GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Di acuhkan


__ADS_3

Tangan Kaila terasa kebas sekaligus bergetar saat hendak pulang ke rumahnya karena hari telah beranjak malam.Ia tidak mungkin menghindar seperti ini terus.Yah,sepulang kuliah tadi sore Kaila memang meminta ijin pada Agatha untuk belajar di kontrakan Sely.Kaila sengaja melakukan ini,karena ia belum siap untuk bertemu dengan Rama.Penolakan Rama masih membekas di ingatannya.Kaila juga bingung setelah hari ini entah dia akan bersikap seperti apa pada Rama.


Kaila juga telah menceritakan segalanya pada Sely.Bagaimana pertemuannya dengan Rama untuk pertama kalinya dan juga mengenai perasaannya pada laki-laki yang telah menolong nyawanya tersebut.Awalnya Sely begitu shock saat mendengar cerita Kaila,namun pelan-pelan ia bisa memahami apa yang dirasakan Kaila saat ini.


Sebagai sahabat,Sely terus menyemangati Kaila yang sedang patah hati tersebut.Kaila merasa beruntung memiliki sahabat seperti Sely.Candaan dan lawakan Sely sedikit mengobati kekalutan hatinya.


"Say kamu harus pulang sekarang!Entar di cariin lho sama orang tua angkatmu",saran Sely pada sahabatnya yang masih terlihat lesu tersebut.Kaila tengah berbaring di ranjang busa yang dimiliki Sely di kontrakannya tersebut.


"Iya Sel!Aku juga udah pesen ojek online kok!Bentar lagi nyampe",jawab Kaila seraya meraih tas ransel miliknya yang ia bawa.Kaila dan Sely pun beriringan keluar dari ruangan yang berukuran 4×5 meter tersebut.


"Udah Kay!Jangan terlalu dipikirkan!Aku yakin Kak Rama pasti akan menyesal karena nolak orang sebaik kamu", kata Sely menyemangati Kaila agar tak terlalu bersedih.


"Aku yang salah Sel!Aku harusnya bisa menjaga lisanku untuk tidak mengakui hal itu pada Kak Rama!Seharusnya aku sadar aku ini siapa",desis Kaila dengan wajah pucat.Seharian ini Kaila memang tak memiliki selera makan sama sekali.Sely gagal membujuk Kaila untuk makan sedikit saja.Sely mulai khawatir Kaila akan sakit.


'Ternyata jatuh cinta rasanya serumit ini!Kasihan kamu Kay',batin Sely yang memang belum merasakan pacaran sebelumnya.


"Kamu sama sekali tak bersalah Kay!Karena cinta itu bisa datang darimana saja dan kapan saja.Itu juga merupakan qadarullah yang tidak bisa kita tolak kedatangannya",petuah Sely menyemangati Kayla.

__ADS_1


Kayla mengangguk lemah seraya menatap Sely.


"Habis ini di rumah kamu langsung makan Kay!Kamu terlihat pucat banget",ucap Sely mengingatkan Kaila.


Disaat yang bersamaan,pengemudi ojek online telah sampai di depan kontrakan Sely.


"Benar ini Kak Kayla?",tanya ojek online tersebut dengan ramah.Beliau mencocokkan nama customernya sesuai dengan nama yang ada di aplikasi miliknya.


"Iya Pak ini sahabat saya yang pesen!",sahut Sely seraya menunjuk Kaila yang ada di sampingnya.Sang Driverpun segera memberikan helmnya pada Kaila.


"Aku pulang dulu Sel!Makasih ya untuk hari ini",pamit Kaila pada Sely sebelum ia pulang.


Usai membayar tarif ojek yang dipesannya,Kaila segera memasuki rumahnya.


"Assalammualaikum",sapa Kaila pada Bi Sarah yang baru saja membuka pintu untuknya.


"Waalaikum Salam!Baru pulang Kay?Kamu di tunggu Nyonya dan Tuan di meja makan",kata Bi Sarah sewaktu membukakan pintu.

__ADS_1


"Iya Bi",jawab Kaila dengan santun.


Rupanya Agatha,Heri dan Rama benar-benar telah menunggunya di meja makan.


"Kesini Kai kita makan malam bersama",sapa Agatha pada Kaila yang baru saja tiba di rumahnya tersebut .Kaila melirik Rama sekilas,rupanya laki-laki itu enggan menatap wajahnya.Rama malah terlihat asyik memainkan game yang ada di ponselnya tanpa menatap Kaila sama sekali.Tentu ini merupakan situasi yang tak mengenakkan untuk Kaila.


"Sebentar Ma!Kaila ke atas bentar ya!Mau cuci muka dan tangan terlebih dahulu",ijin Kaila.


"Baiklah tapi agak cepat ya!",jawab Agatha dengan tersenyum ramah seperti biasanya.


Kaila setengah berlari menaiki tangga agar bisa segera sampai ke kamarnya.Ia tidak ingin orang tuanya dan Rama menunggunya terlalu lama.


Seusai cuci tangan dan muka,Kaila segera kembali ke meja makan.


"Sini biar Mama ambilkan!Kaila mau lauk apa?",tanya Agatha saat Kaila hanya mengambil makanan yang sangat sedikit,porsinya sangat jauh dari biasanya.


"Tidak perlu Ma!Kaila kan bisa sendiri Ma",Kaila hendak menolak tapi mendapat bantahan dari Agatha.

__ADS_1


"Sudah Kai,biarin aja!Mamamu kalau udah sayang sama seseorang ya kayak gitu!Kamu harus terbiasa mulai sekarang!",kata Heri sambil terkikik geli.


Rama masih terdiam di tempat.Ia enggan menanggapi perlakuan khusus orang tuanya pada Kaila.


__ADS_2