
6 bulan berlalu, yura sedang duduk di bangku taman yang terletak di belakang asrama.
*Kau disini rupanya, pantas aku cari di kamar mu tidak ada yang menyahut* ucap kenny yang datang dan duduk di samping yura.
Yura tersenyum melihat kenny yang ada di sampingnya.
*Kenapa malam malam di luar sendiri* tanya kenny.
*Tidak ada, aku bosan saja di kamar kak, ingin menhirup udara segar saja, sambil melihat bintang* yura sambil melihat ke atas.
*Ra, ada yang aku mau memberitahukan sesuatu* kenny mulai terlihat melow.
*Ada apa kak. apa kak ada masalah* tanya yura memperhatikan wajah kenny.
*Tidak ada, aku hanya sedikit sedih*
*Kenapa, apa kakak sedang kesulitan uang, pakai saja uang ku kak, kalau untuk beli es crem aku sara masoh bisa* canda yura ingin menghibur kenny. lalu mereka tertawa bersama.
*Kau ini, aku serius sedng sedih, malah bercanda*
*Ya kenapa kakak bisa sedih gini, putus cinta ya* tebak yura.
*Preet, gimana mau putus cinta, pacar saja tidak punya* ucap kenny jujur, karena dia tak sempat memikirkan untuk berpacaran dia hanya fokus belajar dan bekerja.
__ADS_1
*Lalu kenapa sedih kakak ku yang cantik, cerita dong* yura mengguncang tangan kenny.
*Kepooooo* kenny menarik hidup yura yang mancung.
*Besok, satu minggu lagi aku lulus, dan itu artinya kita akan berpisah* yura menggenggam tangan kenny.
*Memang setelah lulus kakak akan pulang ke negara kakak* tanya yura.
*Tidak, mungkin aku tak akan pernah pulang ke negaraku lagi*
*Kenapa* tanya yura uang memang tak tahu apa masalah kenny selama ini. menurut nya mencampurinurusan pribadi orang lain bukan hal yang baik.
*Karena aku terlalu kecewa dengan ibu ku* kenny mulai menangis dan yura membawa kenny ke dalam pelukaknnya.
* Jangan lanjutkan bercerita jika hal itu akan membuat kakak bersedih* yura menghapus air mata kenny dengan jari jari lentiknya.
*Sebenar nya aku tak pernah bercita cita menjadi seorang dokter, tapi karena perbiatan ibu terhadap ayah, aku menjadi bertekad ingin menjadi dokter spesialis penyakit dalam*
*Dulu, tepatnya 4 tahun lalu, ayah ku terkena serangan jantung karena ibu berselingkuh dengan bos ayah. dan saat ayah sedang kritis dirumah sakit, ibu tak sekalipun memperdulikan kami, malah ibu pergi dengan bos ayah itu, dan kabarnya mereka menikah di negara pria itu*
*Seminggu ayah di rawat, keadaannya mulai membaik, tapi sewaktu akan pulang ke rumah, ayah tanpa sengaj melihat di televisi yang menyiarkan secara lansung pernikahan ibu dengan selingkuhannya, yaitu bos ayah.*
*Lalu dimana ayah kakak sekarang* tanya yura.
__ADS_1
*Ayah telah pergi, dia telah damai di sisi tahan* jawab kenny dengan senyum di bibir nya.
*Maafkan aku kak* yura menyesal telah menanyakan keberadan ayah krnny.
*Tidak masalah, iam oke* jawab kenny tersenyum.
*Kau tahu ra, ayah ku meninggal karna aku tak mampu membiayai rumah sakit, karena aku waktu itu baru lulus sekolah, jadi tidak ada yang mau memberikan ku pekerjaan, karena mereka takut akan di pidana telah mempekerjakan anak dibawah umur*
*Lalu kakak dapat biaya dari mana untuk tetap bertahan bersama ayah kakak*
*aku terpaksa menjual mobil ayah, karena tabungan ku dan tabungan ayah sudah habis untuk biaya rumah sakit*
*Dan semua harta kami akhirnya habis terjual, bahkan rumah pun kami gadaikan untuk biaya pengobatan ayah, Namun tuhan berkata lain, 6 bulan ayah bertahan dengan penyakit nya. dan pergi untuk selamanya*
*Dari situlah aku bertekad akan berusaha menjadi dokter spesialis bagaimana pun caranya. karena aku tak mau ada kenny lainnya yang harus kehilangan orang yang mereka sayang hanya karena tak mampu membiayai biaya rumah sakit. dan akhirnya aku mengikuti tes beasiswa, makanya aku bisa bersekolah disini* kenny bercerita panjang lebar
*Dengan modal nekad dan mencari pekerjaan samoingan di luar jam belajar* tebak yura.
*Iya, kau tahu dari mana kalau aku punya pekerjaan* tanya kenny.
*Wakti itu, aku pernah melihat kakak dicafe tempat kakak bekerja sedang melayani pengunjung yang datang*
*Kau ternayata memata matai ku ya* kenny tersenyum dan yura ikut tersenyum.
__ADS_1
*Sudahlah, jngan bersedih lagi, ingat masih ada aku di sisi kakak, bukan kah kita saudara sekarang* yura mencoba menghibur kenny. dan mereka berpelukan.
Bersambung......