Dokterku Pujaan Hatiku

Dokterku Pujaan Hatiku
Getaran cinta


__ADS_3

Semangkin hari kehidupan yura jauh lebih membaik, semua yang di rasakannya sekarang bagaikan sebuah mimpi.


*Ya tuhan, terima kasih telah mempermudah jalan hidupku di negeri orang. Benar kata ayah, Jika aku terus berbuat baik dan terus berusaha yang di iringi dengan doa, semua akan terbayar tanpa ada kata sia sia* gumam yura saat menikmati malam dengan taburan bintang yang berkelip di angkasa.


*Ayah, adai saja kau masih ada di dunia ini, pasti kau sangat bahagia sekarang melihat semua pencapaianku*


*Ibu, maafkan aku, ketika kau meringkuk menahan sakit, aku hanya bisa menngis melihat mu tanpa bisa membantu mengurangi rasa sakit yang kau rasakan.*


*Andai saja waktu kau kesakitan dulu, aku sudah menjadi seorang dokter, mungkin sekarang kita masih bersama*


*Pasti kita tertawa bahagia bersama menjalankan hidup ini*


*Yura harap ayah dan ibu bahagia di sisi tuhan, yura akan selalu sayang dan akan selalu mengingat kalian berdua*


*Yura rindu ibu, yura rindu ayah. yura sangat merindukan kalian berdua. Datanglah malam ini di mimpi yura.*


*Peluk dan sanyangi yura seperti yura kecil dulu*


Tanpa terasa air mata yura jatuh di pipi mulusnya. Dan entah berapa lama ia duduk sendiri di balik kaca kamarnya itu, sampai akhirnya ia tertidur dengan posisi duduk sambil memeluk lututnya sendiri.


***


Kediaman dr.Maisha


Refan baru saja pulang dari kantornya, hari ini sangat melelahkan baginya. Seharian ia berkeliling melihat proses pengerjaan proyek - proyek baru dan juga menghadiri beberapa rapat penting dengan para investor.


Setelah membersihkan diri, refan berbaring telentang di atas kasur empuknya.


*Huuuu, sungguh melelahkan sekali, benar kata exas. Sepertinya ujung minggu ini aku juga akan ikut berlibur seperti exas. Tapi kemana, dan sama siapa ya*


*Kalau sama exas, dia pasti akan menolak mengajakku, kalau sama mami, mana mau mami ikut dengan ku, dia kan sibuk sama calon menantu bayangannya itu*


*Sama siapa ya. Kan gak seru kalau sendiri saja*

__ADS_1


*Malangnya nasib jumblo ini* Refan kemudian mematikan lampu kamarnya dan menyisakan lampu tidur saja. Tak lama karena terlalu letih akhir nya ia pun tertidur.


**


Sementara exas masih membayangkan wajah gadis yang membuatnya tersenyum sendiri.


*Ada untungnya juga mama memintaku membelikan pesanannya tadi, jadi aku bisa bertemu dengan gadis comel itu*


*Kira kira dia udah punya pacar belum ya, aah sepertinya belum*


*Walaupun sudah, akan ku rebut dia dari pacarnya itu*


*Ooh sweety, kau sangat membuatku mabuk kepayang*


Gumamnya sambayangkan wajah kenny.


****Flasback****.


*Hari ini exas tidak mengantar refan pulang, karena refan ingin menyetir sendiri saja, akhirnya exas pulang dengan membawa mobil kantor.


*Sekalian beli minum* batinnya.


Setelah sampai di supermarket dan sang ibu sudah mengirimkan daftar belanjaannya. Exas masuk ke dalam dan mulai mencari barang pesanan sang ibu.


*Aduh, minyak wijen yang mana ya* exas mencari dan membaca satu persatu merek yang tertera di setiap botol yang tersusun rapi di rak khusus minyak.


Karena tak kunjung menemukan barang yang di cari, exas meminta bantun pada seorang wanita yang ada di dekatnya.


*Maaf nona, apakah aku bisa meminta bantuan anda* ucap exas pada wanita itu.


*Ya, ada apa tuan* tanya wanita tersebut.


*Ini, ibu ku mengirimkan daftar belanjaannya. Tapi ada beberapa barang yang aku tidak tahu bentuk dan letaknya* jujur exas.

__ADS_1


*Oh, boleh saya lihat dulu daftar belanjaannya tuan* ujar wanita itu.


Exas memberikan hpnya dan wanita itu membaca nama barang satu persatu dan melihat ke keranjang exas.


*Ini hp nya, mari ikut saya tuan* wanita itu mulai menyusuri setiap rak dan mencari barang yang exas butuhkan.


Selesai mencari barang tersebut, exas mengucapkan terima kasih pada wanita itu, karena susah membantunya.


*Terima kasih banyak nona, untung ada anda, kalau tidak aku bingung mau minta bantuan siapa, karena semua orang yang berbelanja sepertinya sibuk dan serba terburu buru. Kecuali nona* ucap exas sambil melihat kesibukan yang terjadi di sekeliling mereka.


*Sama sama tuan, oh ya jangan panggil nona, tidak pantas rasanya. Seperti tuan putri kerajaan saja* canda wanita itu.


*Kenalkan nama saya kenny, anda bisa panggil saya ken saja atau lansung kenny juga tidk masalah* kenny memperkenalkan dirinya.


*Saya exas. Senang bisa berkenalan dengan wanita baik seperti anda nona eh ken. Selain baik anda juga sangat cantik* jujur exas.


*Hahaha, anda bisa saja tuan ini bercandanya*


*Saya serius nona kenny* exas membentu huruf V dengan jarinya. Kenny tersipu malu.


* dan panggil saya Exas, tidak pakai tuan* sambung exas.


*Kalau gitu abang exas saja ya, gak sopan kalau harus panggil nama saja. Sepertinya anda lebih tua dari saya* ucap kenny.


*Ya terserah kamu saja. Sekali lagi terima kasih banyak kenny*


*Sama sama bang, ya sudah saya duluan ya, bye* kenny pergi meninggalkan exas yang masih berdiri di tempatnya sambil melihat punggung kenny menghilang dari pandangan nya.


*comel sekali kamu ken,*


*Tuhan, sepertinya aku menemukan cinta ku. Jadikan dia jodoh ku tuhan*


Gumam exas sambil membayangkan bersanding dengan kenny di atas pelaminan*.

__ADS_1


***Bersambung.....


Adudu duuuuu, bos sama asisten lagi di mabuk asmara kek nya ni. 😂😂😂***


__ADS_2