
Setelah melakukan sholat subuh, yura melanjutkan dengan memasak sarapan di dapur, karena tadi malam ken menginap di apertemannya.
Yura selalu memasak jika ken menginap, karena ken sangat jarang makan masakan rumahan semenjak tinggal di ibu kota. Ken lebih sering makan makanan cepat saji.
*Ra, kau masak nasi goreng seefood kesukaanku lagi* tanya ken yang ternyata juga sudah bangun dan melangkah ke dapur karena haus.
*Tentu saja. Karena aku tau kakak ku yang syantik ini sudah sangat rindu dengan masakan ku* yura melirik ken sebentar lalu fokus mengaduk nasi goreng diwajan.
*Kamu sih, keseringan tidur di rumah sakit, jadinya kan aku susah mau numpang makan gratis dengan rasa yang wow lezatos*
*Iya kak, pasien ku akhir akhir ini sangat banyak, jadi mengharuskan ku untuk lembur, dan tidur di rumah sakit* yura sedikit lesuh mengingat hari ini adalah hari keputusan kepala dokter di rumah sakit, tentang izin menjadi dokter pribadi refan.
*Kok jadi lesuh gitu, gak apa. Kan bantu orang itu sesuatu hal yang mulia, nanti masuk surga loh hadiah nya* hibur kenny.
*Haha, gak kok kak. Ayo cepat cuci muka dan gosok gigi, Bauk nces, Trus serapan.* yura mencium aroma tubuh kenny sekilas lalu membawa 2 piring nasi goreng ke meja makan sambil tertawa.
*Yeee aku udah gosok gigi ya* ken tak terima dengan perkataan yura, lalu membukan kulkas untuk mengambil susu.
Saat sedang sarapan, Yura mencerita pada kenny tentang permintaan refan dan maisha untuk menjadikannya dokter pribadi refan.
*Kak, aku di minta menjadi dokter pribadi tuan refan* tutur yura.
*Apa, trus kamu terima tawarannya* tanya ken berhenti menyuap nasi ke mulutnya karena kaget.
*Iya, karena waktu malam kejadian kak refan kecelakaan aku bermimpi kalau ada seorang pria yang akan di bawa dua pria berjubah putih, pria yang di bawa itu memohon pada ku untuk mencegah dua orang berjuabah itu membawanya pergi. dan aku memohon serta berjanji pada dua pria berjubah itu kalau aku akan merawat pria yang akan mereka bawa sampai pria itu pulih kembali* jelas yura tentang mimpi nya.
__ADS_1
*Berarti kau dan refan di takdirkan untuk bersama* ucap kenny sambil mengunyah.
*Maksud kakak* yura tidak paham.
*Ya, maksud ku kau adalah penolong nya refan, dan kau sudah menjadi bagian dari hidupnya.*
*Haha, mana ada hal seperti itu kak, itu hanya di dunia dongeng saja*
*Aku serius ra, trus ada kejadian aneh lain nya tidak selama kau merawat tuan muda itu* tanya kenny yang merasa ada sesuatu antara yura dan refan.
*Ya, aku ingat saat kak refan koma dan kritis, dokter hendri dan dokter joni sudah beberapa kali memompa jantungnya dengan alat pemacu detak jantung, tapi pas aku datang dan berniat merasakan aliran nadi di pergelangan tangan tuan refan, tak lama kemudian,detak jantungnya kembali normal* yura memberitahu keanehan yang juga ia rasakan kepada kenny.
*Fix, itu sudah pasti takdir dari tuhan ra, sudah kamu penuhi saja janji mu, walaupun janji itu kau ucapkan hanya dalam mimpi* tutur kenny meyakinkan yura.
*Tapi aku takut akan banyak dokter wanita lainnya yang akan membenciku kak. Karena yang aku dengar dari asisten ku, hampri seluru dokter wanita dan suster di rumah sakit menyukai tuan refan* jelas yura apa adanya.
