
Hari berganti, kini sudah 4 bulan yura menjadi nyonya refan colas. Hari harinya di habiskan terus di rumah membantu ibu mertuanya maisha merawat seluruh tanaman yang ada di taman buatan di belakang rumah besar mereka.Namun sekali kali mereka mengecek setiap cabang rumah sakit kecantikan maisha.
*Sayang, kalau capek beristirahatlah dulu. Dari tadi mami perhatikan kamu pucat sekali* maisha menghampiri yura yang sedang mencabut rumput kecil dalam pot bunga mawar ungu.
*Iya mam, sebentar lagi. Ini tanggung kalau di tinggal* yura bicara tanpa melihat maisha.
*Sudah, biarkan saja nanti mami yang teruskan.sana kamu bersih bersih trus istirahat*
*Baiklah mam, aku ke masuk duluan ya. Mami juga jangan lama di luar cuaca sangat dingin hari ini* Yura mencuci tangan di kran air lalu masuk ke dalam rumah.
***
*Ex, kau sudah kuat untuk bekerja, trus istri mu siapa yang jagain* Refan melihat exas sudah stay di meja kerjanya.
*Aku menyewa seorang perawat untuk menjaga ken fan, bagaimana pun aku harus bekerja, kalau tidak bagaimana aku hatus menbiayai pengobatan istri ku nanti, kau tahu sendiri kalau keluarga ku bukan orang yang berada*
*Ex, kau benar benar suami yang baik. Tapi aku tidak mau kau harus meninggalkan ken sendiri di rumah saki, jika dia sadar nanti pasti dia mencari mu*
*Trus aku harus apa fan, sudah 2 bulan aku tidak bekerja, bahkan aku merasa kau sudah sangat baik pada ku memberikan izin selama itu*
*Sudahlah. Jagan bicara begitu. Sekarang kembalilah ke samping istri mu, temani dia. Apa kau lupa ken hanya punya kamu di dunia ini*
*Tapi fan*
*Sudahlah. Jangan membantah, Pergilah. Ini perintah bosmu, kau kau tak mau akan ku pecat kau sekarang juga* ancam refan.
Exas bangkit dari duduk nya, dengan kaki sedikit pincang dia menghamoiri refan dan memeluk bos sekaligus sahabat baiknya itu.
*Sekali lagi maksih banyak fan, aku janji akan tetap bekerja walaupun tak bisa tiap hari ke kantor* janji exas.
*Iya, aku tau. Sana pergilah. Minta antar supir kantor saja, jangan paksa dulu kaki mu itu untuk bekerja keras. Dan ini, aku sudah belikan ped baru untuk mu, nanti aku akan kirim email jika aku membutukan bantuan mu* refan memberikan sebuah paperbag berisi Iped baru untuk exas.
*Tidak usah fan, aku bisa pakai latop yang biasa saja*
*Ambil saja. Kalau pakai ini kau tidak akan kesulitan tempat menaruh nya, lagian semua file penting sudah ku salin ke dalam sini. Udah jangan banyak protes*
*Kau ini, selalu saja suka memaksa orang, benar kata yura kau itu tukang paksa*
*Biar saja. kan aku maksa kakian yang aku sayang* Ucap refan santai lalu duduk di sofa ruangan mereka. meja kerja exas dan meja kerja refan berada dalam sutu ruangan.
*Baiklah, aku pergi dulu fan. Nikmati hari mu. Dan itu jangan lupa tanda tangani berkar di meja mu, dan siang ini kau ada rapat dengan PT MELEA GRUP* exas mengingatkan.
*Dimana,* tanya refan.
*Semua jadwal mu sudah aku tulis di buku agenda. Baca sendiri* exas pergi meninggalakn refan yang mulai sibuk memeriksa apa yang ada dalam buku agenda.
__ADS_1
*rapat jam 1 siang dia restoran Seefood lee bersama PT MELEA GRUP* Refan membaca agendanya.
*Oke, sekalian saja nanti aku ajak yura makan siang disana. eh tunggu ini sudah jam 11, pasti dia sudah mulai menyiapkan bahan masakan ni* analog nya.
*Telpon saja dulu, biar pasti*
Tak lama nomkr yang refan hubungi menjawab dengan nada sangat membuat refan rindu ingin segera pulang.
*Sayang, Assallamualaikum*
*Waalaikum salam, kamu lagi apa honey*
*Ooh ini aku baru saja dari taman tadi bantuin mami cabutin rumlut di pot bunga*
*Oh, menantu baik* puni refan.
