GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN

GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN
BAB XII FLASBACK


__ADS_3

Seminggu telah berlalu tugas lisa menjadi babu chelse dkk pun selesai. Dan sudah seminggu juga sikap elica berubah. Keluarga dan sahabat-sahabatnya masih bertanya-tanya dengan perubahan elica.


Saat elica dkk berjalan di koridor mereka melihat kerumunan siswa-siswi yang entah sedang mengerumuni apa. Karena mereka penasaran mereka pun mendekat untuk mencari tau.


"Eh tunggu, ada apa sih kok rame-rame gitu?". Tanya rara pada salah satu siswa yang lewat.


"Oh itu katanya kak sesil mau memberi pengumuman penting". Jawab siswa tersebut dan langsung pergi.


"Pengumuman apa?". Tanya lisa pada rara.


"Mana gue tau, mending kita kesana aja". Jawab rara langsung menarik tangan elica dan lisa.


Elica memang akhir-akhir ini lebih sering diam dan cuek. Itu lah yang membuat temannya heran. Mereka pun akhirnya sampai di kerumunan tersebut dan berada di barisan paling depan dengan menerobos siswa siswi lain. Saat mereka sampai di baris depan mereka melihat sesil dkk. Yang membuat mereka terkejut adalah di sana juga ada beno dkk.


"Apa yang di lakukan kak beno dkk di situ". Batin rara dan lisa.


"Baiklah adik-adik dan juga teman-teman qu semua, sebelumnya gue ucapkan terima kasih karena udah mau berkumpul di sini, gue sesilia azahra ingin memberi tahu bahwa gue dan beno resmi berpacaran". Kata sesil dengan senyum bahagianya dan menggandeng lengan beno.


Alvin dan kenzo yang belum tau akan semua itu pun kaget dengan apa yang di ucapkan sesil. Dan beno hanya diam saja. Begitupun rara dan lisa pun terkejut. Tidak dengan elica, karena dia sudah mengetahui hal itu dan itu lah yang membuatnya berubah.


Flasback on

__ADS_1


Saat elica pergi membuntuti ibu-ibu itu tak sengaja elica melihat kakaknya beno sedang di restoran bersama sesil. Saat elica sedang mengamati mereka,dan akan menghampiri mereka, tiba-tiba ada yang berteriak minta tolong.


"Tooolloooonnnggg!!". Teriak seseorang.


Elica pun akhirnya datang ke asal suara tersebut. Dan benar saja ibu-ibu yang tadi di ikuti sedang menangis.


"Tante kenapa?". Tanya elica.


"Nak tolong tas tante di rampok, hiks". Kata ibu itu sambil menangis.


Tanpa banyak tanya elica pun lari mengejar perampok tersebut. Sedangkan ibu-ibu tersebut sudah di kerumuni banyak orang.


"Cepat serahkan tasnya ke ibu itu". Kata elica dingin. Perampok tersebut langsung memberikan tas ibu itu.


Tak selang berapa lama keamanan dan para pengawal ibu itu pun sampai.


"Pak bawa penjahat ini pastikan dia mendekam di penjara". Kata elica pada keamanan.


Perampok tersebut langsung di bawa oleh pihak keamanan.


"Nak kamu tidak papa". Tanya ibu itu.

__ADS_1


"Saya tidak papa tante, lain kali hati-hati". Kata elica.


"Sekali lagi makasih ya nak sudah menolong tante". Kata ibu itu dengan senyum tulusnya


"Sama-sama tante, kalau begitu saya permisi dulu". Pamit elica dan mencium punggung tangan ibu itu. Ibu itu hanya mengangguk dan tersenyum.


"Sungguh anak yang cantik dan baik". Batin ibu itu.


Elica pergi ke tempat di mana ia melihat kakaknya tadi, tapi sayangnya kakaknya sudah tidak ada di sana. Akhirnya elica memutuskan untuk kembali ke parkiran.


Saat ia sudah sampai parkiran ia tak sengaja melihat kakaknya, dan membuntutinya. Saat ia ingin memanggilnya ia di kejutkan dengan sebuah panggilan yang sesil sebutkan untuk kakaknya.


"Aku senang banget bisa jalan-jalan sama kamu sayang". Kata sesil dengan senyun bahagianya.


"Sayang?? Sebenarnya apa yang terjadi". Guman elica bingung.


Akhirnya elica memutuskan tidak jadi menghampiri mereka, dan langsung menuju ke teman-temannya.


Flasback off


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2