
3 hari kemudian.
Sudah 3 hari anggel dan micell pergi, dan sudah 3 hari juga jordan uring-uringan karena hal sepele. Hal itu membuat teman-teman yang lain heran dengan perubahan sikap jordan. Seperti saat ini mereka sedang di kantin menikmati makan siang mereka. Saat mereka sedang asik-asiknya makan chelse dkk datang.
"Perusak moof danga gaes". Kata rara yang melihat chelse dkk berjalan ke arah mereka. Seketika mereka semua menghentikan aktivitas makannya dan memandang arah pandang rara.
"Tuh orang nggak ada kapok-kapoknya, sudah di tolak berkali-kali juga". Kata julian memutar bola matanya malas.
"Halo ayang jordan boleh kami duduk disini?". Tanya chelse dengan gaya centilnya.
"Hoek, hoek, pengen muntah gue denger perkataan lo". Kata rara yang langsung mengundang gelak tawa di meja tersebut.
"Masih berani lo lawan kita meski tidak ada temen jalang lo itu". Kata chika.
"Jaga omongan lo ya chik, sebelum lo menghina orang ngaca dong dengan penampilan lo itu, siapa yang seperti jalang". Kata rara yang mulai emosi.
"Sudah ra tenang". Kata lisa menenangkan.
"Emang bener kan yang gue ucapkan, dari mana coba temen lo itu dapat uang sebanyak itu kalau tidak ngejalang". Kata chika tersenyum mengejek.
"Lo...". Kata rara mulai emosi.
__ADS_1
"Sudah ra biarin saja, yang penting anggel bukan orang yang seperti itu". Kata lisa.
"Tapi lis, dia harus di beri pelajaran agar kapok". Kata rara.
"Biar anggel yang memberi mereka pelajaran nantinya". Kata lisa. Rara hanya mendengus kesal.
Sedangkan di negara lain anggel sedang di markas untuk membicarakan rencana penyerangan mereka. Di sinilah merek berada di ruangan milik anggel dengan aldo, varo, dan micell.
"Bagaimana nggel?". Tanya aldo.
"Rencana gue sebelum mereka menyerang kita akan menyerang mereka terlebih dahulu, aldo gue minta lo cari tahu di mana saja markas cabang mereka". Perintah anggel yang langsung di kerjakan oleh aldo.
"Penyerangan kali ini akan anggel lakukan secara besar-besaran bang". Jawab anggel.
"Maksudnya besar-besaran bagaimana?". Tanya micell.
"Kita akan langsung serang semua markas mereka". Jawab anggel.
"Gue sudah dapat informasinya". Kata aldo yang langsung membuat micell dan varo melihat ke arahnya.
"Katakan". Kata anggel.
__ADS_1
"Markas utama mereka berada di indonesia, cabang mereka juga tidak terlalu banyak, hanya di negara korea, amerika, inggris dan juga jepang". Kata aldo menjelaskan.
"Bagus jika tidak banyak cabang markasnya". Kata anggel.
"Terus bagaimana nggel?". Tanya micell.
"Gue udah kirim email ke kalian, itu strategi yang akan kita gunakan, karena cabangnya tidak terlalu banyak jadi kita akan minta bantuan sama anggota yang lain, dan untuk markas utamanya gue sendiri yang akan memimpin". Kata anggel.
"Pembagiannya bagaimana ini?"tanya varo.
"Untuk yang di korea abang kirim saja mafioso dari markas utama 20 orang setiap profesi, begitupun negara-negara lainnya, dan untuk markas utama akan ketambahan gue dan micell, untuk yang di sini jika abang ingin turun tangan bisa membantu aldo, pasti kalian tahu maksudku". Kata anggel.
"Oke-oke kami mengerti". Kata mereka serempak.
"Baiklah penyerangan ini akan di lakukan lusa, besok kami akan terbang ke indonesia menggunakan helly saja". Kata anggel.
"Baiklah gue akan siapkan". Kata aldo.
"Kalau gitu cepat latih semua mafioso dan besok bisa kalian kirim ke negara-negara yang sudah di sebutkan tadi, gue sama abang pulang dulu". Kata anggel.
Bersambung.
__ADS_1