GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN

GADIS CANTIK BERDARAH DINGIN
BAB 48 ANGGEL PULANG AWAL


__ADS_3

Anggel ke kelas hanya mengambil tasnya lalu pergi lagi. Saat di ambang pintu ia bertemu teman-temannya.


"Mau kemana?". Tanya jordan.


"Pulang". Jawab anggel singkat.


"Jam pulang kan masih lama". Kata jordan.


"Terserah gue". Kata anggel dingin.


"Nanti malam bagaimana nggel?". Tanya rara mengalihkan pembicaraan.


"Datang aja langsung ke Queen Cafe". Jawab anggel.


"Oke". Kata rara.


"Gue pergi dulu". Kata anggel lalu melangkah pergi.


Tapi baru selangkah anggel melangkah tangannya di tahan jordan. Anggel berbalik dan menatap tajam jordan. Teman-teman yang lain terkejut dengan tindakan jordan.


"Lepasin". Kata anggel.


"Tidak, gue nggak akan biarin lo bolos". Kata jordan. Lalu mereka pun melempar tatapan tajam.


"Tuh anak kenapa sih?". Tanya julian berbisiki pada marcell. Sedangkan marcell hanya mengangkat bahunya acuh.

__ADS_1


"Gue bilang lepasin". Kata anggel penuh tekanan.


"Tidak". Kata jordan.


"Jangan buat amarah gue kembali memuncak jordan". Kata anggel.


Sebelum jordan kembali berbicara micell dan aksa datang.


"Nggel mobilnya sudah siap ni kuncinya". Kata micell dengan memberikan kunci mobil. Anggel langsung mengambil kunci itu dan menghempas tangan jordan.


"Gue pulang, lo nanti langsung ke masion saja gue cuma sebentar". Kata anggel pada micell lalu pergi.


"Oke". Kata micell sedikit berteriak.


"Udahlah jo biarkan saja anggel pergi dia butuh waktu sendiri". Kata marcell.


"Benar kata marcell, nanti malam juga kita ketemu lagi kan". Kata lisa membenarkan ucapan marcell.


Sedangkan jordan hanya bisa membuang nafasnya kasar. Setelah itu mereka masuk ke dalam kelas. Sedang di lain tempat anggel yang baru saja sampai kantor di sambut dengan baik para karyawan. Tidak lupa dengan topeng kebesarannya.


"Selamat siang nona". Sapa para karyawan yang berpapasan dengan anggel.


Anggel hanya menjawabnya dengan anggukan.


Anggel yang sudah sampai di lantai 30 dimana di situ hanya ada 3 ruang yaitu ruangan ceo, ruangan asisten pribadinya, dan juga sekertarisnya. Sekertaeis memiliki 2 tempat kerja yang satu di samping kiri ruangan anggel yang satu di depan ruangan anggel.

__ADS_1


"Selamat siang nona". Sapa sekertaris anggel yang bernama Bunga.


"Siang, bilang pada rangga suruh ke ruangan saya". Kata anggel.


"Baik nona". Kata bunga.


Lalu anggel masuk ke dalam ruangannya, saat sampai di ruangan tersebut terlihat jelas banyak tumpukan berkas yang harus dia kerjakan. Anggel melempar tasnya ke sofa lalu ia membuang nafas kasar. Setelah itu dia mulai berkutat dengan berkas-berkas di mejanya.


Di sekolah jam pulang telah tiba. Semua murid berhamburan keluar kelas. Lisa dkk dan juga jordan dkk berjalan bareng menuju parkiran. Di jalan mereka tak sengaja bertemu chelse dkk. Mereka hanya menatap chelse dkk dengan tatapan mengejek, sedangkan chelse dkk merasa marah karena ia merasa sudah di permalukan oleh anggel. Saat sampai di parkiran mereka berpisah.


"Ni abang gue mana sih, kebiasaan banget kalau gue sampai parkiran belum ada". Omel lisa.


"Lah emang lo nggak bawa mobil lis". Tanya rara.


"Nggak, lagi males nyetir gue". Jawab lisa cengengesan.


"Bebeb lisa mau abang anterin?". Tanya julian.


"Nggak perlu". Jawab lisa dingin.


"Yaelah lis cuek amal lo sama gue". Kata julian pura-pura sedih.


Semua yang ada di sana pun memutar bola matanya malas.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2