Dokter ASHA And KOMPOL BIMASENA

Dokter ASHA And KOMPOL BIMASENA
Akhirnya Ku Menemukamu


__ADS_3

Cinta Dalam Diam Bagian 11


Oleh Sept


Beberapa minggu setelah pembatalan pertunangan. Clara dan Haris akhirnya bertemu, tidak hanya berdua tapi keluarga besar keduanya pun sama-sama bertemu.


Suka atau tidak, cinta atau tidak, Haris tetap harus bertanggung jawab. Pria itu pun dengan separuh hati berjanji akan menikahi Clara. Apalagi kehamilan Clara tidak bisa disembunyikan lagi.


Sebagai seorang pria sejati, Haris tidak akan melepas tangan. Biarpun tatapan miring ia dapat, ia tidak membela diri. Karena semua terlanjur terjadi. Dijebak atau apapun itu, kenyataan yang terjadi, kini Clara hamil dari benihnya. Sekali siram, langsung tokcer. Benar-benar benih premium.


***


Hari sudah ditentukan, sebentar lagi keduanya akan melangsungkan pernikahan. Demi menutupi aib Clara. Dan juga untuk menutupi aib keluarga Riyadi sendiri. Sebagai pegawai yang memiliki jabatan penting, pasti akan jadi masalah, bila beredar rumors yang kurang enak.


Maka, menikahi Clara adalah keputusan yang terbaik saat itu. Sedangkan Bimasena, ia sangat marah sekali pada adiknya tersebut. Bimasena sangat kecewa, Haris membuang berlian demi batu akik KW.


Tega sekali Haris menghancurkan Asha, hingga Asha kini menghilang. Dan membuat Bima kelimpungan seperti orang edann. Ya, selama berminggu-minggu ia seperti orang gila mencari Asha.


Hingga akhirnya ia harus kembali bertugas, di sana di sela-sela mengejar para penjahat kelas kakap, tidak henti pula dia mencari informasi tentang keberadaan Asha.


Tapi Asha seperti disembunyikan di lubang semut. Bimasena yang biasanya sangat mudah mencari gembong penjahat, sekarang dibuat mati kutu mencari Asha. Gadis itu menghilang tanpa jejak.


Siapa yang membantu menyembunyikan Asha? Yang pasti keluarga Asha sendiri, bersama dengan Dika, yang merupakan sniper terbaik dari keluarga sultan batu bara Kalimantan.


Ya, Asha disembunyikan di sebuah komplek elit di daerah Semarang. Yang bisa datang ke sana pun bukan orang sembarangan. Jadi sudah pasti Bimasena tidak bisa mengendus keberandaan Asha selama ini.


Asha juga sudah kembali bekerja, di sebuah rumah sakit yang tidak sebesar rumah sakit di ibu kota. Kehadiran Dika sebulan empat sampai enam kali membuat Asha sedikit terhibur.


Dika yang ia anggap bagai abang sendiri, seolah mendapat tempat istimewa dalam hati. Dika seperti Andri, kakak laki-laki keduanya. Pria yang bisa Asha percayai.

__ADS_1


Sepanjang masa pelarian itu, hanya Dika yang sering mengunjungi Asha. Pria itu rela menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk menemui Asha ketika sedang weekend atau pas jadwal tidak bertugas.


Perlahan tapi pasti, seiring berjalannya waktu, seiring dengan bergantinya bulan, kesedihan Asha mulai terkikis. Ia mulai sibuk kembali dengan banyak pasien. Dan sampai saat itu juga, Dika tidak pernah mengatakan cintanya. Asha pun mengira perhatian Dika selama ini sama dengan Andri. Memperhatikan dirinya bagai adik sendiri.


***


Pernikahan Haris


Tidak mungkin menunggu perut Clara membesar, akhirnya pernikahan Haris dan Clara pun dilangsungkan.


Mulai hari itulah, Bimasena memutuskan keluar dari rumah. Karena setelah menikah, Clara akan tinggal di rumah keluarga Riyadi. Bimasena ini masih jengkel dengan Haris dan juga Clara. Menatap saja ia sebal. Akhirnya ia memutuskan untuk menghindar.