*Kau dengarkan aku, Sekuat apapun badai yang akan menerpa mu nanti, kau tak perlu takut, berdiri tegap dan hadapi dengan berani. Ingat, yang meminta mu bukan orang lain tapi tuan refan dan dr. Maisha sendiri*
*Jadi, tetap semangat. Dan abaikan semua kicauan yang tak bermutuh itu, fokus pada tujuan mu saja, yaitu merawat pasienmu*
*Dan satu lagi, kau akan cepat kaya jika menjadi dokter pribadi pemilik rumah sakit ternama di tambah pemilik perusahaan no 2 di asia ini* Lagi lagi ken menguatkan tapi sempat juga bercanda.
*Makasih kak. Kakak selalu saja bisa membuat aku bahagia, akan ku ingat semua nasehat kak* ucap yura ceria dan semangat kembali.
**
__ADS_1
*Dokter, apa anda yakin akan menjadikan yura dokter yang baru bekerja di rumah sakit ini, bahkan dia belum genap 2 bulan bekerja di rumah sakit ini* tanya kepala dokter dan sekaligus orang kepercayaan maisha.
*Ya saya dan refan sangat yakin, untuk menjadikan dokter pribadi untuk refan, saya lihat dari cara dia melayani pasien, selain refan dia sangat telaten dan juga dia sangat bertanggung jawab atas pekerjaannya. Dan satu lagi, sebenarnya saya sudah kenal lama dengan dia walaupun hanya secara online* tegas maisha. feri mengagguk mengerti.
*Baiklah dokter, saya akan menanda tangani surat persetujuan ini, semoga dengan adanya yura yang merawat tuan muda, semangat tuan muda untuk pulih kembali akan bertambah* Feri lansung membubuhkan tanda tangannya di surat persetujuan melepas yura sebagai dokter pribadi.
Jam 2 siang, yura di panggil menghadap Feri pemimpin di rumah sakit maisha mesical. Dalam ruangan refi memberikan banyak ultimun pada yura, dan menjelaskan beberapa hal tentang pekerjaannya nanti sebagai dokter pribadi refan.
Setelah yura mengerti dengan apa yang di sampaikan feri padanya, yura di minta untuk menanda tangani surat perjanjian kerja sebagai dokter pribadi.
Yura keluar dari ruangan feri, Namun seorang dokter wanita yang termasuk senior di rumah sakit maisha medical menyenggol bahu yura sehingga yura hampir saja tumbang, beruntung ada suster yang sedang lewat yang menahan tubuh yura.
Dokter wanita itu masuk ke runagan feri dengan gaya arogan. Yura dan suster hanya melihat saja kepergian dokter wanita itu.
*Dia dr.Meca anak dr. Feri dok, dia baru saja kembali dari LA untuk menyeselaikan S2 nya.* suster itu memberitahu yura siapa wanita yang tadi menyenggolnya.
*Ooh, pantas dia pakai seragam dokter juga, tapi saya tidak pernah melihatnya. Ternyata dia baru kembali* ucap yura masih melihat daun pintu ruangan dr.feri.
*Dr.hati hati saja sama dia, mulutnya sangat berbisa, dan otaknya licik, banyak dokter dan suater disini yang sering dia tindas olehnya. Saya permisi dok* suster itu mengingatkan yura. Yura mengangguk dan mengucapkan terimakasih sebelum suster itu pergi.
Setelah kepergian suster itu, yura kembali ke ruangannya untuk beristirahat sebentar, karena setelah itu akan melakukan operasi lagi.
Karena kontrak jadi dokter pribadinya, berlaku ketiks refan sudah di izinkan pulang. Kadi untuk sementara itu yura masih tetap harus bekerja melayaninpasien di rumah sakit.
Bersambung....
__ADS_1
Bibit bibit Pelakor mulai tumbuh niðŸ¤ðŸ˜‚