GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN

GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN
BAB 55 BUAYA BETINA


__ADS_3

Saat sedang asik mengobrol pak min datang membawa minuman dan cemilan. Setelah itu mereka lanjut mengobrol.


"Si anggel mana? Apa dia tidak di rumah?". Tanya lisa yang tidak melihat anggel.


"Dia kalau hari minggu gini mana bisa bangun pagi, masih molor noh di kamar". Jawab micell.


"Gila tuh anak udah jam 10 juga masih molor, tidur apa pingsan". Canda rara.


"Hahaha, bisa aja lo ra". Kata micell.


Mereka pun mengobrol dengan asik, bercanda, mengejek satu sama lain, hingga ada aksi kejar-kejaran juga. Di sisi lain tepatnya di kamar anggel, ia baru membuka matanya. Ia langsung bergegas ke kamar mandi dan bersiap-siap ke markas. Setelah merasa semua siap dia pun keluar. Saat dia sampai di lantai bawah tk sengaja ia mendengar suara ribut-ribut dari ruang tamu, karena ia penaaaran ia pun menghampiri suaranya tersebut.


"Sejak kapan mereka berada disini?". Batin anggel bertanya-tanya.


"Micell". Panggil anggel yang mrmbuat sang punya nama menengok.


"Lo sudah bangun, mau kemana sudah rapi aja?". Tanya micell.


"Heem, sejak kapan mereka ada disini?". Tanya anggel tanpa memperdulikan pertanyaan micell.


"Kita dari 3 jam yang lalu nggel". Jawab lisa.


"Oh gitu, micell gue mau ke markas jika lo ikut bersiaplah, habis makan siang kita berangkat". Kata anggel.

__ADS_1


"Hm okey". Kata micell.


"Nggel kita boleh ikut ya sudah lama nggak latihan ni". Pinta rara.


"Em silahkan, tapi lebih baik kita makan siang sekarang". Ajak anggel.


"Okey". Jawab mereka serempak.


Setelah itu mereka menuju ruang makan, mereka makan dengan hening hanya suara sendok yang terdengar. Setelah selesai makan anggel pamit pergi duluan ke markas karena ia tak mungkin menunggu micell yang masih harus bersiap. Sedangkan lisa dan rara di minta untuk bareng micell saja.


Anggel menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena hari minggu suasana jalan sangat ramai. Disisi lain jordan saat itu juga sedang berada di luar untuk menyegarkan fikiran. Saat di lampu merah tak sengaja ia melihat mobil anggel yang berhenti tepat di sebelahnya. Tapi anggel tak menyadari itu karena ia sedang mengotak atik hpnya.


"Mau kemana dia siang bolong begini?". Guman jordan.


"Sial gue kehilangan jejaknya". Umpat jordan.


Setelah itu jordan pergi meninggalkan tempat itu. Sedangkan di sisi lain anggel sudah memasuki masion besar yang di gunakan untuk tempat tinggal para mafioso dan markas Black Tiger.


Tanpa memperdulikan sapaan para mafioso anggel langsung masuk saja ke markas.


"Udah datang kak?". Tanya aksa.


"Hm, dimana kak aldi?". Tanya anggel balik.

__ADS_1


"Sepertinya di atas". Jawab aksa.


"Ya udah gue ke atas dulu". Pamit anggel.


"Okey". Jawab aksa.


Lalu anggel pergi ke ruangan aldi untuk menemuinya, tanpa mengetuk pintu anggel langsung masuk membuat sang empu kaget.


"Kak". Panggil anggel.


"Eh buaya betina". Kaget aldi.


"Kampret lo kak ngatain gue buaya". Omel anggel sambil memukul aldi dengan tasnya.


"Aduh duh sorry dek, lo sih masuk ngagetin aja, udah dong asakit ni". Kata aldi mrngadu kesakitan.


"Huff, menyebalkan". Kata anggel lalu duduk di kursi depan aldi.


"Hahaha, maaf deh maaf". Kata aldi sedikit tertawa.


"Udahlah, ada apa kakak nyuruh gue kemar". Tanya anggel.


"Oh itu...". Kata aldi menggantung membuat anggel penasaran.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2