
1 bulan berlalu.
Seperti biasanya setiap pagi murid-murid di PHS selalu di buat ribut oleh kehadiran anggel dkk. Hal itu membuat chelse dkk dan juga sesil dkk geram. Karena sudah 1 bulan mereka coba menjatuhkan dan mempermalukan anggel. Tapi alhasil semua itu berbalik kepada diri mereka sendiri. Tidak ada yang berani mengusik anggel dkk, jika mereka mengusik mereka akan berakhir tragis.
Dan sekarang mereka semua sudah tau akan identitas lisa dan rara yang sebenarnya. Tapi tidak untuk anggel. Mereka juga sudah masuk mafia anggel, tentu saja dengan izin keluarga mereka dan anggel sendiri yang melatih mereka. Anggel tidak akan mengizinkan seseorang bergabung dengan mafianya jika tidak diizinkan keluarganya. Karena bagi anggel restu keluarga itu penting. Mengingat pekerjaan mereka sangat beresiko.
Dan sudah sebulan juga jordan mencari informasi soal anggel. Tapi hasilnya selalu nihil.
Saat ini jordan dkk sangat dekat dengan anggel dkk hingga siswa - siswi mengira mereka sudah menjalin hubungan. Karena terlihat terlalu bersama. Hal itu mrmbuat chelse dkk marah.
Bel masuk berbunyi semua siswa masuk ke dalam kelas masing-masing. Di dalan kelas terlihat sedang sibuk dengan aktifitas masing-masing menunggu guru datang. Ada yang membaca, menggosib, dan tidur.
"Nggel pulang sekolah nongkrong yuk dah lama kita tidak nongkrong". Ajak rara.
"Bener kata lisa, ayolah nggel". Bujuk lisa.
"Siapa aja?". Tanya anggel dingin.
"Ya kira-kira aja". Jawab rara.
"Hm ok". Jawab anggel singkat.
__ADS_1
"Gimana kalau ajak yang lain juga biar seru gitu". Usul micell.
"Maksudnya yang lain?". Tanya lisa.
"Ya jordan dkk dan kakak lo dkk". Jawab micell.
"Tapi...". Ucapan lisa terpotong.
"Terserah kalian aja". Kata anggel memotong perkataan lisa. Karena anggel tau pasti mereka sungkan dengannya.
"Em oke, nanti aja kita bilangnya". Kata micell.
"Kenapa tidak sekarang?". Tanya rara heran pasalnya kelas masih kosong kenapa tidak sekarang aja.
Yang benar saja mereka memang sedang mabar. Lalu rara hanya ber oh ria. Selama ini mereka memang jarang kumpul karena anggel juga sudah mulai berangkat ke kantor. Terkadang dia juga harus izin karena ada hal di kantor yang memang membutuhkannya.
Saat sedang asik mengobrol tiba-tina guru masuk.
"Selamat pagi semua, hari ini kita kedatangan murid baru". Kata bu gita. Yang langsung membuat seisi kelas rame.
"Wah kira-kira cogan apa cecan ya?". Tanya siswa A.
__ADS_1
"Moga-moga cecan". Kata siswa B.
"Moga-moga cogan". Kata siswi C.
Dan masih banyak lagi kata-kata lainya.
"Baiklah semuanya tenang, murid baru silahkan masuk". Perintah bu gita.
Mereka pun langsung melihat ke arah pintu. Saat pintu terbuka dan melihat seorang laki-laki berwajah tampan, hidung mancung, mata sipit dan datar memasuki kelas semua siswi langsung terbengong. Beda lagi dengan anggel dan micell mereka langsung saling pandang saat melihat siapa yang masuk. Dan gerak gerik mereka tidak terlepas dari sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka. Siapa lagi kalau bukan jordan. Sejak kehadiran anggel jordan memang sering mengamatinya secara diam-diam. Micell yang mengerti maksud tatapan anggel hanya mengangkat bahunya acuh.
"Wah cogan ternyata". Kata siswi A.
"Tampanya". Celetuk lisa saat melihatnya.
"Pangeran gue". Kata rara tersenyum-senyum sendiri melihatnya.
"Pasti abang yang mengirimnya". Batin anggel.
"Apa anggel mengenalnya?". Batin jordan bertanya-tanya.
"Kenapa gue tidak tau dia datang kemari". Pikir micell.
__ADS_1
Bersambung.