Dua Sisi

Dua Sisi
BAB 31. Jenn berulah


__ADS_3

Setelah kejadian pagi itu baik opie atau Hendy seolah semakin membuat jarak.


opie pun segera kembali ke Jakarta hari ini dan dia juga harus menghadiri meeting sebelum pulang.


dia berpapasan dengan Jenn tapi opie bersikap biasa saja.


"apa kau wanita yang kemarin masuk keruangan kekasih ku dengan membawa anak kecil."tanya jenn sambil melipat tangan nya di dada.


"maaf nona bicara dengan ku? tanya opie sambil menunjuk wajah nya sendiri.


"iya kau siapa lagi? kesal jenn


"oh hmmm aku hanya mengantarkan anaknya pria tersebut."sahut opie santai.


"anak? kau jangan gila mana mungkin kekasih ku mempuni anak."bentak Jenn


"sebaik nya kau bertanya dengan kekasih mu itu."ucap opie


dengan cepat opie meninggalkan Jenn tapi oleh Jenn tangan opie di tarik dengan kasar.


"apa mau mu? bentak opie yang sudah merasa kesal dan Jenn tidak tahu dia berhadapan dengan siapa,jika ada yang melihat pasti nasib Jenn akan berakhir di hari ini.


"jangan kau ganggu pacar ku, aku tidak suka orang lain mengganggu milik ku."ancam Jenn.


"aku hanya seorang mantan istri dari pacarmu itu!! jadi untuk ku dia seperti sampah yang sudah aku buang dari masa lalu ku dulu dan sudah tidak penting lagi."bentak opie.


opie mengusap lengan nya yang merah karena cengkeraman tangan Jenn.


ternyata ada yang melihat kejadian tersebut dan langsung melaporkan ke papa nya opie dan juga Mike sahabat papa nya opie.


Mike,pak Kris dan juga pak Iskandar mereka adalah pemilik perusahaan yang Jenn bekerja dan juga Hendy.


"oh ya satu lagi nona!! jangan sampai ada yang melihat kau sudah mengancam dan juga melukai tangan ku, hmmm karena jika ada yang melihat ini semua!! siap-siap kau akan di pecat hari ini juga."ancam opie.


baru kali ini opie mau berlindung atas nama papa nya karena Jenn sudah sangat keterlaluan.


"gak usah mengancam ku!! kau bukan siapa-siapa disini."bentak Jenn


"prok..prok..prok.. ternyata sudah ada yang berani menindas anak ku."suara bariton Mike mengagetkan Jenn


"anak."lirih Jenn.


"cek dari divisi mana dia!! tunjuk Mike dengan suara menggelegar membuat Jenn pucat pasti.


"maaf tuan Mike tadi itu hanya salah paham dan aku mohon maaf ."pinta Jenn


"sayang nya nona,aksi kau sudah terekam di cctv."tunjuk Mike.

__ADS_1


"ada apa ini."Hendy tiba-tiba datang di tengah kerumunan karyawan.


"apa yang kau lakukan Jenn."tanya Hendy.


Hendy menatap Jenn dan opie secara bergantian dan mata Hendy menatap lengan opie yang terlihat terluka.


"kau gila Jenn!! bentak Hendy.


"dia ibu dari anak ku dan dia anak pemilik salah satu pemegang saham terbesar Mr.Kris."hardik Hendy.


Jenn pun langsung lemas dan tidak seperti Jenn yang biasa nya terlihat sombong dan angkuh.


"apa di diaa anak Mr.kris dan dia adalah ibu dari anak mu? ucap Jenn dengan gugup.


ancaman Mike tidak main-main, detik ini pun Jenn langsung di keluarkan dari pekerjaan nya.


tidak ada Jenn ingin meminta maaf atau apa pun, Jenn seolah tidak menyesali semua perbuatannya.


bahkan Jenn mendapat tambahan tamparan dari ayahnya sendiri.


ayah Jenn adalah atasan di bagian marketing maka nya Jenn terkenal sangat angkuh.