Dengan tabungan selama ini yang ia miliki, Bimasena pergi mencari agent property. Ia akhirnya memutuskan membeli sebuah rumah cluster. Di mana ia akan tinggal dengan tenang jika ketika tidak bertugas.


Setelah pernikahan Haris, keluarga Riyadi jadi terpecah. Bahkan kedua saudara itu sudah tidak saling menyapa. Lebih tepatnya, Bimasena masih marah pada sikap Haris yang sudah melukai Asha. Sampai ia tidak bisa menemui Asha sekarang.


Bimasena yang dulu sangat hangat, seperti teman sendiri. Kini menatapnya bagai musuh. Asha yang ia cintai kini memilih pergi membencinya selama-lamanya. Haris seperti kehilangan dua orang terpenting sekaligus. Saudara dan juga cinta. Kini malah harus tinggal bersama dengan wanita yang tiba-tiba mengandung anaknya, benar-benar seperti di neraka dunia.


Kamar pengantin


"Aku tidak akan menyentuhmu! Menikahi wanita hamil ... dan menyentuhnya meski sudah menikah ... itu haram bagi agamaku," ucap Haris saat malam pertamanya.


JLEB ...


Tangan Clara mencengkram kain seprai, ia menunduk. Menahan marah.


'Kau masih mencintai Asha, kan? Brengsekkk!' maki Clara dalam hati.


Padahal, apa yang dikatakan Haris itu benar. Meski sudah menikah, karena wanita itu hamil, maka mereka wajib menikah lagi saat Clara melahirkan.

__ADS_1


Ini hanya untuk menutup aib Clara, sedangkan secara agama keduanya tidak boleh melakukan hal seperti HB. Itu sama artinya Zinaaa. Meski mereka sudah mengantongi buku nikah.


Clara yang mungkin kurang paham mengenai agama, mungkin menganggap ini bagai penghinaan. Hatinya sakit, mulai dari sini, ia mulai memupuk dendam pada Asha.


***


Beberapa bulan kemudian


Tidak hanya Haris yang merasa tinggal seperti di neraka, karena Clara pun sama. Setiap malam ia dibuat merana oleh Haris. Sepintar apapun ia menggoda Haris, pria itu sama sekali tidak bergetar.


Meski pakai baju kurang bahan, atau tidak pakai apapun, Haris sama sekali tidak mau meliriknya. Sering sekali ia merasa frustasi karena Haris membuktikan kata-katanya, yaitu tidak menyentuh tubuhnya.


Terluka, sudah pasti. Maka saat Haris berangkat kerja, ia pun kadang minta ijin menginap di rumah orang tuanya. Tapi apa benar tidur di rumah orang tuanya? Tidak, Clara mencari ranjang yang bisa menghangatkan malam-malamnya. Ya, sekali ulat bulu, tetaplah ulat bulu.


Clara kembali tengelam dalam kehidupan bebas, meski kini sudah menikah. Itu ia lakukan karena Haris tidak pernah menyentuh dirinya.


***


6 bulan setelah acara pembatalan pertunangan.


Sudah genap setengah tahun kepergian Asha yang menghilang tiba-tiba.


Di sebuah rumah sakit swasta di kota Semarang. Asha sedang menangani satu pasiennya. Ia sedang fokus memasang perban. Wajah pasiennya itu babak belur. Sepertinya bukan karena kecelakaan.


'Siapa yang menghajar pria ini?' batin Asha.


Asha terus saja fokus pada luka-luka sang pasien. Hingga ia tidak menyadari, sosok pria berbadan tegap sedang menatapnya dengan dalam. BERSAMBUNG


Jangan lupa, puter lagu Naff Hehehe... (Pas scene ini, aku merinding). Bab berikutnya, tambah meleleh. Jangan lupa jempolnya. Tekan like ya. Hehehe

__ADS_1


__ADS_2