Dosa Cinta

Dosa Cinta
TRY OUT


__ADS_3

...Aku hanya menginginkan mu, sekarang ataupun nanti...


...Ziyan R.A....


...*************************************...


Kehidupan Ziyan dan Nasha pasca tragedi penculikan yang dilakukan Alex bisa dibilang sangat bahagia, rasanya seperti mimpi jika beberapa bulan lalu mereka berdua bisa selamat dari Alex dan akhirnya Ziyan juga bisa keluar dari lingkaran pembalasan dendam Alex dan obsesi Diandra padanya.


Setiap hubungan memang tidak selalu sempurna atau mulus-mulus saja, sesekali merekapun bertengkar khas orang pacaran pada umumnya tapi hal itu tidak pernah sedikitpun melunturkan perasaan yang mereka miliki satu sama lain, apalagi Ziyan yang selalu tidak tahan jika Nasha sedang marah padanya ia pasti akan berusaha mengambil hati gadis itu lagi dengan cara-cara yang manis.


Ya, saat ini sekolah sudah masuk semester dua dan kurang dari satu bulan lagi Ziyan akan menghadapi ujian nasional. Hari ini adalah try out terakhir yang diselenggarakan untuk kelas tiga, tidak seperti dua kali try out sebelumnya kali ini Ziyan mengerjakan try out nya dengan sangat serius, Ziyan bertekad kuat harus mendaparkan nilai sempurna agar Nasha mau mengabulkan apapun permintaan nya. ~


Ziyan ingat betul nilai try out pertamanya memang membuat yang melihatnya sakit mata, Nasha saja yang melihat nilai Ziyan dipampang di mading sekolah benar-benar malu dan kesal. Dari 110 siswa yang ada di kelas tiga SMU Bina Karya Ziyan ada di peringkat ke seratus satu, berbanding terbalik dengan Nasha yang kesal Ziyan malah santai-santai saja dengan nilainya yang tidak karuan itu.


"Kamu emang ga belajar dulu sebelumnya?" tanya Nasha


Saat ini mereka sedang duduk di halaman sekolah sambil memakan makanan ringan saat istirahat jam pertama.


"Belajar kok" jawab Ziyan bohong


"Terus kok nilainya jelek semua?"


"Aku gak sepinter kamu Sha"


"Aku jadi ngerasa bersalah loh sama mamah kamu" kata Nasha masih cemberut


"Lah? apa hubungannya?"


"Ya iyalah, gimana gak ngerasa bersalah. Sejak pacaran sama aku nilai-nilai kamu jadi jelek"


Ziyan tertawa mendengarnya "nilai aku emang dari dulu ga pernah bagus"


"Ya kalo gitu aku gak bisa bikin kamu jadi lebih baik kan?"


"Jangan ngomong gitu dong!"


"Kalo nilai kamu kaya gini terus nanti gak lulus gimana?"

__ADS_1


"Aku sih gak apa-apa, seneng tau bisa lulus bareng sama kamu taun depan" Ziyan menunjukan giginya yang rapi memasang wajah jahil


"Aku gak mau ya punya pacar yang tinggal kelas"


"Aku juga gak mau ninggalin kamu disini sendirian, nanti banyak cowok yang deketin kamu kalo aku gak ada"


"Emang kamu gak percaya sama aku?"


"Aku bukan gak percaya sama kamu, aku gak percaya sama cowok-cowok itu"


"Lagian kamu juga kan bisa kesekolah kapan aja, kamu masih kuliah di Jakarta kan bukan diluar negeri?"


"Tetep aja kita bakalan jarang ketemu"


"Pokoknya aku gak mau tau try out kedua sama ketiga kamu nilainya harus bagus"


"Emang kamu mau ngasih aku apa kalau nilai aku bagus"


"Apa aja, boleh"


"Beneran ya, kamu bakal kabulin apapun permintaan aku"


"Yaaa kalo masuk akal sih aku kabulin"


Wajah Ziyan sangat puas mendengar kata-kata Nasha.


