Dokterku Pujaan Hatiku

Dokterku Pujaan Hatiku
Penikahan Exas


__ADS_3

Hari bahagia exas dan kenny akhirnya tiba. Semua orang orang terkasih sudah berkumpul menyaksikan acara sakral mereka berdua.


Hari yang di impikan oleh dua insan yang sedang di awan cinta yang di selimuti pelangi nan indah.


Di sebuah hotel mewah yang susah di dekor sangat indah. Exas mengucapkan kalimat ijab qobul dengan lancar, dengan ken yang di wali hakimkan oleh KUA setempat.


*Bagaimana para saksi, Sah*


*Saaaahh* jawab saksi.


*Alhamdulillah* ucap pak KUA dan semua orang yang menyaksikan.


Selama proses berdoa yang di pimping oleh seorang ustadz kondang terbaik di negara ini. Kenny yang duduk di belakang exas bersama keluarga lainnya tak henti hentinya bersyukur dan menangis di pelukan yura. Ada bahagia, haru, sedih semua bercampur menjadi satu.


*Sudah kak, jangan menangis lagi. Nanti make up nya rusak loh* hibur yura.


*Aku sangat terharu ra. Sekarang aku udah sah menjadi istri seorang pria yang sangat aku sayangi*


*Iya kak. aku gak nyangka kak exas gercep bangat, bahkan bos nya aja kalah sama dia* Akhirnya kenny tertawa mendengar ucapan yura barusan.


*Yura sayang, udah pelukan nya nak. Liat tu exas udah cemberut liat istrinya pelukan terus sama kamu* ucap bunda jesmin.


*Iya, exas sepertinya cemburu sama mantu ku* sahut mami. Mereka terkekeh geli.


Kini exas dan kenny duduk berhadapan. Saling tukar cincin.


Semua terharu melihat kelembutan exas terhadap istrinya. Exas mencium kening kenny dengan penuh kasih sayang. Begitu pula ken yang mencium tangan exas sebagai tanda hormat cinta dan kasih sayang terhadap exas yang sudah sah menjadi imamnya.


*Kamu kenapa murung gitu muka nya fan* tanya paman tedy.


*Paman. Aku tidak sedih paman, cuma aku ingin meninju exas aja sekarang. berani sekali dia ngedahuluin aku, kan aku yang bertunangan duluan*


*Hahaha, kamu itu ada ada saja. kan kamu juga udah mendengar kemarin kalau ken tidak mau di lamar seperti acara kamu kemarin. Maunya lansung nikah aja. Mengingat waktu orang tua exas tidak sebanyak waktu mami mu. Mereka sibuk bekerja di tokoh, lagian 5 hari lagi kamu juga akan ijab qobul*


*Iya sih paman. Tapi aku bangga juga sama exas, sekali jatuh cinta lansung ke penghulu*. Icap refan jujur, paman menepuk pelan bahunya.


Flashback


Keluarga exas yang datang dari salah satu kota di london kematin sore.dan saat ini mereak semua sedang berkumpul dengan keluarga kenny, yaitu maisha, org tua jesmin, yura, dan jesmin. Saat ini mereka sedang membicarakan rencana pertunangan exas dan ken.


*Jadi bagaimana ken, apakah kau benar benar besedia menerima exas anak kami menjadi suami mu* tanya ayah exas pada kenny.


*Saya bersedia om*


*Tapi kami hanya lah orang biasa saja. Seperti yang saya katakan tadi. exas hanya seorang anak penjual kue, apakah kamu tidak malu dengan status keluarga kami nantinya*

__ADS_1


*Insya Allah tidak om, kenny akan memerima exas dan keluarganya sepenuh hati ken, dan bukan status sosial serta harta yang ken cari saat ini. Tapi kasih sayang dan ketulusan serta cinta, Karena sedari kecil ken hidup tanpa kasih sayang om. Dan saat menemukan kalian semua di sini, ken mendapatkan semua itu. Termasuk dari keluarga om. * jawab ken mantap.


Semua orang terharu mendengar penuturan kenny. ibu exas memeluk ken yang akan menjadi menantunya sebentar lagi.


*Baiklah kita sudah mendengar jawaban kenny, Gimana kalau pertunangan mereka berdua kita lansungkan dua hari lagi* ucap maisha.


*Ha, tidak mungkin dalam dua hari semuanya bisa di laksanakan kak mai* jawab ibu exas.


*Sella, tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya mungkin kok.*


*Tapi kak, kami butuh waktu untuk menyiapkan segala sesuatunya*


*Sudah kalian tenang saja. Saya sudah anggap exas anak saya sendiri. Jadi saya yang urus semuanya* ucap maisha.


