Dua Sisi

Dua Sisi
BAB 42. Menerima


__ADS_3

Setelah liburan ke Bali banyak sekali masalah yang harus di selesaikan di keluarga Opie.


mulau dari kakak nya yang akhirnya memilih bercerai dengan marry.


Dan Masalah Axel yang semakin tidak menginginkan ayahnya untuk menemui nya lagi.


Bahkan biaya bulanan Axel pun sudah tidak pernah di kirim lagi oleh ayahnya.


Opie tidak pernah masalahkan itu hanya saja menyayangkan sikap Hendy seperti itu.


Apa salahnya Axel sehingga Hendy sangat membenci nya sedangkan mereka saja belum pernah merasakan tinggal satu atap.


Dennis selalu sabar mendampingi Axel dan juga Opie.


bahkan lebih banyak bersama Axel di banding waktu nya dengan opie.


Dennis masih sangat sabar menunggu opie untuk membuka hati nya.


Dia tidak ingin memaksakan Opie takut nya di kedepannya malah menjadi masalah.


entah kenapa malam ini, Axel mendesak bunda nya untuk menerima lamaran Dennis.


"ayolah Bun? biar aku ada teman setiap waktu dan aku juga bisa mempunyai ayah yang sayang dengan ku."rengek Axel.


"Axel kasih bunda waktu di Minggu ini ya? bunda janji akan memberikan yang terbaik untuk mu."jawab Opie dengan lembut.


axel pun paham dan langsung meninggalkan opie di ruang kerja nya.

__ADS_1


Opie menghubungi Dennis dia ingin berbicara masalah permintaan axel.


sebenarnya Opie sudah mantap ingin menerima Dennis hanya saja dia ingin menunggu waktu yang tepat saja.


Dennis tidak mau pacaran dia hanya ingin langsung menikah bagi nya pacaran bukan untuk orang yang serius.


Dennis benar-benar serius dan benar-benar ingin Axel jadi anak nya.


"baiklah nanti selesai pekerjaan ku ya? aku akan mampir kerumah."isi balasan pesan Dennis.


wajah opie selalu berubah ceria jika sedang berbalas pesan dengan Dennis.


Dengan gelisah Opie menunggu kedatangan Dennis dan yang di tunggu datang juga.


Dari atas Axel sudah berlarian menyambut Dennis.


karena sudah kedahuluan Axel yang melihat dari atas mobil Dennis sedang parkir.


"hai boy? belum tidur jam berapa ini? sapa Dennis


"belum om!! mau menemani aku tidur? tawar Axel


"oke baiklah, ayo."ajak Dennis


mereka berdua melewati Opie begitu saja dan naik ke lantai atas.


"ini sebenarnya janjian dengan siapa sih."kesal Opie

__ADS_1


akhirnya memilih meninggalkan tv di ruang tengah dan jika dennis dalam 30 menit ngga turun juga, Opie memilih tidur.


namun ngga Sampai 30 menit Dennis sudah turun dan mencari keberadaan Opie.


Dennis mengecup kening Opie."maaf ya jangan cemburu karena aku sayang kalian berdua.hati Axel sedang sensitif jadi aku harus mengutamakan dia."terang Dennis membuat hati opie tersentuh.


"Axel meminta secepatnya kita menikah tapi aku takut kalau kau tidak akan menyukai ide Axel."terang opie.


"aku sudah bilang kapan pun kau mau aku akan siap."jawab Dennis sambil membelai pipi opie.


"apa kau yakin bisa menjaga kami dan kita bisa hidup bahagia? tanya Opie


"selalu aku ingin kalian selalu ada di pelukan ku setiap saat dan aku ingin kalian berdua jadi prioritas hidup ku sekarang dan nanti."sahut Dennis.


Opie dan Dennis saling menatap dan ternyata bibir mereka sudah saling bertautan.


Dennis masih bisa menahan nafsu nya bagi nya ciuman ini hanya menggambarkan rasa sayang dan cinta nya ke Opie bukan nafsu.


"besok aku akan bicara kan ini dengan orang tua kita ya."ujar Dennis.


"sudah malam dan sebaiknya kau beristirahat."pinta Dennis


opie pun mengikuti apa yang dennis perintah kan lalu Opie memeluk Dennis dan mengucapkan terimakasih.


"aku yang harus nya berterimakasih karena kau mau menerima aku."ucap Dennis yang mengecup kening Opie.


"sampai bertemu besok sayang ."seru Dennis.

__ADS_1


saat ini rasa bahagia sedang mereka rasakan dan Dennis tidak menyangka Opie akhirnya mau menerima dirinya menjadi Bagian hidup opie.


__ADS_2