Berselang satu bulan setelah pembicaraan itu nilai try out kedua Ziyan sudah keluar dan benar saja tidak ada usaha yang menghianati hasil, demi nilai try out yang meningkat Ziyan akhirnya meminta pak Tama untuk mendaftarkannya ke tempat Nasha bimbingan belajar, ia juga jadi lebih serius belajar dikelas dan hanya dengan sedikit usaha itu nilai Ziyan benar-benar berubah total.


"Anjim, lo pake jurus apa nyet? Lo masuk 20 besar" seru Arvi yang tidak percaya saat melihat nilai try out kedua yang dipampang di mading sekolah. Ken masih menganga tidak percaya, Ziyan terlihat sangat puas dengan hasil try out nya, pria itu memfoto pengumuman nilai yang menempel di mading itu dengan handphone dan buru-buru mencari Nasha untuk memperlihatkannya.


Nasha, Mia dan Caca saat itu sedang berada di kantin sekolah, sedang asyik mengobrol ngalor-ngidul dan menertawakan tingkah Caca yang memang lucu.


BRAK, Ziyan tiba-tiba meletakan handphone nya tepat dihadapan Nasha. Gadis itu melihat layar handphone yang didalamnya terlihat foto deretan nilai siswa-siswi SMU Bina Karya, saat melihat nama Ziyan ada di peringkat 20 Nasha langsung bangun dari duduknya sambil sumberingah. Tapi sejurus kemudian Nasha langsung duduk kembali karena ingat apa yang harus ia lakukan jika nilai try out Ziyan bagus.


"Jangan lupa sama janji kamu ya sayang" seru Ziyan jahil


"Aku kan bilangnya kalau try out kedua sama ketiga bagus, try out ketiga kan belum tau nilainya berapa" Nasha beralasan

__ADS_1


"Kamu gak akan ingkar janji kan?"


"Emang aku pernah ingkar janji sama kamu? emang kamu pengen apa sih? biar aku nyiapin mental nih dari sekarang"


"Aku mau ngelamar kamu abis kelulusan" seru Ziyan langsung pada intinya


Caca yang sedang minum langsung tersedak mendengarnya sementara Mia hanya bisa menganga.


Nasha langsung tertawa awkward sambil satu persatu membalas tatapan tidak percaya dari sahabat-sahabatnya


"Kalian jangan anggap serius dong" seru Nasha tidak enak


"Aku serius Shaaa" Ziyan memotong sambil memasang wajah kesal


"Aku ngobrol berdua dulu ya" Nasha langsung menarik lengan Ziyan menjauh


Caca dan Mia menatap kepergian mereka dengan curiga.


"Kamu ngomong apasih Zi, malu tau"


"Aku serius Adinda Nasha Rahayu"


Nasha tidak percaya mendengarnya


"Ziyan, kamu sekarang masih 18 taun, mungkin suatu saat kamu bakal bosen dan gak mau sama aku lagi, diluar sana banyak banget gadis yang lebih dari aku"


"Sha, setelah semua yang kita lewatin kamu masih ga tau sebesar apa perasaan aku sama kamu"


"Bukan gitu Zii"


"Aku cuma mau sama kamu Sha, sekarang ataupun nanti"


Nasha melihat keseriuasan dimata pria itu, tiba-tiba saja ada perasaan takut melihat Ziyan yang begitu mencintainya, Nasha juga sangat menyayangi pria itu, Ziyan adalah pria pertama yang membuat hidupnya dan hatinya tidak lagi sama, tapi ia masih 18 tahun. Disisi lain Nasha juga senang, jantungnya berdegup sangat kencang, mungkin ini rasanya dilamar seorang pria, pria yang memang sangat ia cintai ~


Ziyan bertekad di try out ketiga kali ini nilainya akan semakin tinggi sehingga Nasha bisa percaya dengan keseriusannya.


❣️

__ADS_1


__ADS_2