
"Oh jadi Anda cemburu sama saya?Bukankah Kak Andara tahu kalau aku hanya dianggapnya sebagai saudara?",tanya Kaila yang makin membuat Andara berang dengannya.Wajah Andara terlihat memerah seakan siap menelan Kaila hidup-hidup.
Kalau saja mereka tidak sedang di kamar Kaila,Andara pasti sudah menjambak dan mencakar Kaila karena api cemburu yang begitu besar.Yah,Andara berpikir bahwa perhatian Rama kepada Kaila bukan seperti perhatian kepada saudaranya sendiri sama seperti yang Kaila katakan barusan.
"Cih....Aku percaya dengan kekasihku!Tapi aku sama sekali tidak percaya dengan Kau!",sentak Andara,jari telunjuknya tepat ia hadapkan pada wajah Kaila.
"Wanita sepertimu pasti mudah terjerat dengan pesona kekasihku yang amat sempurna.Jadi kuperingatkan sekali lagi!Jauhi Rama atau aku akan membuat perhitungan denganmu",ucap Andara berapi-api.
"Dasar perempuan murahan!Tak bisakah kamu cari cowok yang jomblo!
Owh...Aku lupa kau kan gendut,jelek,dekil,buluk lagi!Jadi tak akan ada yang mau memacarimu!Lagi pula kamu yang tak tahu diri ini berupaya menarik simpati Rama dengan air mata buayamu ini!Cih....Dasar sampah!Tak tahu malu",umpatan Andara terus keluar dari mulutnya hingga membuat batin Kaila sesak.
Tak henti-hentinya Kaila dijadikan sasaran kemarahannya saat ini.
__ADS_1
"Stop jaga mulut Anda!Atau saya akan...",ujar Kaila yang tak terima dengan tuduhan Andara.
"Akan apa?Kamu berani sama saya?Hem?Dasar perempuan murahan!",umpat Andara tak henti-henti pada Kaila.
Kaila sepertinya sudah muak dengan sikap bar-bar yang ditunjukkan Andara pada dirinya.Ia sudah menahannya selama ini.Tapi kali ini kelakuan Andara benar-benar sudah keterlaluan.Gadis itu selalu menyudutkannya dari segi manapun.
"Sudah saya bilang!Saya tidak punya hubungan apapun dengan kekasih Anda selain saudara!Puas???Kalau Anda hanya ingin berdebat dengan saya lebih baik Anda keluar!Saya ingin beristirahat",seru Kaila dengan emosi.Kali ini darahnya ikut mendidih karena tuduhan Andara yang menurutnya tanpa dasar apapun.
"Owh hebat!Rupanya perempuan yang telah diselamatkan oleh kekasih saya sudah menampakkan jati dirinya yang sesungguhnya!Sekali sampah ya tetap sampah!Dan sekarang kamu berani mengusir saya?",
Plak.....
Satu tamparan ia layangkan pada Andara.Ia merasa harga dirinya sudah di injak-injak oleh Andara.Wanita itu sudah terlalu banyak mengumpatnya dan juga menuduhnya yang bukan-bukan.
__ADS_1
Saat itu pintu kamar Kaila sudah terbuka dan Rama bisa melihat dengan jelas saat Kaila sedang menampar Andara.
"Ada apa ini?",suara keras Rama mengagetkan Kaila dan juga Andara.
Andara yang licik segera menghambur ke pelukan Rama.
"Kau lihat kan Beib kelakuan adik angkatmu itu?Dia bahkan berani menampar wajahku!",adu Andara dengan air mata berlinang.
"Lihatlah ini Beib!Bibirku berdarah karena tamparan Kaila!Aku menyesal karena ingin mengenalnya lebih jauh dan mengakrabkan diri dengannya!Hiks hiks hiks",tambah Andara yang membuat Rama tersulut emosi.
Rama menatap Kaila dalam-dalam dan menunggu wanita itu membela dirinya.Tapi Kaila hanya diam di tempat tanpa ekspresi apapun.
"Ada apa ini Kay?",tiba-tiba saja Agatha,Heri dan semua orang yang ada di rumah tersebut sudah berkumpul di luar kamar Kaila.Mereka mendengar suara keributan dari kamar Kaila dan mencoba mencari tahu.
__ADS_1
Kaila hanya menggeleng saat mendengar pertanyaan dari Agatha.
Kaila sangat takut dengan sorot mata tajam yang terpancar dari Rama yang saat ini sedang menenangkan kekasihnya.