
"Ayo Kay kita menikah....Aku ingin segera menghalalkan hubungan kita",ulang Rama ketika melihat Kaila hanya terpaku menatapnya.
Rama berupaya menahan tawa ketika melihat Kaila yang masih mematung di tempat duduknya.Seolah-olah ajakannya untuk menikah masih terasa asing di telinga Kaila.Padahal,kalau Kaila sadar sebelum hari ini Rama sudah beberapa kali mengajak Kaila untuk menikah,namun seperti biasa Kaila sering mengulur waktu hingga ia di wisuda.
Kaila mengerjap-ngerjapkan matanya,berupaya mencerna perkataan kekasihnya yang terdengar serius dan bukan hanya merupakan candaan semata.
Tangan sebelah Rama menggenggam tangan Kaila dengan lembut.
"Kay...Jawab dong!jangan diam saja",kata Rama dengan kekehan ringaƱ.Ia tahu bahwa Kaila sebenarnya hanya syok dengan permintaannya yang mungkin terkesan terburu-buru dan menuntut jawaban dari dirinya.
"Ehm....mmmm...Iya Kak!Aku mau.Lagian sebentar lagi aku juga akan wisuda!Jadi tak ada alasan lagi bagiku untuk menunda pernikahan kita",jawab Kaila yang membuat hati Rama membuncah bahagia.
Rama tersenyum lebar menatap Kaila.Perasaannya benar-benar seperti terbang ke awan saat ini.Seolah beban yang bertahta dihatinya menguap seketika.Kebahagiannya adalah ketika bisa memiliki keluarga yang utuh bersama Kaila.Memiliki anak-anak dari wanita yang teramat sangat dicintainya tersebut.
Tak perduli Rama dicap sebagai pria bucin akut terhadap Kaila.Karena memang kenyataannya demikian.Rasa cinta yang besar yang ia miliki sekarang ini memang hanya milik Kaila.Bahkan,ia sampai tak rela melihat Kaila berdekatan dengan laki-laki lain tanpa seijinnya.
Sekali lagi Rama mengecup punggung tangan milik Kaila dan masih fokus dengan jalanan yang ia lewati.
__ADS_1
"Makasih Sayang...I love you",kata Rama dengan sangat lembut.
Kaila hanya mengangguk,dalam rongga dadanya kini juga terselip perasaan yang sangat bahagia,bahkan mungkin melebihi yang dirasakan Rama.Karena memang sebelumnya Kaila lah yang terlebih dahulu menyukai Rama.Melabuhkan hatinya pada pria yang terkesan dingin tersebut.
Ia berharap tak ada kendala apapun menjelang pernikahan mereka nanti.
"Mau jalan-jalan?",tawar Rama menatap Kaila sejenak.
"Kak Rama ga balik kantor?Ini baru jam 4 lho Kak!Biasanya kan Kak Rama pulang jam 8 malam!",tanya Kaila serius.
"Engga Sayang!Sore ini aku ingin menghabiskan waktu bersamamu",
"Terserah Kak Rama aja!Aku ngikut aja",jawab Kaila pasrah.
"Dasar gadis lugu",gumam Rama dengan kekehan ringan.
"Apa Kak Rama bilang?",
__ADS_1
"Enggak....Kamu cantik",puji Rama yang membuat guratan merah di pipi Kaila terlihat jelas.
"Hish...Tadi Kak Rama ga bilang gitu deh kayaknya",cibir Kaila yang pura-pura jutek.Meskipun ia tak mungkin bisa bersikap seperti itu terhadap Rama.
Obrolan itu terus berlanjut hingga keduanya tiba di gedung bioskop yang Rama tuju.
"Ayo kita turun Sayang!Sudah sampai!",ajak Rama saat mobilnya sudah terparkir di basement bioskop tersebut.
Kaila mengangguk dan segera keluar dari mobil Rama.
Rama menggandeng tangan Kaila dan mereka sama-sama memasuki gedung bioskop tersebut.
"Kamu mau nonton film genre apa Sayang?",tanya Rama sebelum membeli tiket.
"Romantis",jawab Kaila singkat.
"Cie cie yang pengen belajar romantis sama aku.Baiklah kita akan menontonnya",kelakar Rama yang membuat Kaila sedikit salah tingkah.
__ADS_1
"Kamu tunggu aku disini bentar ya!Aku mau beli tiket dan makanan untuk kita berdua",tutur Rama pada Kaila yang segera mendapat anggukan dari Kaila.
Setelah menunggu beberapa saat,kini Rama telah kembali dengan membawa dua pop corn dan dua minuman kaleng di tangannya.