Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 10.


__ADS_3

Seto terlihat sangat marah kepada Minami. Minami menatap Seto sambil menggelengkan kepalanya. Dia menarik tangannya.


"Minami!" bentak Seto.


"Ini tak seperti yang kakak pikiran. Dia ... dia lah yang ...." Minami menunjuk ke arah Keyko. Perkataannya belum selesai tapi sudah di potong oleh Keyko.


"Hah? Aku? bukannya kau yang datang hendak menghajar ku berkata untuk menjauhi kak Seto dan jangan macam-macam dengan mu? iya kan?" Keyko membalikkan kata-kata yang dilontarkan oleh Minami sebelumnya.


Minami terdiam dan tak dapat berucap apapun. Dia jadi kebingungan. Seto yang mendengar apa yang dikatakan oleh Keyko semakin marah ke Minami.


"Sebaiknya kita pergi sekarang Minami. Dan jangan menyakiti orang lain." Seto membela Keyko dan Minami dapat merasakan hal tersebut. Keyko tersenyum puas melihat dan menikmati ekspresi wajah Minami yang terkejut melihat Seto membelanya.


Minami tak bisa menerima rasanya kalau Seto lebih membela Keyko dari pada dirinya. Dia semakin kesal kepada Keyko. Dia menatap tajam ke arah Keyko.


"Kau lebih membela gadis sialan ini kah, Kak? Lihat semua gadis yang lainnya telah dihajar oleh Keyko. Bahkan Ayumi dan aku juga dihajarnya, Kak." Minami masih membela dirinya di hadapan Seto.


Seto melihat sekeliling, benar saja gadis-gadis lain telah terluka dan seperti dihajar. Tapi apakah Keyko yang melakukan semuanya sendiri? keluh Seto dalam hatinya. Tapi dia ingat kalau dulu dia pernah kena hajar oleh Keyko. Seto jadi berpikir.


Keyko melihat gelagat dari Seto, dia langsung berkata di hadapan Seto.


"Kak Seto, aku tahu Minami pacar kakak jadi pasti dia lebih kakak bela. Lihat semua gadis ini malah datang hendak mengeroyok ku menurut kakak apakah pantas mereka semua menyerang ku bersamaan?" Keyko melihat ke arah Seto.


"Ah itu ... itu tentu saja tidak baik." Seto pun jadi bingung. Benar juga, Minami ramai-ramai hendak menghajar Keyko itu bukanlah tindakan baik. Apalagi mereka di sekolah sekarang. Sungguh tak pantas.


"Minami hentikan semua ini. Jangan mengganggu Keyko lagi. Perhatikan sikap mu." Seto menasehati.


Minami tertegun dan melirik ke arah Seto. Dia sangat kesal karena Seto lebih membela Keyko. Minami tak tahan. Dia pun pergi di ikuti oleh Ayumi dan para sekelompok gadis yang bersamanya.


Kemudian Seto berjalan mendekati Keyko. Seto begitu perhatian terhadap Keyko. Hana begitu heran dengan perlakuan Seto kepada Keyko.


"Kau tak apa-apa kan?" Seto memperhatikan Keyko.


"Aku tak apa-apa. Terima kasih sudah mencemaskan aku kak. Dan terima kasih sudah membela ku." Keyko tersenyum.


Senyuman yang manis dan menggoda buat Seto.

__ADS_1


"Tak masalah, Key. Jika ada apa-apa katakan saja padaku. Oke."


"Baiklah." Keyko kembali duduk dan bersikap tenang. Hana pun duduk di sebelahnya.


Bel berbunyi.


Menandakan saat jam istirahat hendak berakhir, Seto pun kembali ke kelasnya dan Hana bertanya ke Keyko apa yang terjadi? Keyko tak menjelaskan apa pun ke Hana. Dia hanya bilang agar Hana tak perlu risau. Hana memperingati Keyko agar berhati-hati dengan Minami. Bagaimana pun mama Minami adalah orang yang berpengaruh di sekolah mereka.


"Key ... kau nampak aneh dan beda? Kak Seto juga bertingkah berlebihan untuk mu. Minami juga terlihat kesal sekali kepadamu." ujar Hana menoleh ke Keyko.


"Lalu?" Keyko alias Riyu masih bersikap tenang.


"Aku hanya heran ada apa sebenarnya dengan kalian? apa yang terjadi Key?"


