
Part 2
(Note : Italian \= Berbicara bahasa Jerman)
Merasa kesal, rasa kantuk pun menjadi hilang. Eliz menurunkan selimut yang menutupi hampir seluruh tubuhnya untuk melihat apa yang begitu mengganggu tidurnya. Tapi ekspresinya berubah kaget. Dia menemukan seseorang tidur begitu dekat sambil memeluknya seperti bantal guling. Dan orang itu adalah seorang..
... COWOK TAMPAN!!
Melihat dengan jelas siapa pria itu membuat Eliz kembali kesal. Hilang sudah rasa kaget karena terbangun melihat wajah pria itu dari jarak sangat dekat. Karena kesal dengan tindihan dari tangan dan kaki pria itu, Eliz dengan sekuat tenaga menendangnya menjauh hingga terjatuh dari kasur.
"ARGH.. AW.. AW.. AWW.. " rintih pria itu kesakitan. "Schwester (Kakak), apa yang kau lakukan?! Kenapa kau menendangku?" Tanya pria itu kesal.
"Siapa yang mengizinkanmu tidur di sini? Kamu kan punya kamar sendiri! Dan lagi, aku bukan bantal guling. Jangan menindihku dengan tangan dan kaki beratmu itu!" Omel Eliz yang juga tak kalah kesal. Dia ingin tidur lebih lama tapi malah terganggu oleh pria itu.
"Maaf, aku tidak tahu Schwester pulang kemarin. Member grupku dan beberapa teman datang untuk menginap. Jadi tidak ada tempat tidur lain yang tersisa. Sofa, kamarku dan kamar tamu sudah penuh," jelas pria itu.
"Baiklah. Permintaan maafmu aku terima. Tapi hanya kali ini saja. Lain kali, biarkan temanmu yang memiliki kebiasaan tidur baik saja yang kau masukkan ke kamarku. Aku tidak mau tidur denganmu," respon Eliz.
"Schwester!!" Bentak pria itu. Bagaimana bisa gadis ini berbicara santai tentang tidur seranjang dengan pria asing? Tapi sayangnya pria itu tau bahwa sang gadis serius mengatakannya.
"Sudahlah. Aku mau olahraga dulu. Karenamu aku jadi tidak bisa tidur lagi," Keluh Eliz. Dia pergi ke kamar mandi untuk menyikat giginya dan mencuci muka. Setelahnya, Eliz mengganti pakaian dengan celana training kendor sepaha dan sport bra. Lalu berjalan ke gantungan yang ada di belakang pintu, mengambil jaket olahraga dan memakainya.
Begitu selesai, Eliz mengambil earphone dan ponsel lalu keluar dari kamar.
"Aku pergi dulu ya!" Pamit Eliz.
"Ya," jawab cowok yang tadi tidur bersamanya. Dia sedang sibuk di dapur membuat sarapan untuk teman-temannya yang menginap semalam.
"Siapa tadi? Sepertinya aku mendengar suara wanita," tanya seseorang yang baru saja datang. Pria itu adalah Ben!! Pria yang baru saja berkenalan dengan Eliz kemarin.
__ADS_1
"Hmm.. memang wanita. Rommate sekaligus wanita yang paling aku cintai setelah ibuku," jawab pria itu yang entah kenapa tidak mau menjawab dengan jelas hubungan mereka.
"Owh.. Charl, kau sudah besar rupanya!" Seru Ben pada pria yang 7 tahun lebih muda darinya itu. Waktu berjalan begitu cepat. Tanpa terasa 6 tahun sudah berlalu begitu saja. Anak SMP yang dulunya dia temui ini kini sudah dewasa.
"Memangnya aku anak kecil? Aku sudah berumur 18 tahun tau! Aku juga sudah punya SIM," seru Charles tak senang karena masih di anggap seperti anak kecil.
"Baiklah, baiklah. Charles kita sudah besar. Kamu sedang membuat sarapan kan? Aku juga akan membantu," kata Ben mengalihkan pembicaraan dan mulai membantu Charles mencuci beberapa sayuran.
1 jam kemudian
Ruang makan sudah penuh dengan teman-teman Charles yang juga merupakan member satu grupnya, AS. Terdapat 5 orang dalam grup AS, yaitu Josh (Learder, Kanada, 22), MIN (Rapper, Korea, 20), Haruto(Multitalent, Jepang, 19), Charles (Main Dance - Visual, Jerman, 18), dan Xuhan(Main Vocal, China, 18). Mereka kini sudah menjadi salah satu idol terkenal setelah sukses debut 3 tahun lalu.
