
Tak lama pesanan mereka pun sampai setelah itu mereka makan, tapi baru memakan satu suapan anggel menghenhentikan makannya. Hal itu membuat yang lain bertanya-tanya.
"Ada apa nggel?". Tanya julian.
Tanpa memperdulikan pertanyaan julian anggel memanggil salah satu pelayan yang ada di sana. Pelayan itu pun menemui anggel.
"Ada yang bisa saya bantu nona?". Tanya pelayan tersebut.
"Siapa yang memasak makanan ini?". Anggel balik bertanya pada pelayan tersebut.
"Saya kurang tahu nona, sepertinya koki biasanya". Jawab pelayan tersebut.
"Panggil semua koki menghadap saya sekarang". Perintah anggel.
"Baik nona". Pelayan tersebut langsung pergi.
"Ada apa sih nggel?". Tanya lisa yang juga penasaran.
"Tidak papa kalian lanjutkan saja makannya nanti juga tahu sendiri". Jawab anggel dingin.
"Tapi di sini kan kamu yang buat acara". Kata alvin buka suara.
"Tidak masalah kak, kalian makan saja". Kata anggel.
__ADS_1
"Lo yakin nggel?". Tanya rara memastikan.
Mereka pun melanjutkan makan sesuai perintah anggel, tapi tidak untuk micell ia ikut berhenti makan seperti anggel. Tak selang berapa lama semua koki pun sampai, anggel berdiri dari tempatnya menghampiri mereka. Yang lain pun menghentikan aktivitasnya saat melihat anggel berdiri.
"Kalian tau kenapa saya memanggil kalian?". Tanya anggel saat sudah sampau di hadapan mereka.
"Maaf nona kami tidak tau apa kesalahan kami". Jawab koki 2 yang bernama nala.
"Kalian yakin tidak tau apa kesalahan kalian?". Tanya anggel sekali lagi. Dan mereka hanya menjawab dengan gelengan kepala. Anggel geram melihat respon mereka.
"Siapa yang memasak hidangan yang ada di meja?". Tanya anggel.
Deg.
"Siapa?". Bentah anggel yang langsung membuat orang di sana terkejut.
"Cell sebenarnya ada apa sih?". Tanya rara berbisik.
"Anggel di sini punya koki khusus, setiap dia makan di sini hanya masakan chef lara yang dia akan makan, jika ada orang lain yang menggantikan chef lara anggel akan tau dan ini lah yang terjadi". Jawab micell tak kala berbisik. Mereka hanya ber oh ria.
"Sekali lagi saya tanya siapa yang memasaknya?". Tanya anggel dengan suara tinggi.
"Maafkan saya nona, tadi saya ingin menyiapkan hidangan untuk anda tapi chef nala bilang dia yang di perintahkan nona untuk memasak". Jawab chef lara. Anggel langsung menatap nala dengan tajam.
__ADS_1
"Bukan nona, chef lara yang memaksa saya untuk menyiapkan hidangan untuk anda, katanya dia lelah". Kata nala membela diri.
"Micell panggil rifka suruh bawa laptop kemari". Perintah anggel.
"Baik nona". Jawab micell lalu menghubungi rifka.
Tak selang berapa lama rifka datang membawa laptop.
"Nona memanggil saya". Kata rifka.
"Hm, perlihatkan cctv yang ada di dapur". Perintah anggel.
"Baik nona". Kata rifka lalu memutar rekaman cctv beberapa jam sebelumnya.
Di sana terlihat jelas nala berdebat dengan lara untuk menyiapkan makanan untuk anggel, lara sudah melarangnya tapi nala tetap memaksa, dan alhasil lara menyrtujuinya.
"Masih mau mengelak?". Tanya anggel kepada nala.
"Nona saya bisa jelasin". Kata nala.
"Stop, saya tidak ingin mendengar penjelasan apapun darimu, rifka pecat dia sekarang juga, dan lara siapkan hidangan baru untuk saya". Perintah anggel.
"Baik nona, kalau begitu kita permisi dulu". Pamit mereka yanga hanya di jawab anggukan oleh anggel.
__ADS_1
Bersambung.