Dokterku Pujaan Hatiku

Dokterku Pujaan Hatiku
Mulai Belajar


__ADS_3

Tanpa di sadari, hari menunjukkan pukaul 7.15 pagi. Yura terbangun karena ketukan pintu dan teriakan seseorang dari luar kamar nya.


*Yura, yuraaaa, bangun. kau tidak pingsan kan di dalam* triak nya.


Dengan mata masih sedikit terpejam yura bangun dan mencoba berjalan ke arah pintu, lalu membuka nya.


*Astaga ni orang ya, belum juga sehari di sini sudah mau bikin masalah, cepat sana mandi dan segera siap siap* omel wanita itu.


*Ya kk* yura berbalik badan dan bukan nya mandi malah duduk di sofa ingin melanjutkan tidurnya.


*Hey, nona. kalau kau tidak mau menjadi dokter sukses, maka pulang lah ke negara mu sekarang juga* omel ken lagi sambil memukul pelan bahu yura yang batu saja bersandar di sofa.


Yura tersentak saat kalimat kenny barusan dan lansung berlari ke kamar mandi.


*Dasar gadis labil* gumam ken sambil tersenyum. dan keluar dari kamr yura.


Satu jam kemudian. ken kembali menggedor pintu kamar yura, dan yura yang sudah tau itu ken, dengan santai membuka pintu kmar nya.


*Aku sudah siap nona kenny* ucap nya sambil menampakkan gigi putih nan tersusun rapi.


*Bagus, sekarang ikut aku. dan kunci baik baik pintu mu.* icap kenny sambil melangkah kedepan.

__ADS_1


Kenny dan yura melewati sebuah jembatan kecil untuk mencapai kampus mereka.


Sesampai di depan sebuah ruangan, ken menyuru yura masuk seorang diri dan ia pun pergi ke kelasnya.


Ternyata itu adalah kelas yang nanti nya akan yura ikuti selama menimba ilmu kedokterannya.


Tak bagegitu banyak mahasiswa di dalam sana, hanya sekitaran 50 orang saja, tentu nya dari berbagai belahan dunia.


Karena yura termasuk gadis yang cerdas, ramah, dan mudah bergaul. makan tak sulit baginya untuk menyesuaikan diri dengan teman kelas lainnya.


Sampai kelas hari ini berakhir, yura masih sibuk dengan dunia baru nya, yaitu berbincang dengan teman sekelasnya.


*Hey nona, kita jalan yuk* ajak seorang pemuda yang termasuk salah satu pengagum kenny.


*Maaf antonio, aku sedang sibuk. kau ajak saja teman wanita kita yang lain ya* tolak ken sambil tersenyum singkat.


Teman teman satu gang antonio menahan tawa mereka saat melihat antonio lagi lagi di tolak oleh kenny, wanita cerdas, ramah, baik, sederhana dan juga cantik.


**


Di sebuah perusahaan, pria tampan bernama refan sedang sibuk dengan berkas berkas yang menumouk di mejanya.

__ADS_1


*Bos, sudah waktunya jam pulang.* exas sang asisten mengingatkan nya.


*Aah, baiklah ex. kalau begitu besok saja aku lanjutkan ini semua. lagi pula perut ku sudah sangat keroncongan rasanya* ucap refan berdiri dan kembali memasang jas serta meraih tas tangannya.


*Bukannya tadi saya sudah mengantarkan makanan anda bos* tanya exas.


*Iya, tapi aku lupa memakannya. itu masih utuh* refan melirik ke meja sofa.


*Mmmm, baiklah bos. silahkan* exas sudah biasa melihat dan mendengar jika bos nya ini menyia nyaikan makanan dan lebih memelih bekerja seharian.


Namun baru saja hendak keluar ruangannya, refan meminta exas membawa makanan nya keluar. dengan patuh tapi penuh tanda tanya di kepalanya exas mengambil dan menenteng paperbag makanan tersebut.


Saat di perjalanan pulang, exas di paksa menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


*Exas, tolong kau berikan makanan ini pada wanita tua itu, dan masukkan ini ke dalam nya* perinta refan.


*Baik bos.* exas mengambil makanan itu dan memasukkan beberapa lembar uang ke dalam paperbag. dan memberikan makanan itu pada sang wanita yang bosnya maksud.


Refan dapat melihat jelas, wanita tua itu tersenyum bahagia saat exas memberikan makanan padanya. dan melihat itu refan pun ikut tersenyum.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2