GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Bi Nia Telah Berpulang


__ADS_3

Kaila begitu shock saat mendengar bahwa Bi Nia telah meninggal dunia usai ia meninggalkan rumah dulu.Hal itu karena rasa bersalahnya usai mengusir dirinya dulu.Rasa penyesalan itu begitu mendarah daging hingga akhirnya Bi Nia sakit keras dan akhirnya meninggal dunia.


"Maafin kami Kay atas semua perbuatan kami di masa lalu!Terutama aku.Aku benar-benar menyesal sekarang",tutur Rania dengan pandangan menunduk.


"Jangan merasa bersalah Ran!Aku sudah melupakan masalah kita di masa lalu!Aku cukup senang karena akhirnya kamu ga benci lagi sama aku",jawab Kaila,berupaya mengangkat wajah keponakannya sekaligus satu-satunya keluarga kandung yang ia punya saat ini.


"Dan jujur aku sangat sedih saat tahu Bi Nia telah meninggal",tambah Kaila dengan mata berkaca-kaca.


Keduanya kembali berpelukan,tergugu dalam tangis dari bibir masing-masing.


Hingga sejenak kemudian,Rania mendongak.Melepas pelukannya pada Kaila dan memegang kedua bahu Kaila.


"Terima kasih Kay!Aku senang akhirnya kita bisa bertemu kembali",seru Rania dengan mata berbinar.


"Aku juga seneng Ran!Akhirnya kita bisa dekat kembali seperti dulu lagi",ucap Kaila penuh semangat.


Dulu Rania merupakan teman sepermainan Kaila semenjak kecil karena umur mereka hampir sama.Sikap Rania mulai berubah pada Kaila semenjak mulai masuk SMP.Hal itu lantaran Kaila gendut dan cupu,hingga membuat Rania enggan mengakui Kaila sebagai saudara dan cenderung memusuhinya.Tapi meskipun demikian,Kaila tak pernah dendam.Dalam doanya,Kaila selalu meminta pada Yang Maha Kuasa agar pintu hati Rania dilembutkan dan bisa hangat seperti dulu lagi.


"Nona Kaila!Anda sudah ditunggu Bos Rama di ruang kerjanya",ucap Edo yang semenjak tadi hanya diam melihat pertemuan dua saudara tersebut.


"Iya Edo!Dua menit lagi",jawab Kaila yang semenjak tadi seolah lupa tentang keberadaan Edo di belakangnya.


Rania baru sadar kalau penampilan Kaila sudah banyak berubah sekarang.Dan juga Kaila memanggil asisten pribadi bosnya yang dingin hanya dengan nama panggilannya saja?Hal itu tentunya menjadi tanda tanya besar baginya.

__ADS_1


"Rania!Aku ke ruangan Bos sebentar ya!Nanti kalau urusanku udah selesai aku akan menemuimu lagi",kata Kaila sebelum berpisah dengan Rania.Ia harus segera menyerahkan bekal makan siang yang sudah dibuatnya untuk Rama.


"Iya Kay!Lagi pula aku juga harus melanjutkan pekerjaan kok",sahut Rania yang tampak kikuk pada Edo.Walau bagaimanapun,ia merasa sungkan pada Edo karena disaat jam kerja,ia malah ngobrol dengan Kaila.


Usai berpamitan dengan Rania,Kaila mulai melangkahkan kakinya ke ruangan Rama.Rupanya laki-laki itu sudah menunggu Kaila semenjak tadi.


"Silahkan masuk Nona!Tuan muda sudah menunggu Anda",ucap Edo saat membukakan pintu ruangan CEO milik Rama.


"Terima kasih Edo",jawab Kaila seraya tersenyum tipis yang dibalas Edo dengan anggukan kemudian ia segera pergi meninggalkan ruangan bosnya menuju ruangannya sendiri.


Rama menyambut Kaila dengan senyum merekah dibibirnya.


"Kenapa lama sekali Sayang?Aku sudah menunggumu dari tadi lho",ujar Rama saat Kaila sudah ada dihadapannya.


"Maaf Kak aku tadi ketemu sama saudaraku",jawab Kaila dengan penuh semangat.Ia telah siap menceritakan pertemuannya dengan Rania barusan di kantor ini.


"Saudara?",tanya Rama mengernyit heran.


"Rania Kak!Dia anak Bi Nia yang telah merawatku semenjak kecil!Rupanya dia menjadi OB di sini",tukas Kaila antusias.


"Masak sih?",


"Iya beneran!Nanti aku kenalin ya Kak",

__ADS_1


"Iya baiklah",


"Setelah makan siang",


Rama mengangguk,


"Masak apa Sayang?Baunya harum sekali",tanya Rama yang penasaran dengan masakan Kaila.Meski ia sangat menyukai apapun yang dimasak oleh Kaila karena selalu pas di lidahnya.


"Aku buat rendang Kak",ujar Kaila.


"Suapin ya",pinta Rama dengan manja.


"Enggak ah!Malu dilihat orang",sahut Kaila jujur.


"Tak akan ada orang yang masuk Kay!Pintu ruangannya sudah di tutup",ujar Rama meyakinkan kekasihnya agar menuruti permintaannya.


Kaila pun menurut.Suapan pertama ia berikan pada Rama.Laki-laki itu menerimanya dengan lahap.


Saat Kaila hendak berdiri,mengambil minum untuknya,Rama malah menarik tubuh Kaila hingga perempuan itu terjatuh dan menduduki Rama.


Kaila yang sadar tubuhnya berat hendak berdiri,namun di tahan oleh Rama.


"Sebentar saja Kay",ujar Rama dengan penuh kelembutan.

__ADS_1


Kaila yang gugup,hanya mampu pasrah dengan permintaan Rama.


NB:Mohon maaf ya Teman-teman kemarin ga up 2 hari karena kesibukan saya di dunia nyata.Insya Allah akan mulai Up kembali mulai besok dan seterusnya.....


__ADS_2