
3.5 Tahun berlalu begitu cepat. tanpa terasa yura akan menyelesaikan studynya. dan selama kenny pindah ke tempat tinggal barunya, yura lebih sering menyibukkan diri dengan bisnis online shop yang menjadi sumber penghasilan selama di london.
Ketika sedang duduk sendiri di depan jendela kaca kamar nya, yura mengingat perkataan jesmin yang tempo hari mengirim email padanya.
*Yu, bulan depan aku dan kedua orang tua ku akan liburan ke london.* isi pesan jesmin.
Yura tak membalas pesan dri jesmin. dia ingin membuat jesmin berpikir kalau dirinya tak suka kalau jesmin datang ke london. tapi yura sudah menelpon bunda jesmin, memberitahu bahwa dia akan menunggu kedatangan mereka di bandara nantinya.
*Jesmin, bunda, paman. aku sangat merindukan kalian, semoga selama liburan nanti kita bisa keliling london bersama* gumam yura sambil tersenyum.
**
*Jes, kenapa muka mu di tekuk begitu nak* tanya bunda yang melihat jesmin yang bolak balik melihat hp nya.
*Bun, apa yura sudah lupa ya dengan kita. sudah 4 hari aku kirim email tapi tidka ada balasan dari nya* jesmin terlihat sedih.
*mungkin saja dia sedang sibuk belajar nak, atau mungkin juga dia sibuk dengan bisnis online nya. bukannya dia bilang selama disana dia membukan usaha online shop tanpa harus stok barang* bunda mencoba menghibur jesmin. dan sengaja tak memberitahu kalau yura permah menelponnya 4 hari yang lalu.
__ADS_1
*Mm, bisa jadi bun. karena tadi pagi aku liat dia sedang live di sosmed, mempreomosikan barang jualannya* ingat jesmin.
*Tu kan kamu tau dia sedang sibuk, malah mikir yang tidak tidak tentang yura.*
*Iya bun. maaf. Abis jea rindu sama dia bun* jesmin memeluk sang bunda.
*Iya bunda juga rindu sama tu anak. tapi kan sebentar lagi kita akan ke london, kata ayah mu keberangkatan kita di percepat tiga hari lagi*
*Ha, yang benar bun* jesmin kaget dan melepas pelukan dari ibunya.
*Iya sayang, tender besar yang di kerjakan ayah mu selesai lebih cepat dari perkiraan. makannya bisa segera ngajak kita ke london.* jelas bunda. Jesmin kembali memeluk bundanya dengan perasaan bahagia.
Awalnya jesmin dan kedua orang tuanya tidak mengenal wanita yang melambaikan tangan ke mereka. tapi yura segera berlari menghampiri jesmin.
*Aaaa, jesmin. aku rindu pada mu.* ucap yura sambil memeluknerat jesmin yang maaih bingung.
*Maaf, kamu siapa ya* tanya jesmin. yura melepas pelukan nya.
__ADS_1
*Bunda, apa anak mu ini sedang amesia* tanya yura pada bunda, dan bunda memeluk yura dengan penuh sayang.
*Mungkin saja nak* ucap bumda sambil tertawa.
*Paman, aku juga rindu sama paman* yura pun memeluk ayah jesmin.
Namun jesmin malah melerai pelukan ayahnya dan yura.
*Hey, kamu jangan sok kenal ya.* ucap nya dengan wajah memerah ingin marah.
*Jes, ini aku Yura che blasme. kiahat baik baik* yura menunjuk mukanya sendiri.
Jesmin memperhatikan wajah yura dengan telitih.
*Yura, kau yura. sriusan ini yura* icap jesmin tak percaya.
*Iya ini aku yura jes* Akhirnya mereka berpelukan melepas rindu. Ayah dan bunda jesmin geleng geleng kepala melihat dua gadis ini.
__ADS_1
*Kenapa kau jahat sekali *
Bersambung...