*Mulai deh alay nya*
*Hahaha, oh iya han, nanti kamu gak usah masak buat aku ya*
*Kenapa, kamu gak makan sia g di rumah hari ini, apa kamu bosan makan masakan aku*
*No, honey. Aku siang ini ada rapat dengaPT MELEA GRUP di lestoran seefood lee. kemungkinan akan makan siangnya disana saja nanti* refan segera menjelaskan agar yura tak salah paham.
*Oh gitu, oke. Nanti biar aku masak untuk kami berdua saja sama mami*
*Gak mau ah, kamu kan ada rapat, kenapa aku ikut. Lagian man aku ngerti dengan isi pekerjaan kamu sayang*
*Yang ajak kamu rapat siapa, aku hanya ajak kamu makan. Trus nanti setelah makan kamu shoping aja sambil nunggu aku selesai rapat*
*Shoping, sepertinya menarik, oke baiklah.*
*Ya udah nanti aku suru supir ka tor jemput kamu ya*
*Siaap bosku*
Setelah sambungan telpon terputus, refan memanggil salah satu staf terbaiknya untuk ikut nanti ke rapat, sebagai ganti exas.
Saat staf itu mengetuk pintu ruangannya, refan lansung memberikan file yang akan mereka bahas nanti pada staf tersebut untuk di pelajari terlwbih dahulu.
*Bagaimana, bisa* tanya refan pada stafnya setelah pria berusia 23 tahun itu membaca isi file yang refan berikan.
*Insya allah bos. Oh iya bos saya tadi di titipkan ini sama bendahara kantor* pria muda bernama Niko itu memberikan sebuah data pada refan.
*Apa ini* tanya refan.
__ADS_1
*Maaf bos, saya tidak tau apa isi nya. Tadi pas saya mau masuk ke sini, dia juga ingin masuk mengantar laporan ini, tapi karna bos memanggil saya jadi dia menitipkan ini pada saya. Takut kalau dia ikut masuk nanti ada hal penting yang bos bicarakan pada saya* jelas niko.
*Kamu ulangi baca file itu, biar lebih paham lagi ya*
*Baik bos, kalau gitu saya permisi dulu*
*Oke*
Setelah Niko keluar dari ruangannya refan mulai membuka berkas yang tadi di berikan niko padanya.
*Ya Allah, Alhamdulillah. Terima kasih banyak ya allah, ini semua berkat kerja keras exas yang selalu berusaha dalam kondisi apapun untuk memajukan perusahaan ini*
*Tia, keruangan saya sekarang* refan memanggil tia sang be dahara kantor melalui telpon mejanya.
Setelah tia datang ke ruangannya refan meminta tia menjelaskan semua isi laporan keuangan baik itu pemasukan maupun pengeluaran secara detail.
Dengan lancar Tia menjelaskan semuanya. Refan sangat bahagia saat ini. karena perusahaannya mampu menyaingi banyak perusahaan lainnya. Bahkan omset yang mereka peroleh dalam tiga bulan terakhir melonjak tinggi.
*Tia, apa gaji karyawan sudah di bagikan u tuk bulan ini*
*Belum pak, saya masih menunggu bapak menanda tangani surat persetuajuannya*
*Mana surat nya, biar saya tanda tangani sekarang juga.*
*Maaf pak, tadi pagi saya sudah menarunya di meja bapak*
Refan mengecek kembali map map tyang ada di meja nya, dan menemukan sebuah map biru.
*Yang ini*
*Ya pak yang itu*
Refan lansung menanda tangani surat persetuajuan oenyerahan gaji karyawannya.
Oke, ini segera transfer semua gaji karyawan ya, dan jangan lupa juga tambahkan 3% di setiap orangnya.*
*Benarkah itu pak* tia memastikan pendengarannya.
*Ya tentu saja benar,Agar kalian juga bisa merasakan kebahagiaan saya saat ini, dan lagi pula perusahaan ini maju kan karena adanya kalian yang selalu berusaha keras membantu saya untuk berkembang*
*Baik pak, terimakasih banyak. Kalau begitu saya permisi pak* tia bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruangan bos nya itu.
*Exas pasti sudah membaca isi file itu tadi. Oke akan ku marahi dia nanti*
*Tapi kenapa aku harus marah padanya, aah aku kasih dia bonus besar saja buat bulan ini. Lagi pula kan dia butuh biaya pengobatan ken yang masih koma*
__ADS_1
*Ken, cepatlah sadar, kesihan sahabatku itu* gumam refan seorang diri.
Bersambung...