GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Menginap Di Kosan Sely


__ADS_3

Selepas dari kampus,dua sahabat itu segera beranjak ke kosan Sely yang letaknya tak begitu jauh dari kampus mereka berdua.Karena ingin menikmati angin sore,keduanya memutuskan untuk berjalan kaki saja sekalian juga berolah raga.


Kaila telah berjanji pada Sely untuk main ke kosan sahabatnya tersebut sore ini.Mereka berjalan beriringan dengan perasaan suka cita.Terutama Sely,ia begitu senang karena kehadiran Kaila akan sedikit menghibur kesepiannya,karena hari-harinya selama ini hanya bergantung pada ponsel dan juga tumpukan buku-buku di rak meja belajarnya.Rasa kesepian kerap mendominasi dalam hidupnya.Karena keluarga besarnya ada di kampung halaman semua.


Sely hanyalah seorang perantau di tanah ibukota ini.Niatnya yang besar untuk kuliah membuatnya terpaksa berjauhan dengan keluarga dan juga kerabar terdekatnya.


"Aku seneng banget lo Kay akhirnya kamu mau datang ke kosanku lagi.Kalau bisa sih menginap saja ya semalam Kay!Kan besok kita libur.Biar aku ada temannya gitu",bujuk Sely pada sahabatnya,Kaila.


Kaila berpikir sejenak,kemudian ia segera menganggukkan kepalanya yang membuat Sely meloncat-loncat karena kegirangan.Kaila sampai tertegun saat melihat tingkah sahabatnya.Namun,ada rasa bahagia yang menguar dihatinya karena ia bisa mengabulkan permintaan Sely.


Sebentar lagi mereka akan lulus,untuk itulah Kaila ingin menikmati sisa-sisa waktu yang tersedia bersama dengan sahabat terbaiknya.


"Makasih Kay....Aku seneng banget karena hari ini kamu mau nginep di kosan aku",ucap Sely dengan ekspresi gembira.


"Aku juga seneng Sel...Tapi nanti aku hubungin Kak Rama dulu ya!Tadi rencananya Kak Rama yang mau jemput aku di kosan kamu",ujar Kaila.


"Ya Ampuun ternyata kamu belum ijin Kay?",tanya Sely dengan sedikit kecewa.Pasalnya ia sudah terlalu bergembira tadi dengan rencana Kaila yang hendak menginap di kosannya semalam.


"Belumlah Sel... Tapi ga usah khawatir Sel aku akan cari alasan yang tepat hingga Kak Rama mengijinkanku tidur di kosanmu",jawab Kaila menenangkan sahabatnya.

__ADS_1


"Kamu beruntung ya Sel punya Kak Rama di hidup kamu!Setahu aku dia banyak sekali berubah semenjak berpacaran denganmu.Dia mulai sedikit ramah pada semua orang dan tidak sedingin dulu lagi",ujar Sely yang bicara apa adanya.


"Aku rasa pendapat kita sama Sel!Tapi itu semua bukan aku yang merubahnya!Hal itu karena keinginan Kak Rama sendiri",kata Kaila seraya mengingat perubahan Rama selama ini.Benar yang dikatakan Sely,kalau Rama memang sudah tidak sedingin dulu.Ia juga sudah mulai mau menyapa sahabatnya ataupun teman-teman yang dikenalkan Kaila padanya.Hal itu tentunya,makin membuat Kaila makin mencintai Rama.


"Cie cie yang sedang jatuh cinta....Hanya menyebut namanya saja,hatinya langsung berbunga-bunga.....",goda Sely yang membuat pipi Kaila bersemu merah.


"Apaan sih Sel...Godain terus...",ujar Kaila seraya mencubit lengan Sely.


"Auw...Kau mencubitku Kay....Sini aku balas",Sely hendak membalas cubitan Kaila namun Kaila keburu lari terlebih dahulu.


Demikianlah,keduanya selalu bercanda tawa setiap kali bertemu.Mereka adalah dua sahabat yang saling mendukung satu sama lain,seia sekata dan sesuka seduka.Semuanya mereka rasakan bersama-sama.


Disaat mereka sedang berlarian,tiba-tiba keduanya diklakson oleh sebuah mobil.


Keduanya menoleh,


Rupanya pemilik mobil tersebut adalah Dika.


Laki-laki itu segera menghentikan mobilnya,menurunkan kaca mobilnya dan menyapa dua gadis yang bersahabat dekat tersebut.

__ADS_1


"Kaila,Sely kenapa kalian ada disini?",tanya Dika pada dua wanita yang terlihat mengatur nafas karena terengah-engah usai berkejar-kejaran.


"Hai Dik....Kami mau ke kosanku",sapa Sely dengan penuh semangat.Meskipun dalam hati ia begitu kesal dengan Dika,karena tatapan Dika hanya tertuju pada Kaila seorang.


"Ayo Kay aku antar...Kebetulan aku punya waktu luang hari ini...Duduklah di depan sini bersamaku",ujar Dika seraya turun dari mobil.Laki-laki itu lantas membukakan pintu mobil depan yang ia tumpangi untuk Kaila.Hingga membuat Sely cemberut.


"Maaf Dik....Aku di belakang aja!Biar Sely yang ada di depan menemanimu",bantah Kaila seraya mendorong tubuh sahabatnya ke jok mobil yang tepat berada di samping Dika.Sementara Kaila segera beringsut membuka pintu di jok belakang.


Sely senang dengan ide Kaila.Ia pun segera duduk di samping Dika dan mengucapkan terima kasih pada laki-laki itu.Hal ini lantaran baru pertama kali Sely dibukakan pintu mobil oleh laki-laki yang di sukainya.


"Terima kasih Dik",ucap Sely dengan rona memerah.Ia tak mampu menyembunyikan perasaan bahagianya pada Dika ataupun Kaila.


Dika hanya mengangguk dan menutup kembali pintu mobilnya setelah Sely masuk.Dika kemudian berlari ke arah kursi kemudi untuk menjalankan mobilnya menuju kosan Sely yang memang tak jauh dari kampus mereka.


"Bagaimana kalau aku traktir kalian dulu?Kalian pasti lapar kan?",tanya Dika pada dua wanita tersebut.


"Ok",


"Tidak",kata Kaila

__ADS_1


Jawaban mereka yang tak kompak membuat Dika tertawa renyah.


"Katanya sahabat,tapi jawaban kalian tak sama",sindir Dika disela-sela tawa lepasnya.


__ADS_2