Sedangkan 2 orang lainnya yang ikut menginap adalah Ben (Aktor, 26) dan Jinhyuk (Model, 24). AS, Ben, dan Jinhyuk merupakan teman hangout yang cukup dikenal fans. Mereka dekat karena dulunya Ben dan Jinhyuk juga merupakan trainee di YJ sebelum berhenti dan fokus dengan karir mereka saat ini. Dan sekarang ketujuh pria keren itu sedang sarapan dengan sangat berantakan. Dari yang terlalu hiperaktif (Haruto), jahil (Xuhan), fokus dengan ponsel (Charles), sambil nonton tv (Ben dan Josh), makan dengan tenang (Jinhyuk), dan yang makan terlalu lahap (MIN).
Bip..bip..bip..bip..bip..bip..BIP!... Ceklek!
Mendengar suara kode pintu dimasukkan dan pintu terbuka, membuat ruangan tiba-tiba hening dan pandangan beralih fokus ke arah pintu masuk. Eliz masuk dengan santai lalu membuka jaket olahraganya dan menunjukkan tubuh seksinya pada semua orang di dalam ruangan itu. Dia meletakkan jaketnya di single sofa dan melihat ada orang lain yang sedang duduk di sofa panjang sambil makan dan menonton tv. Orang itu salah satunya adalah Ben.
"Eliz.." Ben juga ikut bergumam kaget menyebutkan nama Eliz.
"Kalian semua disini? Lama tidak bertemu AS!" sapa Eliz pada member AS yang selalu secara eksklusif menyanyikan lagu buatannya sejak debut.
"Eliz, kapan datang??" Tanya Haruto heboh yang lalu berlari menghampiri Eliz dan memberinya pelukan kuat.
"Hahaha," Eliz tertawa senang dengan antusiasme Haruto melihatnya.
"Hei, lepaskan pelukanmu dari gadisku!" Seru Charles kesal dan seperti biasanya menyatakan kepemilikannya atas Eliz. Dia selalu posesif terhadap Eliz seperti semua anggota keluarga Eliz lainnya.
Setelah Haruto melepaskan pelukannya, Eliz baru menjawab, "Aku baru kembali kemarin."
__ADS_1
"Charles tidak mengatakan apa-apa. Kalau tahu kapan kamu datang, kami pasti akan menjemput di bandara," kata Josh yang langsung disetujui member AS lainnya. Dan Charles terlihat agak kesal karena nyatanya dia juga tidak tahu kedatangan Eliz.
"Charles tidak tahu aku datang. Cuma Yoojin yang tahu dan menjemputku lalu kami langsung ke perusahaan," jelas Eliz.
"Btw, aku melihat 2 wajah baru disini. Untuk Ben, kita sudah berkenalan. Dan siapa pria tampan satunya lagi?" Tanya Eliz cukup menggoda.
"Oh, dia Jinhyuk Hyung! Salah satu teman dekat kami. Dia seorang model terkenal," jawab MIN dengan mulut penuh makanan.
"Hai, aku Eliz Lee. Salam kenal!" Sapa Eliz pada Jinhyuk.
"Ah ya. Aku Jinyhuk, salam kenal juga." Balas Jinhyuk canggung pada gadis cantik di depannya itu.
Eliz lalu berjalan ke dapur dan mengambil minuman di atas meja. Setelah selesai minum, dia ikut bergabung di meja makan. Charles dengan sigap meletakkan sarapan Eliz.
"Makanlah," kata Charles lembut.
"Danke (Terimakasih)." Eliz tersenyum dan mulai sarapan.
"WUAH, sudah lama tidak mendengar kalian berbicara bahasa Jerman," komentar Haruto yang memang tidak bisa diam itu.
"Aku juga sudah lama tidak berbincang denganmu. Aitai yo (I Miss you)!" Kata Eliz menggunakan bahasa Jepang.
Haruto dengan haru langsung melempar pelukan pada Eliz. "Ore mo, Onee-chan (Aku juga, kakak)".
Dan mulailah percakapan bahasa asing terjadi. Member AS selalu menggunakan bahasa ibu mereka saat berbicara dengan Eliz. Eliz terus berbicara dengan berganti-ganti bahasa Jerman, Jepang, China, Inggris, dan Korea. Hal itu menjadi pemandangan menakjubkan untuk Ben dan Jinhyuk yang duduk terpisah di sofa.
"Wuah, rasanya seperti di Itaewon saja." Komentar Jinhyuk.
"Aku juga merasa begitu," balas Ben setuju.
__ADS_1
....