya sahabatnya mencoba menceritakan semuanya tanpa sedikitpun tertinggal


Aldira mendengar seksama cerita Aira tangan Aldira mengepal rahangnya mengeras


Aldira sudah tau kisah Aira menjadi trending topik di tempatnya kerja tapi Aldira tidak menyangka jika Aira akan mendengarnya secara langsung


Aldira juga sedikit bingung kenapa teman-temannya di tempat bekerja bisa mengetahui semuanya


Aldira menghibur Aira menenangkan Aira,, melihat sahabatnya bersedih membuat Aldira juga turut sedih, Aldira memang lahh orang asing tidak ada hubungan darah dengan Aira tapi sudah menganggap Aira melebihi saudara kandungnya ketika Aira bersedih Aldira pun sama akan merasakan kepedihan Aira

__ADS_1


__ADS_2