
5 bulan kemudian.
Di rumah mewah bak istana terlihat seorang wanita cantik yang masih terlelap di balik selimut tanpa memperdulikan sinar matahari yang muncul dari sela-sela korden kamarnya.
"Anggel bangun sudah siang". Kata seorang wanita paruh baya sambil membuka korden. Tapi yang di bangunin tidak bergerak sedikit pun.
Ya, wanita cantik itu adalah Anggelica Queenby Rose itu dulu, sekarang namanya adalah Anggelica Queenby Pragdima.
Keluarga pradigma adalah keluarga terkaya no. 1 seasia. Keluarga pradigma memiliki satu orang putra yang bernama Alvaro Pratama Pradigma. Ia memiliki rupa yang sangat tampan, memiliki IQ di atas rata-rata, tapi ia juga sangat cuek dan dingin terhadap orang lain. Beda jika ia sudah berkumpul dengan keluarga ia akan sangat konyol dan juga bawel. Karena rupanya yang tampan itu varo sangat di gilai oleh kaum hawa.
Semenjak melahirkan varo nyonya pradigma yang tak lain bernama Maya Putri Pradigma mendapat masalah dengan rahimnya hingga mengharuskan rahimnya di angkat. Tuan pradigma yang tak lain bernama Roberto Pradigma pun tak mempermasalahkannya.
Pemilik pradigma grup itu sangat bersyukur masih memiliki keturunan, tapi yang membuat tuan robert sedih adalah karena di usia varo yang masih terbilang muda harus memimpin perusahaan.
Saat ini usia varo 26 tahun. Di usia 20 tahun ia sudah menyelesaikan S2 nya di universitas terbaik di Amerika. Semenjak lulus kuliah varo sudah di beri kepercayaan oleh tuan robert untuk memimpin perusahaan.
__ADS_1
AUTHOR: karena ini sudah menceritakan kehidupan baru elica, jadi panggilan elica akan saya ganti dengan Anggel biar tidak bingung😊oke kembali lagi ke cerita,, happy reading😉😊
"Hais, ini anak kebiasaan banget susah di bangunin". Guman wanita paru baya tersebut yang tak lain adalah bunda maya.
"Anggel, bangun. Atau bunda panggilin abang ni". Kata bunda itu sambil menyingkap selimut.
"Hoam, bunda ma kebiasaan menggunakan nama abang". Kata anggel dengan suara khas bangun tidur.
"Salah sendiri udah siang nggak bangun-bangun, udah sana bangun terus mandi". Kata bunda.
Setelah mandi dan sudah berpakaian rapi anggel pun turun ke bawah, saat ia menuruni anak tangga ia melihat varo yang sedang fokus dengan laptopnya. Anggel berencana mengagetkannya, tapi siapa sangka malah ia yang di kagetkan oleh varo.
"Mau ngapain?". Tanya varo tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop.
"Eits, abang ma tahu aja". Jawab anggel cemberut.
__ADS_1
"Nggak usah cemberut gitu udah jelek jangan ditambah-tambahin". Ejek varo yang melihat anggel cemberut.
"Abang nggak ke kantor?". Tanya anggel mengalihkan pembicaraan.
"Nanti siang abang ke kantor". Jawab varo kemudian mengalihkan pandangannya dari laptop. Anggel hanya ber oh ria.
"Kamu mau kemana, sudah rapi aja". Tanya varo yang melihat penampilan adiknya.
"Mau beli perlengkapan untuk pergi lusa". Jawab anggel. Varo pun hanya ber oh ria.
Sebenarnya varo sedih akan jauh dari anggel, tapi setelah ia tau apa tujuan anggel pergi dia hanya bisa mendukungnya. Dari seluruh keluarga pradigma yang paling posesif akan kehidupan anggel adalah varo.
Yups, lusa anggel/elica akan kembali ke indonesia. Keluarga pradigma mengetahui semuanya yang telah terjadi padanya.
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, and vote kak😉😊