GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Anggota Keluarga Baru


__ADS_3

Heri dan Agatha benar-benar menepati janjinya.Nama Kaila mereka masukkan kedalam daftar anggota keluarganya.Kamar Kaila juga dipindahkan dari yang semula kamar asisten diganti dengan kamar yang cukup luas dan nyaman untuknya.


"Mama harap kamu bisa menerima semua ini Kai!Kamu suka kan kamarnya?",tanya Agatha setelah menunjukkan kamar baru yang telah ia renovasi untuk Kaila.


Wajah Kaila terlihat berbinar.Ia masih merasa ini hanyalah ilusi dan khayalannya saja,namun rupanya ini benar-benar nyata.Sungguh,ia tak menyangka akan mendapat kebahagiaan besar seperti ini setelah pertemuannya dengan Rama.


"Kaila sangat suka Ma kamarnya",jawab Kaila seraya memandangi kamar yang luasnya tiga kali lipat dari kamar sebelumnya dengan nuansa pink dan dilengkapi dengan fasilitas lengkap.Kaila benar-benar terharu.Ia tak menyangka akan mendapatkan semua ini.


"Syukurlah!Mama senang bila kamu suka",jawab Agatha lega.


Dari balik pintu,Rama bisa menyaksikan kasih sayang yang begitu besar antara Mamanya dan juga Kaila,padahal keduanya baru mengenal satu sama lain.Rama ikut senang melihat keakraban mereka berdua dan Mamanya juga terlihat sebahagia ini setelah mengangkat Kaila sebagai putrinya.Begitupun terhadap Kaila,ia bersyukur gadis itu mendapat kasih sayang yang berlimpah dari orang tuanya,mengingat rasa bersalahnya pada Kaila selama ini.


"Rupanya kamu datang Nak!Sini Mama ingin mengatakan sesuatu",Agatha memanggil Rama yang masih terpaku di daun pintu kamar milik Kaila.


Rama mengangguk dan mendekat ke arah Kaila dan orang tuanya berada.


"Mulai sekarang anggap Kaila sebagai adikmu Rama!Mama ingin kamu menyayangi Kaila seperti halnya mama dan papa menyayangi Kaila",saran Agatha menasehati Rama.Sedang Heri turut bahagia melihat istrinya sebahagia itu.


"Baik Ma!Rama pasti akan memperlakukannya dengan baik dan Rama akan menyayanginya seperti pada adik Rama sendiri",jawab Rama yang membuat Heri dan Agatha lega mendengarnya.


"Mama senang karena kamu bisa menerima keputusan Mama Sayang",sahut Agatha dengan penuh senyuman di bibirnya.

__ADS_1


"Berarti Mama telah berhenti menjodohkan Rama dengan Kaila kan Ma?"tanya Rama serius.Ia masih berharap Mamanya berubah pikiran.Mungkin Rama bisa menerima Kaila sebagai adiknya tapi tidak sebagai istrinya.Hal itu lantaran Kaila bukanlah tipe wanita yang Rama suka.Rama masih normal seperti pria pada umumnya,menyukai perempuan cantik dan seksi.Dan semua itu tidak ada pada Kaila.


"Mama rasa perjodohan ini dihentikan saja!Tapi ini Mama lakukan karena permintaan Kaila bukan karena kamu yang meminta",cicit Agatha seraya melihat ekspresi Kaila yang menunduk.Ia tahu bahwa Kaila menyukai putranya.


Mendengar hal itu,cukup membuat Rama bahagia.Itu artinya,ia bebas sekarang.


"Dan satu lagi,mulai besok Kaila akan kuliah dan dia tidak akan bertugas sebagai asistenmu lagi!Segeralah cari asisten untuk menggantikan tugas Kaila",tambah Agatha yang membuat Rama tersentak.Ia merasa kesal karena Kaila tak lagi bisa membantu mengurus dirinya lagi.Disatu sisi Rama merasa kecewa,namun disisi lain Rama ikut senang karena mamanya akan memberikan kesempatan Kaila untuk kuliah.


"Terserah Mama saja",cicit Rama sembari melihat ponselnya untuk menutupi rasa kesalnya.


Rama pamit pada mereka bertiga karena di kantor akan ada pertemuan penting dengan klien perusahaan asing.


Rama cukup terkejut karena Andara datang lagi ke kantornya.Kali ini wanita pujaannya itu menampakkan wajah sedihnya hingga membuat Rama bertanya-tanya dalam hati.


"Kenapa wajahmu murung seperti itu Sayang?",tanya Rama yang baru selesai meeting dengan kliennya.


Andara segera berdiri meninggalkan kursi yang ditempatinya tadi dan menghambur ke pelukan Rama.


"Mamiku memaksaku agar kita segera meresmikan hubungan kita!Kalau tidak aku akan dijodohkan dengan pria asing pilihan Mami!Aku minta kamu segera bertindak Sayang!Aku tak mau menikah dengan orang asing",adu Andara dengan mata berkaca-kaca.


Edo yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala.Edo merasa yakin kalau tindakan Andara hanya ingin menggertak Rama agar segera menikahinya dan mengikatnya seperti tindakannya yang sudah-sudah sebelumnya.

__ADS_1


Karena merasa risih dengan tindakan Andara,Edo meminta ijin dari ruangan itu untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.


"Sabar Sayang!Aku juga sedang berupaya membujuk Mama",jawab Rama meyakinkan Andara.


"Benarkah?Kenapa lama sekali?",tanya Andara sembari memainkan jari di dada Rama.


"Sabarlah!Aku berjanji akan menikahimu secepatnya",bisik Rama.Hal itu lantas membuat Andara sedikit lebih tenang.


"Apa kamu punya waktu luang Sayang?Temani aku jalan-jalan Sayang!",rajuk Andara.


"Maaf Sayang!Aku sedang sibuk!Tapi tenang saja aku akan memberimu uang",sahut Rama yang membuat Andara kembali berbinar.


Rama mengambil segepok uang dari lacinya dan menyerahkannya untuk Andara.


Inilah yang disukai Andara.Rama sangat royal padanya dan akan memberikannnya apapun meskipun masih pacaran.Andara segera keluar dari ruangan Rama.


"Kelihatannya Bos sedang bingung!Ada apa Bos?",pertanyaan Edo membuyarkan lamunan Rama.Rupanya Edo masuk ke ruangan Rama untuk menyerahkan berkas-berkas penting pada bosnya tersebut setelah Andara pergi dari sana.


"Kaila diangkat jadi anak angkat orang tua gue!Dan kami sudah tak terikat perjodohan lagi!",Rama selalu jujur pada Edo.Karena menurutnya laki-laki itu bisa bertindak sebagai sahabat yang baik.


"Bukankah Anda seharusnya senang Bos?Bukankah Anda mencintai Nona Andara!",pertanyaan Edo membuat Rama tersadar bahwa memang seharusnya dia senang.Tapi keputusan mamanya menghentikan tugas Kaila untuknya,membuatnya kecewa.Ia merasa sudah terbiasa dengan Kaila.Dan hanya Kaila lah yang bisa mengurusnya dengan baik,tapi mamanya sama sekali tak mengerti harapannya.

__ADS_1


__ADS_2