GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN

GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN
BAB 42 PERASAAN APA INI..?


__ADS_3

Anggel yang sibuk bermain ponsel tidak menyadari ke datangan jordan. Ia membawa makanan yang di pesan oleh anggel tadi.


Flasback.


Sesampainya di kantin seperti biasa mereka duduk di bangku paling pojok.


"Mau pesen apa ni?". Tanya micell memulai pembicaraan.


"Kita berdua samain aja lah biar nggak ribet". Jawab lisa yang juga mewakili rara.


"Gue es jeruk sama bakso aja". Kata aksara.


"Gue samain sama aksa". Kata julian.


"Gue nanti di sana aja gue temenin lo". Kata marcell.


"Kalau lo apa jo?". Tanya micell ke jordan.


"Samain kek punya anggel bungkus aja sekalian". Jawab jordan membuat mereka bengong.


Tapi setelah itu mereka kembali sadar dari lamunan mereka, micell dan marcell pun pergi membeli pesanan mereka.


"Ngapain lo ikut-ikutan bungkus?". Tanya julian heran.


"Emang nggak boleh?". Tanya balik jordan.


"Ya boleh-boleh aja tapi nggak biasanya lo makan di bungkus". Jawab julian.


"Lagi pengen". Kata jordan singkat.

__ADS_1


Lalu mereka bercanda gurau sambil menunggu pesanan datang. Tak selang berapa lama makanan pun tiba.


"Pesanan datang". Kata micell lalu memberikan pesanan masing-masing.


"Makasih". Kata mereka ******.


"Ni pesanan lo, jangan di habisin semua satunya milik anggel". Kata micell.


"Thanks, gue pergi dulu". Kata jordan bangkit dari duduknya.


Flasback off


"Sibuk banget sampai tidak menyadari ada orang datang". Kata jordan lalu duduk di depan anggel.


Anggel yang merasa mendengar seseorang berbicara pun mendongakan kepalanya.


"Ngapain lo disini?". Tanya anggel kembali fokus pada ponselnya.


"Kenapa banyak banget?". Tanya anggel heran saat melihat ada 2 porsi.


"Satu untukmu, satu lagi untukku". Jawab jordan tersenyum.


"Oh, kenapa nggak ikut yang lain?". Tanya anggel sambil membuka bungkus makanannya.


"Jika gue ikut yang lain lo akan lewatkan makan lo". Kata jordan. Sedangkan anggel hanya ber oh ria.


Setelah itu mereka makan dengan tenang. Jordan makan dengan mencuri-curi pandang dengan anggel. Melihat anggel makannya sedikit belepotan jordan pun membersihkannya.


"Makannya pelan-pelan dong lihat belepotan kemana-mana". Kata jordan sambil membersihkan bibir anggel dengan tisu.

__ADS_1


Kemudian tatapan keduanya pun terkunci cukup lama. Hingga mereka tidak menyadari jika teman-teman yang lainnya sudah kembali dan melihat mereka dari pintu.


Deg...deg.. Deg...


"Kenapa dengan jantung gue, kenapa memacu lebih cepat, apa gue sakit". Tanya anggel dalam hati.


"Dia kalau di lihat dari dekat terlihat sangat cantik". Kata jordan dalam hati. Lalu mereka sadar dan langsung menalingkan wajah mereka.


"So sweet banget sih". Goda rara tersenyum.


"Tumben anggel tidak marah di sentuh laki-laki lain". Batin micell.


"Benarkah itu si jordan". Batin julian yang melihat sikap manis jordan.


"Biasa aja". Kata anggel lalu membereskan bungkus makanannya.


Saat anggel akan membuangnya jordan menahannya.


"Biar gue aja". Kata jordan lalu mengambil sampahnya dari anggel.


Sedangkan anggel hanya berdehem saja.


"Oh iya nggel gue udah bilang pada mereka soal nanti pulang sekolah". Kata micell.


"Ganti malam ini saja, sepulang sekolah gue ada urusan". Kata anggel sambil memainkan ponselnya kembali.


Micell yang mendengar jawaban anggel merasa bingung pasalnya yang ia tahu anggel tidak ada acara hari ini.


Bersambung.

__ADS_1


jangan lupa like, komen, dan vote kak๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜Š


__ADS_2