
Hari yang di tunggu-tunggu telah tiba yaitu penyerangan besar-besaran beberapa jam lagi akan di mulai saat ini anggel dan yang lainnya sedang bersiap-siap. Lisa dan rara juga sudah ada di sana.
Mereka juga sudah izin dengan kedua orang tua merek, awalnya orang tua mereka melarang karena khawatir tapi mereka membujuk hingga mendapat izin.
"Apa semua sudah siap?". Tanya anggel kepada para mafioso.
"Sudah queen". Jawab para mafioso serentak.
"Baiklah kita berangkat sekatang". Perintah anggel.
Mereka pun naik mobil yang khusus untuk bertugas. Mereka menaiki dengan kecepatan tinggi. Pengendara yang lain melihat mobil bertuliskan Black Tiger hanya bisa memberi jalan tanpa berani menegur. Karena menurut mereka akan ada misi penting.
Setelah beberapa jam mereka sampai tak jau dari markas Leon Star. Anggel mengarahkan kepada markas yang lain untuk tidak menyerang terlebih dahulu.
"Kalian jangan bergerak dulu sebelum gue perintahkan, gue akan masuk terlebih dahulu". Kata anggel melalui airphone.
"Hati-hati nggel". Pesan micell.
Anggel pun keluar dari mobilnya ia mengendarai mobil sendiri yang bertuliskan leader black tiger.
Anggel pun mencoba mengawasi sekitar.
"Micell matikan semua cctv di luar markas". Perintah anggel.
"Okey". Jawab micell lalu mengotak atik komputernya.
Kurang lebih 3 menit ia selsai.
"Beres nggel". Kata micell.
Anggel lalu melangkah mendekati markas tersebut di luar hanya ada 2 penjaga. Anggel mengendap-endap lalu.
__ADS_1
Sreeeekkk.
Kepala dan badan penjaga tersebut terpisah dari badannya.
"Sekarang menujulah posisi masing - masing,". Perintah anggel.
Mereka bun menyebar menuju posisi masing - masing .
"Sudah nggel". Kata mereka ******.
"Baiklah sekarang serang". Kata anggel dan mereka langsung masuk ke dalam markas tersebut.
"Siapa kalian". Tanya salah satu mafioso Lion Star.
"Malaikat maut mu". Jawab anggel dengan aura membunuhnya.
Sreeekk.
Buuugghhh.
Suara tembakan pukulan dan yang lainnya yang terdengar di tempat itu. Anggel yang merasa mafioso di sana sudah berkurang pun masuk untuk mencari leadernya.
Anggel terus mencari hingga ia sampai pada ruangan yang di yakini tempat leader Lion Star.
BRUUUAAAKKKK.
Anggel menendang pintu ruangan tersebut membuat orang yang di dalamnya melonjak kaget.
"Siapa anda?". Tanya pria tersebut
"Malaikat mautmu". Jawab anggel tersenyum davil.
__ADS_1
"Jangan mendekat atau anda saya tembak". Ancam pria.
"Hahahaha, lebih baik tuan menyerah karena anggota tuan sudah ke neraka". Kata anggel
Leader Lion Star merasa terkejut tapi ia sembunyikan. Tanpa menunggu lama anggel maju dan....
Sreeeekk
Sekejap kepala leader lion star sudah terpisah dengan badannya.
"Hentikan!!". Teriak anggel keluar markas.
Semua pun berhenti berperang.
"Leader kalian sudah mati di tangan saya, kalian mau ngabdi atau mati?". Tanya anggel.
"Kami akan ngambi nona". Jawab mafioso yag tersisa.
"Baiklah dan jangan coba-coba kalian berkhianat, jika kalian berkhianat nyawa kaliam taruhannya". Kata anggel.
"Bawa senjata dan barang berharga lainnya yang masih tersisa". Lanjutnya.
Mereka pun pergi dari tempat itu, dalam 2 menit saja.
Boooommmm.
Markas lion star menjadi rata. Semua krmbali ke markas untuk merayakan kemenangan mereka. Dan para mafioso yang tersisa juga ikut. Begitupun dengan markas-markas lainnya. Mereka merayakan kemenangan mereka di markas. Anggel yang merasa kelelahan langsung pulang ke masion dan langaung beristirahat.
Bersambung.
Jangan lupa like, komen, dan vote kak๐๐
__ADS_1