
Semua persiapan dan perlengkapan yang di butuhkan telah siap, Hari ini yura akan terbag ke Negara yang seumur hidupnya belum pernah ia injak.
*Yu, nanti kabari aku ya kalau udah sampai sana.* pinta jesmin.
*Iya jes, pasti akan ku kabari kamu. makasih ya udah bantu dan ada terus buat aku selama ini* ucap yura.
*Sama sama, kita kan saudara* sahut jesmin sambil memeluk yura.
Setelah berpelukan dengan jesmin, yura menyalami bunda dan ayah jesmin yang ikut mengantar nya ke bandara.
*Bunda, terima kasih sudah menganggap yura seperti anak sendiri, maafkan yura udah nyusahin bunda dan juga paman selama ini* ucap yura menggenggam tangan bunda jesmin.
*Kamu gak pernah ada salah sama bunda nak. jaga diri dan jaga kesehatan di negeri orang ya. kalau ada apa apa kabari kami di sini* pesan bunda sambil memeluk yura.
*Pasti bun, pasti. yura sayang bunda* sambut yura.
*Yura, sepertinya waktubkeberangkatan mu sudah mepet nak, kamu hati hati ya, semoga selamat sampai tujuan nanti. kami menyayangi mu nak* ucap ayah jesmin tulus dan mengusap kepala yura dengan sayang.
__ADS_1
*Iya Paman, Terimak kasih, yura juga sayang kalian semua. kalau gitu yura pamait ya.*
*Iya* ucap mereka bertiga bersamaan.
*Dada semua, sampai jumpa lagi* ucap yura melambaikan tangan ke tiga orang yang telah mengantarnya ke bandara.
**
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 17 jam, akhirnya yura sampai di bandar udara London city, dengan selamat.
Di sepanjang perjalanan menuju asrama, yura terkesima dengan pandangan yang ada di sisi kiri kanan jalanan kota.
*Ya tuhan, selama hidupku, tak pernah aku bermimpi untuk sampai ke sini, dan sekarang aku terasa berada di alam mimpi telah sampai di sini. Terima kasih ayah, kau telah banyak meninggalkan ilmu bermanfaat untuk ku, walaupun semua itu aku pelajari secara tak lansung pada mu* batin yura sambil bibir tersenyum manis.
45 Menit, Yura telah sampai ke asrama kampus. Dan kesan pertama yang yura lihat dari bangunan asrama dan sekeliling nya adalah perasaan takjub. Karena bangunan sangat indah dan taman yang di penuhi tumbuhan hijau. Bisa di bilang seperti kos kosan elit.
Setelah masuk ke dalam gedung, yura di sambut dengan seorang pegawai seperti resepsionis di tempat itu.
__ADS_1
Karena yura pasih dalam bahasa mereka, yura tak terkejut lagi saat wanita berseragam itu menanyakan apa keperluan yura datang ke sana.
Dengan berbekal kan undangan yhang telah di berikan oleh pihak sekolahnya dulu, dan kecekatan dalam berbahasa yura dengan mudah masuk ke dalam. Bahkan yura di layani dengan sangat baik, bagaikan seorang tamu istimewa.
Saat sudah di depan pintu kamar nya, yura membuka pintu tersebut, dengan memakai kata sandi yang yang telah di berikan oleh sang pegawai sebelumnya.
*OMG, Baru pertama kali aku tau ada asrama kek gini, pintunya aja pakai kode gini. apakah di dalam nya bakalan seperti aperteman yang aku lihatbdi majalah ya.* Gumam yura saat pegawai itu tah pergi dan meninggalkan yura seorang diri.
*Ah, jangan berefektasi terlalu tinggi dulu, mana ada asrama kayak aperteman. mimpi kamu terlalu tinggi yura* Sambungnya lagi.
Setelah menakan kode dari pegawai resepsionis, yura begitu tak percaya dengan apa yang ia lihat di dalam kamar asrama nya, sampai mulut dan mutanya terbuka lebar.
OMG.....
***Bersambung....
Selamat pagi semua. Selamat weekand ya..🙂🙂***
__ADS_1