GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN

GADIS GENDUT VS CEO TAMPAN
Rencana Diet


__ADS_3

Kaila dan Sely kini sedang di perpustakaan kampus.Selain hendak meminjam buku,mereka berdua juga membicarakan hubungan baru antara Kaila dan juga Rama.


"Kamu tahu ga Kay....Aku tuh seneng banget ya Kay karena akhirnya sahabat aku ternyata sudah punya pacar sekarang...Apalagi pacarnya tuh ganteng banget yah meskipun agak dingin sih menurutku.Tapi kan dia itu tetep pangeran dihatimu Kay.Jadi ngiri deh akunya Kay sama kamu",ujar Sely sambil cekikan dihadapan Kaila.Ia merengkuh bahu Kaila untuk ia peluk.Sebagai seorang sahabat,tentunya Sely selalu berharap akan kebahagiaan sahabatnya.


Kaila bersyukur dalam hati karena ia bisa memiliki sahabat yang tulus seperti Sely.Ekspresi kebahagiaannya tersorot jelas di mata Kaila,sama seperti yang ia rasakan sekarang ini.


Usai berpelukan,mereka berdua segera menyerahkan buku yang telah mereka pilih pada petugas perpustakaan dan meminjamnya untuk satu minggu ke depan,lalu mereka segera meninggalkan perpustakaan tersebut menuju kantin kampus,karena Sely sudah tak mampu lagi menahan rasa hausnya.


Setelah memesan es teh manis dua gelas,Sely mengajak Kaila duduk di meja kosong yang ada disana.Mereka pun kembali melanjutkan obrolan tadi saat di perpus karena tak mau mengganggu konsentrasi teman yang lain saat membaca buku.


"Yuk sana Kay!Lanjutin lagi cerita yang tadi",ajak Sely dengan antusias.Kaila hanya mengiyakannya saja sebagai jawabannya.


"Gimana Kay rasanya pacaran untuk pertama kalinya?Si Tuan dingin itu rupanya cinta juga sama kamu Kay?",tanya Sely antusias.


"Ya seneng banget lah Sel!Makanya kamu cari pacar sana biar ga jomblo lagi....Atau aku kenalin aja tuh sama Kak Dimas!Dia itu calon dokter lo Sel",ucap Kaila asal yang malah membuat bibir sahabatnya tampak mengerucut.Kaila malah ingin tergelak melihat tingkah sahabatnya.Namun,tawanya ia tahan karena menyadari perubahan wajah sahabatnya.

__ADS_1


"Apaan sih Kay....Ga mungkinlah Kak Dimas mau sama aku secara kan aku anak tercupu di kampus ini.Lihat aja penampilanku Kay",ucap Sely seraya menunjukkan kedua ikat rambutnya. Sely juga nampak merendah dihadapan Kaila.Gadis yang rambutnya selalu dikepang dua itu tak ingin terlalu bermimpi mendapatkan calon dokter sebagai pendamping hidupnya.


"Ayolah Sel...Jangan sedih gitu dong....Wong cuman bercanda malah di tanggapi serius",ucap Kaila usai melihat ekspresi sahabatnya yang malah terlihat murung.


"Dan satu lagi Sel....Sahabatku ini meskipun dikepang dua tapi tetap cantik kok, sedunia malahan ha ha ha",tambah Kaila,mencoba menghibur sahabatnya agar kembali tersenyum.


"Ah kamu Kay....bisa aja kalau melambungkan hatiku",seru Sely diiringi dengan tawa renyahnya.


Keduanya kembali berbincang-bincang mengenai sifat dan karakter Rama.


"Ya Ampun Kai...Rupanya kamu masih juga merasa inscure dengan bentuk tubuhmu?",tanya Sely dengan alis berkerut.


"Iya Sel...",jawab singkat Kaila.Walau ia tahu pikirannya ini tak beralasan,namun ketakutannya bila sampai Rama memutuskan hubungan dengannya disaat Rama menemukan tambatan hati yang jauh lebih sempurna darinya begitu menari-nari dalam otaknya.Bukankah bukan hal yang sulit bagi Rama menemukan wanita yang sempurna.Hal itu lantaran ada banyak wanita di sekeliling Rama.


Kaila takut Rama berpaling darinya karena kekurangannya,meskipun Rama telah berulang kali menjelaskannya.

__ADS_1


Kini Sely paham kenapa sahabatnya mengambil buku tentang cara menurunkan berat badan.Rupanya ini alasannya.


"Tapi aku rasa si Tuan dingin itu udah tulus Kay suka sama kamu",ujar Sely mengutarakan pendapatnya.Karena yang ia tahu seorang Rama pasti mencintai Kaila bukan karena fisiknya,melainkan hatinya karena mereka sering bertemu dan berinteraksi.


"Entahlah",jawab Kaila hambar.Sekali lagi rasa ketidak percaya dirinya muncul kembali.


"Kamu tenang aja Kay...Aku punya kenalan pelatih fitness handal.Aku akan mengenalkanmu padanya",ucap Sely yang berniat membantu Kaila.


"Benarkah?",seru Kaila dengan wajah berbinar.


"Beneran lah masa ga bener Kay",


"Ya udah besok kenalin aku ya dan ajak aku ketempatnya",pinta Kaila yang segera di setujui oleh Sely.


Kedua sahabat itu masuk kembali ke kampus untuk melanjutkan kelas mereka karena jam istirahat telah usai.

__ADS_1


__ADS_2