Dokterku Pujaan Hatiku

Dokterku Pujaan Hatiku
Teman baru


__ADS_3

Setelah menakan kode yang beritahukan oleh pegawai resepsionis, yura begitu tak percaya dengan apa yang ia lihat di dalam kamar asrama nya, sampai mulut dan mutanya terbuka lebar.


*OMG, aku benar benar sedang bermimpi ya* ucap nya sedikit berteriak. Lalu mencubit pipi nya sendiri.


*Auu, sakit. ini nyata bukan mimpi. yura, yura. bersyukurlah kamu yu, kamu harus belajar dengan baik, biar jadi dokter yang bisa membanggakan orang tuamu. ya walaupun mereka sudah di surga bersama tuhan.* lanjutnya lagi sambil melangkah ke dalam kamarnya.


*Benar benar luar biasa, seperti aperteman elit* yura takjub melihat isi kamarnya.


*Tapi kok tempat tidurnya cuma satu ya, kan hatus nya bersusun gitu. minimal badsorong la* gumam yura saat melihat ke arah tempat tidur.


*Kamu pikir ini asrama seperti di asrama di tempat mu, ini negara maju sayang, tidak ada yang asramanya seperti yang kau bayangkan itu.* ucap seorang perempuan yang sudah berdiri di ambang pintu kamar yura.


Yura berbalik badan. *Siapa kamu* tanya nya.


*Kenalkan nama ku kenny wilson, panggil saja ken* ucap wanita itu memperkenalkan diri.


*Yura chi blasme, panggil saja yura* yura juga ikut memperkanalkan dirinya.


*Anda juga tinggal di asrama ini* tanya yura lagi.

__ADS_1


*Ya, aku sudah semester akhir. kau ambil jurusan apa nanti* tanya ken.


*Rencanaku ambil kedokteran kak* jujur yura. karena itu salah satu cita cita ayahnya dulu untuk yura.


*Bagus, aku juga mengambil kedokteran, lebih tepatnya dokter ahli beda* ucap ken.


*Aah, kalau aku mau ambil umum aja kak. biar bisa masuk kemana aja.* sahut yura lagi.


*Lebih baik ambil dokter ahli saja. karena bisa mempercepat untuk menjadi kaya* seloroh ken.


*Hahaha ada ada aja kak ken ini. masuk kak, kita ngobrol di dalam* ajak yura.


*Ah, baiklah kalau begitu. nanti kita ngobrol lagi boleh ya kak* tanya yura yang merasa kalau ken orang baik dan nyambung saat di ajak bicara.


*Ya, tentu. kamar ku di sebelah situ. datanglah jika kau butuh bantuan ku* ucap ken sambil menunjuk kamarnya.


*Baiklah kak*


*Bye,* kenny pergi meninggalkan yura.

__ADS_1


Kini yura telah selesai menyusun pakaiannya dan badannya pun sudah segar. tak lupa ia mengirim pesan pada jesmin bahwa ia telah sampai dengan selamat di asramanya. setelah mendapat balasan dari jesmin, yura akhirnya tertidur di kasur empuk nya yang baru.


**


Di bagian london lainnya. seorang wanita paru baya sedang asik mencium bunga bunga yang tumbuh indah di taman mininya.


*waaah, wangi sekali kamu. pokok nya nanti kamu harus berbunga lebat ya.biar lebih indah lagi* tutur nya seorang diri.


Lalu duduk di bangku besi yang berukir indah yang ada di taman bunga nya.


*Mmm, umur udah hamlir setegah abad, dan umah ini sepi sekali, andai saja refan sudah menikah dan punya anak banyak. pasti rumah ini akan sangat ramai*


*Umurku sudah hampir setengah abad lamanya. Aku takut nanti anak ku menikah tapi aku nya sudah meninggal duluan.*


*Apa aku suru dia menikah cepat ya, lagian kan dia udah 31 tahun, sudah dangat dewasa. Tapi apa anak itu punya pacar*


*Aaah. sudahlah nanti aku carikan saja jodoh untuk nya kalau belum ounya pacar* wanita yang tak lagi muda namun masih terlihat cantik itu berbicara dan tersenyum sendiri sambil membayangkan anaknya menikah.


***Bersambung.....

__ADS_1


#Hay semua, anggap saja di kisah ini memakai bahasa inggris dan london ya. karena mimin kagak bisa bahasa inggris dan london, tapi pengennya pakai kisahnya di london🤭***


__ADS_2