"Jenn cepat meminta maaf!! jangan sampai kau menyesal nanti nya."pinta ayahnya Jenn tapi tetap saja Jenn tidak mau meminta maaf membuat Mike semakin murka.


Hendy menatap Jenn dengan sinis bahkan Hendy sangat marah.


"kau pikir aku tidak tahu dengan siapa saja kau tidur dan kau mau aku menanggung bayi yang sekarang kau kandung dengan alasan itu anak ku!!


"kau salah Jenn aku tidak akan terjebak dengan permainan kotor mu itu."ungkap Hendy


Jenn pun menatap Hendy tidak percaya kalau ternyata Hendy mengetahui apa yang akan Jenn lakukan padanya.


bahkan rencana Jenn sudah tinggal selangkah lagi untuk membuat Hendy bisa menikahi nya.


"jangan kau berpikir aku mau menikah dengan mu!!


"itu tidak akan pernah terjadi karena kita tidak pernah berhubungan dan jangan kau coba membalikan fakta, atau aku akan panggil siapa ayah dari bayi yang kau kandung itu."ancam Hendy.


Jenn diam seribu bahasa bahkan wajahnya semakin pucat pasi.


apa yang sudah di rencanakan sangat matang menjadi berantakan bahkan Jenn sudah bermimpi akan hidup dengan kemewahan karena Jenn tahu jika Hendy adalah keluarga yang cukup kaya.


Opie memberikan kode ke papa nya, dia ingin segera pergi.


pak Kris pun meminta bantuan papa nya Hendy untuk membawa opie pergi.


tidak ada yang tahu opie sudah meninggalkan kerumunan tersebut.

__ADS_1


Untuk opie itu sangat membuatnya kehilangan waktu yang lebih berharga.


"apa kau yakin tidak mau papa antar? tanya papa Hendy


"tidak pah dan terimakasih."ucap opie lalu memeluk mantan mertuanya itu.


"sampai bertemu lagi pah dan jaga kesehatan ya."seru opie.


"hahahaha kau ini membuat aku sedih saja."kekeh papa nya Hendy.


papa nya Hendy alias pak Iskandar sangat menyayangi opie sedari anak itu masih sekolah.


opie sangat sopan dan ramah bahkan sangat sederhana, sampai pak Iskandar kaget jika tahu anaknya ingin melamar kekasih nya ternyata adalah opie.


rasa bahagia bisa memiliki menantu dari sahabat nya sendiri walau intan sempat menentang itu semua.


karena persahabatan mereka, intan takut akan membuat persahabatan mereka di kemudian hari bermasalah.


Dan apa yang intan takutkan pun terjadi tapi mereka tetap mengambil jalan tengah untuk tidak ikut campur urusan anak-anak mereka.


pak Iskandar masih berdiri di tempat dimana dia mengantar kan opie.


sampai opie sudah tidak terlihat lagi, tanpa sadar dia meneteskan air mata.


dengan segera di hapus nya dan kembali masuk kedalam gedung kantor.


opie kembali ke hotel dan bersiap-siap untuk pergi ke bandara.


mama intan masih akan tinggal beberapa hari di sini untuk menemani suami nya.


sedangkan opie, Axel dan Tuti sudah bersiap akan pulang.


"kita beneran pulang nona? tanya Tuti


"iya pulang? kenapa masih betah? ledek opie.


"justru saya sangat ingin pulang karena di sini dingin."jawab Tuti.


"lain kali kita akan pergi ke negara lain tapi jika aku ada kerjaan."ujar opie.


"wah jadi bisa keluar negeri karena den Axel nih."seru Tuti.


"kalau ngga ada kamu!! terus siapa yang jaga Axel."ucap opie.


"makasih ya",ucap opie tulus.


"saya juga makasih,Nona sangat baik dengan saya."sahut Tuti.

__ADS_1


__ADS_2