"Kau tenang saja dan tak perlu cemas." Keyko tak ingin menjelaskan apapun dan berpikir lebih baik Hana tak tahu apapun.


"Berhati-hatilah Key, Minami bukan orang sembarangan. Mamanya orang yang berpengaruh di sekolah ini."


"Iya. Kau tenang saja. Sebentar lagi guru datang. Sebaiknya fokus belajar."


Pulang sekolah.


Minami yang baru saja sampai di rumah terlihat sangat kesal. Dia masih ingat kejadian di sekolahnya. Minami duduk di ruang tamu. Dia menekuk wajahnya dan terlihat sangat kesal.


Minami kesal bukan main. Dia teringat tadi di sekolah kalau dia bertengkar hebat dengan Seto. Saat pulang sekolah tadi, Seto dan Minami berbicara sebentar. Dia dan Seto jadi bertengkar hebat. Bahkan Seto lebih membela Keyko. Membuat hati Minami terasa panas terbakar amarah.


Seto bahkan tak mau mendengarkan Minami. Dia lalu pergi begitu saja tanpa mendengar penjelasan apapun lagi dari Minami. Minami yang di tinggal akhirnya pulang sendirian dengan supir jemputannya.


Sampai di rumah pun perasaan Minami masih saja terasa dongkol. Karena pertengkaran dengan Seto membuat Minami semakin kesal dan benci terhadap Keyko. Semua rencananya gagal dan tak ada yang berhasil. Semua tindakan Minami tak ada yang berhasil.


Minami yang sedang kesal akhirnya Melampiaskan kekesalannya dengan cara menghancurkan barang-barang di rumahnya.


Kazumi Nakamura baru saja sampai di rumah. Dia melihat kelakuan putri semata wayangnya. Kazumi, mamanya Minami pun melihat perilaku anaknya yang terlihat sangat kesal di sertai penuh amarah.


"Ada apa? Kenapa sikap Minami seperti itu? Pasti ada sesuatu." Kazumi membatin dalam hatinya.

__ADS_1


Dia mendekati dan bertanya kepada Minami.


"Minami?"


"Mama ...." Minami menoleh ke arah Mamanya.


"Kau kenapa Minami? Ada apa? Apa yang terjadi? Katakan kepada Mama." Kazumi mengajak Minami duduk di sebelahnya. Dia membelai rambut panjang Minami.


"Mama, aku sangat kesal dan marah sekali terhadap seseorang. Dia sangat mengusik ku di sekolah. Aku membencinya Ma." Minami memeluk Mamanya.


Akhirnya Minami menceritakan semuanya kepada Mamanya. Dan hal tersebut membuat Kazumi juga kesal. Dia berencana hendak menemui si Keyko.


"Mama harus membalasnya ya Ma." pinta Minami.


"Tenang putri ku. Mama akan bantu untuk menyingkirkan dia." Kazumi mengiyakannya.


Kazumi tak terima, putri satu-satunya di perlakukan begitu oleh Keyko. Dia hendak membalas Keyko demi putrinya. Dia mau membalas rasa sakit, amarah, dan kekesalan yang telah di alami Minami terhadap Keyko. Dia mau Keyko menerima sakit seperti yang di alami Minami putrinya.


"Keyko, siapa pun kau ... awas saja! Kau harus menerima balasan yang setimpal. Enak saja kau mengganggu putri ku. Aku tak akan membiarkan mu." gumam Kazumi, mata Kazumi begitu tajam dan membara. Dia terlihat marah.


Dia masih memeluk putrinya sambil membelai rambut panjang Minami dengan penuh kasih sayang. Kazumi mencoba membujuk serta menenangkan putrinya. Dia juga berjanji untuk membantu Minami menyingkirkan Keyko.


Kazumi sedang memikirkan rencana jahatnya untuk mengurus Keyko.


Bersambung....


Apa jadinya ya selanjutnya 😂


Kini Mama Minami maju hendak hendak berurusan dengan Keyko. Belum tahu dia seperti apa Keyko.


Saksikan kelanjutannya di next bab 🤗


Mari dukung author ya, caranya gampang banget.


Caranya, Like, vote, Favorit, kasi gift dan kasi star 5 plus kasi komen yang positif ya. Dan no plagiat juga ya. Terima kasih semuanya 🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2