GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Larangan Rama


__ADS_3

"Hah diet untuk apa?",tanya Rama penuh penekanan.Ia menatap serius pada wajah sang kekasih hati,karena semenjak tadi Kaila sama sekali belum menyentuh makanan yang telah ia pesan sebelumnya.


"Ya untuk kamu Kak!Aku pikir dengan tubuhku langsing Kak Rama tidak akan malu bila bersanding denganku",jawab Kaila dengan berani.Yah,dia harus segera menyampaikan niatnya pada Rama.Selama ini ada rasa minder dihatinya saat berdekatan dengan Rama,apalagi kini statusnya adalah kekasih laki-laki itu.Walaubagaimanapun,ia ingin terlihat sempurna saat berdampingan dengan Rama.


Mendengar jawaban itu,Rama lekas terkekeh.Ia merasa jawaban kekasihnya itu terasa lucu.Karena baginya,kesempurnaan bentuk tubuh tidak menjadi prioritasnya lagi.


Rama mengacak rambut Kaila dengan gemas.


"Sayang,tataplah mataku",titah Rama pada Kaila.


Gadis itu menghembuskan nafas karena perasaan gugup yang kembali menyerangnya,kemudian menatap lekat netra kekasihnya.


Rama memilin jemari Kaila dengan lembut seolah ia tahu bagaimana gugupnya Kaila saat ini.


"Aku sama sekali tak masalah dengan berat badan yang kamu miliki.Mau gemuk atau tidak itu sama sekali tak ada pengaruhnya untuk aku.Jadi,jangan menyiksa dirimu dengan berdiet seperti itu.Aku ga suka Kay",ujar Rama dengan serius.


"Tapi....",Kaila hendak menyanggah perkataan Rama,namun satu telunjuk jari Rama sudah di tempelkan di bibir Kaila.


"Sudahlah Sayang....Ayo makanlah....Jangan hiraukan penilaian orang!Aku mencintaimu dengan tulus",ujar Rama,tulus dari lubuk hatinya.


Rama sadar bahwa cinta yang dimilikinya pada Kaila bukan berakar dari kesempurnaan,namun dari kekurangan yang ada pada diri Kaila,ketulusan hatinya dan juga ia telah terbiasa dengan kehadiran Kaila.

__ADS_1


Karena tak ingin berdebat,Kaila akhirnya menyantap makanan berat yang telah dipilihkan Rama untuknya tersebut.


Wajah Rama terlihat cerah ketika melihat Kaial makan dengan lahap.


"Berapa lama lagi kamu lulus Kay?",pertanyaan ambigu itu terdengar di telinga Kaila.


"Maksud Kak Rama?",


"Aku ingin segera menikahimu Kay....Tapi waktu empat tahun masih sangat lama",ujar Rama dengan tatapan sendu.


"Ya udah Kak Rama nikah duluan sana",tutur Kaila bercanda.


"Gombal...",sahut Kaila


"Yakin nunggu empat tahun lagi?",


"Kan kamu maunya begitu Kay...Aku akan nunggu kamu dulu sampai lulus",jawab Rama yang membuat Kaila merasa lega.


"Terima kasih Kak",ujar Kaila mengulum senyum.


"Apapun untukmu Kay...Aku akan bahagia kalau kamu bahagia",ujar Rama penuh dengan kebahagiaan.

__ADS_1


"Kak Rama emang pandai ngegombal",Kaila terkekeh dengan kata-kata romantis Rama yang berdengung di telinganya.


"Aku bicara jujur Kay",ujar Rama tak mau kalah.


"Iya aku tahu",jawab Kaila yang membuat Rama makin gemas melihat Kaila.


Kini dalam hati Rama,sudah dipenuhi dengan nama Kaila seorang.Ia akan bahagia hanya saat melihat kekasihnya itu bahagia dan nyaman.


Mereka berdua lantas membicarakan tentang masa depan mereka.Kaila merasa beruntung karena Rama mau menerimanya dengan tulus,tanpa syarat apapun.Ia juga merasa kalau Rama yang sekarang begitu berbeda dengan laki-laki dingin yang ia temui untuk pertama kalinya.


Penuh rasa syukur dihatinya,karena Ramalah yang menyelamatkannya dulu saat ia hendak bunuh diri.Setelah hari itu,ia mulai mendapatkan kebahagiaan dari orang-orang disekitar Rama.Termasuk pula,laki-laki yang ia cintai kini telah mencintainya pula.Membalas perasaannya yang memang hanya gadis biasa.


'Aku menyukaimu Kak!Aku janji akan berubah untukmu meskipun kamu melarangku',janji Kaila dalam hati.


"Kenapa memandangku seperti itu?Mau mengatakan aku tampan hem?",tanya Rama penuh percaya diri.


"Eh...Eng.. Iya",jawab Kaila gugup.


Rama kembali tergelak.Tertawa karena tingkah lucu milik Kaila.


**********

__ADS_1


__ADS_2