*Iya, ada kami yang akan membatu kalian semua untuk mempersiapkan acara nanti* sahut bunda jesmin.


*Maaf semuanya. Kalau boleh saya memminta, tidak usah ada acara pertunangan, lansung saja acara ijab qobul* pinta ken dengan wajah tertunduk.


*Kenapa begitu sayang, kamu tidak sedang....* exas menggantung ucapannya. Ken menginjak kaki exas dengan kesal.


*Aauu, sakit sayang* teriak exas.


*Rasakkan, Kamu pikir aku wanita apaan. Emang kamu pernah tidur sama aku selama kita kenal, pernah liat aku jalan sama pria lain* ken emosi mendengar pertanyaan exas barusan. Semua orang terperongo melihat emosi ken.


*Sudah sudah. Jangan ribut, masa udah mau nikah masih ribut, atau mau kita undur tahun depan aja nikahnya* refan mencoba mengalihakan perhatian ken dan exas yang sedang berdebat.


*Gak mau* ucap ken dan exas serentak. Semua menahan tawa mendengar mereka berdua.


*Ken, beri kami alasan kenapa kamu mau lansung nikah, tanpa tunangan dahulu* pinta refan yang dari tadi hanya menyimak kini ikut bicara.


*Kerena menurut aku, kalau harus bertunangan dulu, akan memakan biaya yang banyak bos, lagian kan ayah dan ibu exas harus segera kembali ke kota X lagi. banyak kerjaan yang harus mereka urus disana. lagian semua keluarga sudah berada di sini juga kan*


*Trus, rencananya lagi setelah menikah nanti aku akan membuka usaha kecil kecilan. Jadi tidak perlu tidur di rumah sakit lagi. Alias berhenti bekerja* ken menjelaskan alasannya.


*Jadi maksud nya, uang untuk acara bisa kamu pakai buat buka usaha nanti gitu* tanya refan. Ken mengangguk.


*Is Oke. Ide mu cukup bagus. Tapi om ben sam tante sel gimana. Apakah kalian setuju* tanya refan pada kedua orang tua exas.


*Ya kalau kami terserah saja, iya kan bu* ibu exas mengangguk.


Dan akhirnya semua setuju dengan permintaan kenny untuk lansung menikah tanpa bertunangan dahulu.


Hanya saja mereka mengundur waktunya 4 hari setelah pertemuan ini. Jesmin yang masih jomblo hanya pasra di ledeki oleh dua sahabat nya. siapa lagi kalau bukan yura dan kenny.


...Flash on....

__ADS_1


*Sialan, lagi lagi aku kecolongan* Meca mengamuk saat turun dari mobilnya, setelah melihat pesan masuk di hpnya.


*Meca, kamu kenapa* tanya temannya.


*Ah tidak. Aku tadi asal bicara saja, ayo cepat masuk. Disini panas sekali* ajaknya pada temannya. Mereka akan ke mall untuk shoping.


Saat berjalan ke dalam mall. Meca mengupat dalam hatinya. gaira untuk shopingnya hilang seketika.


**Sialan, belum juga rencana untuk mengingkirkan dokter murahan itu terlaksana. Sekarang sahabatnya pula yang nikah sama exas*


*Aku yakin seyakin yakinnya kalau mereka berdua sekongkol untuk memeras harta refan dan exas*


*Lihat saja nanti, akan ku buat hancur dua wanita jalanan itu*


*Percuma sekolah tinggi kalau hanya untuk menjebak para lelaki kaya dan tampan saja* batin meca*.


*Mec, kau mau minum apa* tanya temannya. Saat mereka berhenti di sebuah cafe yang ada dalam mall.


*Ha, aku sama aja sama kamu*


*Oke*


Setelah memesan minuman. Dan mendapatkan minuman yang ia pesan, dia memberikan pada meca


*Mec, ini* ucap nya menyodorkan minuman pesanan meca.


*Meca*


*Mec*


*Meca* panggilnya dengan sedikit agak keras.


*Ah ya. Makasih* meca mengambil minumannya.


*Kamu kenapa sih, dari tadi melamun aja, ada masalah ya* tanya gadis itu.


*Mm tidak kok, aku hanya kurang enak badan saja* alasan meca.


*Ooh, kenapa tidak bilang dari tadi. Tau kamu lagi gak sehat gini kan kita bisa tunda dulu shopingnya*


*Udah, gak apa. Aku tidak selemah itu kok, ayo kita ke tokoh yang itu* ajak meca.


*Akan ku habisi kalian berdua nona, lihat saja nanti* lagi lagi meca berniat jahat pada yura dan kenny


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2