Dokterku Pujaan Hatiku

Dokterku Pujaan Hatiku
Pertemuan


__ADS_3

Saat di perjalanan pulang, exas di paksa menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


*Exas, tolong kau berikan makanan ini pada wanita tua itu, dan masukkan ini ke dalam nya* perinta refan.


*Baik bos.* exas mengambil makanan itu dan memasukkan beberapa lembar uang ke dalam paperbag. dan memberikan makanan itu pada sang wanita yang bosnya maksud.


Refan dapat melihat jelas, wanita tua itu tersenyum bahagia saat exas memberikan makanan padanya. dan melihat itu refan pun ikut tersenyum.


Saat exas kembali melajukan mobilnya, refan bertanya pada exas.


*Ex, makanan apa tadi yang kau beli untuk ku,*


*Nasi, seefood saos tiram bos* jawabnya.


*Di pisahkan seefood sama nasinya* tanya refan lagi.


*Pasnya bos, nasi nya pun masih hangat. karena aku memesan dari lestoran mami anda* Jawab exas jujur.


Restoran ibu refan selalu memberikan pelayanan dan kenayamanan setiap pelanggan mereka. dan jika makanan di pesan dan teke away maka akan di berikan cap tahan panas, sehingga makanan akan tetap hangat hingga 5 jam lamanya.


*Bagus ex, kau akan mendapat hadiah nanti dari ku* ucap refan.


*Apa itu bos, mobil baru kah* canda exas yang begitu akrab dengan bosnya.


*Hahah, mobil mu baru aku ganti 8 bulan yang lalu ex, masa mau mobil lagi. aku saja gak pernah ganti mobil dari 3 tahun lalu* refan mengingat terakhir kali mobilnya di ganti.


*Salah mu sendiri bos, duit banyak tapi di anggurin* sahut exas lalu mendapat jitakan di kepala belakang nya.


*Aaww, sakit bos* protesnya.

__ADS_1


*Makannya jangan asal bicara sama bos* ucap refan.


Tak lama selesai berdebat, ibu refan menelpon, lebih tepatnya vidio call.


*Hello mam*


*Refan, kau sedang di mana*


*Aku di jalan mau pulang mam, ada apa*


*Mami nitip bahan untuk membuat roti ya* pinta mami sambil tersenyum merayu.


*Mmm, dimana belinya* refan bertanya seperti orang bodoh.


*Di supermarket ada kok,* jawba mami.


*Baik la mam, kirim segera list nya*


panggilan terputis, dan 2 menit kemudian mami mengirim list belanjaannya.


*Buset, ini nitip apa mau meras sih mami, banyak amat* ucap refan saat melihat titipan maminya.


*Hahaha merampok kali bos. udah lah gak boleh nolak permintaan orang tua. nanti kualat* sahut exas di sambil melihat dari spion depan.


*Hhmmm. ke supermarket sekarang* perinta refan.


**


*kak, supermarket jauh gak dari asrama ini* tanya yura pada kenny saat mereka bari saja sampai di halaman asrama.

__ADS_1


*Mmm gak juga, kau mau belanja* tanya ken. yura mengangguk.


*Ayo aku temani, sekalian aku juga mau sesuatu* ajak kenny. dna yura pun mengangguk dan mengikuti langkah kaki kenny.


Tak sampai 10 menit berjalan kaki, sampai lah mereka di supermarket.


Mereka mulai mencari barang yang mereka inginkan.


Saat yura ingin mengambil jus, tangannya tak sampai, karena rak jus yang ia inginkan terdapat di bagian paling atas.


Dan hendak mencari petugas seorang pria mengambilkan dan memberikan jus yang di inginkan yura.


*Ini, kau mau ambil ini kan tadi* ucap pria tersebut sambil menyodorkan botol jus.


*Ah, iya. terima kasih kak* ucap yura tulus.


*Ya ampun, begitu sempurnah wanita ini* batin pria tersebut.


*Sama sama. kenalkan aku refan colas*


*Yura chi blasme, panggil yura* yura menerima jabat tangan refan. mereka saling terpana satu sama lain.


*Yura, kau sudah selesai,* Kenny datang menyadarkan lamunan yura dna refan.


*Ya kak, aku udah selesai,* triak yura, karena ken sedikit jauh dari mereka.


*Kak refan, yura duluan ya. Sekali lagi terima kasih* ucap nya lalu pergi meninggalkan refan yang masih terpaku dengan keindahan makhluk tuhan yang baru saja ia lihat.


*Aku harap suatu saat kita akan bertemu lagi nona.* gumam refan dan kembali mencari barang pesanan mami nya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2