
"Lo...". Kata sesil terhenti saat anggel memotong perkataannya.
"Apa? Gue diam bukan berarti gue takut sama lo. Dan apa tadi lo bilang gue sok kecantikan? Atas dasar apa lo nuduh gue sok kecantikan?". Tanya anggel.
"Karena lo sudah godain beno pacar gue". Kata sesil.
"Gue godain pacar lo, emang lo pernah lihat gue dekat dengan pacar lo, nggak kan". Kata anggel.
"Kemarin saat pulang sekolah lo dan teman-teman lo bicara dengannya". Kata sesil.
"Bukan gue yang bicara dengan mereka tapi lisa yang sedang bicara dengan kakaknya". Kata anggel.
"Kakak?". Tanya sesil bingung. Dan langsung membuat semua yang melihat pertikaian mereka bertanya-tanya siapa kakak dari lisa. Sedangkan tak jauh dari mereka beno dkk juga menyaksikan mereka tanpa ada niat untuk memisahkan.
"Sepertinya identitas lo dan adik lo bakal terbongkar deh vin". Kata kenzo pada alvin.
"Biarkan saja, dari dulu emang gue nggak berniat tuh nyembunyiin status gue dan lisa, lisanya aja yang ingin menyembunyikannya". Jawab alvin santai. Beno hanya diam saja dengan memperhatikan sesil dkk dan anggel dkk yang sedang cekcok.
Di lain sisi jordan dkk juga memperhatikan mereka dari jauh.
"Menurut kalian siapa kakak dari lisa ya?". Tanya julian yang memang belum mengetahui hal tersebut.
"Mana gue tau, lo tau nggak jo?". Tanya marcell.
__ADS_1
"Kak alvin". Jawab jordan singkat. Yang membuat teman-temannya terkejut.
"Kak alvin kelas 12 MIPA 1?". Tanya marcell yang di jawab deheman oleh jordan.
Kembali ke sesil dan anggel. Sesil yang sudah penasaran siapa kakak dari lisa pun bertanya.
"Emang siapa kakak dari lisa?". Tanya sesil.
Sebelum menjawab pertanyaan sesil anggel terlebih dulu menatap lisa bertanya apakah tidak papa ia membongkar kebenaran ini.
"Lis anggel melihat lo tuh". Kata rara.
"Dia meminta persetujuan lo". Kata micell.
"Terus abang lo bagaimana?". Tanya micell.
"Kakak gue sebenarnya tidak ingin menyembunyikannya tapi gue yang minta ke dia". Jawab lisa.
"Terus bagaimana lo izinin anggel mengatakan sesujurnya?". Tanya rara yang di jawab anggukan oleh lisa.
Anggel yang melihat lisa menganggukan kepalanya pun berbalik mengahadap sesil dengan senyum penuh artinya.
"Lo beneran ingin tau siapa kakak lisa? Tapi setelah gue kasih tau gue harap lo tidak berubah pikiran dan mengejar-ngejarnya". Kata anggel dengan seringaiannya.
__ADS_1
"Yayaya, cepat katakan siapa?". Kata sesil tidak sabar.
"Alvin mahardika anak kelas 12 MIPA 1 yang tak lain dan tak bukan sahabat kekasih lo sendiri'. Kata anggel tersenyum tipis. Yang langsung membuat semua yang ada di sana kaget.
Pasalnya mereka tidak tau mengenai nama lengkap alvin dan lisa.
"Apa? Jadi mereka dari keluarga mahardika?". Tanya sesil tidak pecaya.
"Gue harap lo tidak berubah pikiran karena menncintai beno kekasih lo itu". Kata anggel lalu pergi meninggalkan mereka yang masih terbengong tidak percaya.
Anggel dkk pergi ke rooftof untuk menenangkan diri. Lebih tepatnya anggel yang menenangkan diri.
"Nggel". Panggil lisa.
"Maaf". Kata yang terlontar dari mulut anggel.
"Lo nggak perlu minta maaf, lo nggak salah kok mungkin emang udah saatnya mereka tau siapa gue". Kata lisa.
"Lisa bener mungkin ini saatnya kita membuka identitas asli kita". Kata rara.
Anggel hanya tersenyum kepada teman-temannya, hal itu membuat teman-teman anggel senang karena mereka bisa melihat senyum anggel lagi meski hanya sebentar.
Bersambung.
__ADS_1