Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 23.


__ADS_3

Keduanya diam dan saling bertatapan.


Keyko segera menoleh ke arah lain dan dia bangkit berdiri. Riyu memerhatikan sikap Keyko yang sepertinya salah tingkah. Dia pun ikut berdiri.


"Kita ... kita pulang saja ya." ucap Keyko pada akhirnya.


Riyu diam melirik ke Keyko.


"Baiklah. Ayo kita pulang. Aku antar kau pulang. Ah bukan. Kau yang antar aku pulang. Saat ini aku kan seorang gadis." Riyu berkata tanpa ekspresi.


Seketika Keyko sadar. Eh iya, mereka kan tertukar jiwanya. Hehehe.


Keduanya kemudian pulang bersama.


***


Esoknya. Di rumah Minami.


Minami tak punya semangat untuk pergi ke sekolah. Dia hendak di rumah saja. Bahkan sarapan tidak mau. Pelayan bahkan mengantarkan makanan ke kamarnya tapi Minami memilih hanya mau tidur saja di ranjangnya. Dia malas melakukan apapun.


Mama Minami memperhatikan sikap aneh putrinya. Dia pun datang menghampiri kamar Minami dan masuk ke dalam.


"Minami? Kenapa gak pergi ke sekolah?"


Minami menatap Mamanya.


"Mama ... aku ...."


"Ada apa nak? Cerita sekarang juga sama Mama sayang."


"Keyko ...."


"Keyko? gadis itu lagi kah? dia buat apa lagi?"


"Ma, kenapa Keyko masih di sekolah? bukannya kata Mama mau membereskan Keyko tapi dia sampai sekarang masih bisa sekolah dengan tenang."


Kini Minami mulai menangis.


"Dia merusak hubungan ku dengan kak Seto. Dia merebut kak Seto dari ku. Dia juga membuat aku malu di depan semua teman di sekolah. Bahkan satu sekolah menertawakan aku, Ma. Aku sangat malu, kesal dan marah sekali. Aku gak terima Ma diperlukan seperti itu oleh dia cewek sialan itu."


Kazumi memeluk putrinya. Dia berusaha menenangkan diri putrinya.


"Tenang sayang. Mama akan membereskannya untuk mu. Berani sekali cewek rendahan itu mengganggu dan mempermalukan putri ku. Gak akan Mama biarkan." Kazumi berjanji hendak membalasnya.


"Mama harus balaskan semua rasa sakit dan malu serta kesal yang ku rasakan ya Ma."


"Iya sayang."


Kazumi begitu menyayangi Minami. Tentu dia akan membalas Keyko yang sudah begitu berani kepada putri kesayangannya.


Kazumi kemudian memeluk putrinya dan membujuknya untuk makan. Akhirnya Minami mau makan juga. Tapi dia tetap tak mau masuk sekolah. Kazumi pun diam, yang penting putrinya akhirnya mau makan.

__ADS_1


Setelah hari itu, Kazumi lalu menelepon seseorang, yaitu kepala sekolah. Dia ingin Keyko dijatuhkan segera. Kazumi lalu berjumpa dengan kepala sekolah untuk mempertanyakan apa sebabnya Keyko masih di sekolah.


Dari hasil pertemuan dengan kepala sekolah, terlihat wajah kepala sekolah begitu takut. Bahkan dia enggan membahasnya. Tapi Kazumi terus bertanya, akhirnya kepala sekolah mengakui alasan apa dan kenapa Keyko tidak tunduk dengan syarat mereka dan tidak dikeluarkan dari sekolah.


Ternyata semuanya berhubungan dengan kelompok gangster naga terbang. Bahkan Bosnya sendiri yang meminta kepada kepala sekolah agar menjaga Keyko dan tidak melakukan apapun kepada Keyko.


Kini Kazumi mengerti apa alasannya. Dia lalu pergi dan mengatakan tidak apa-apa kepada kepala sekolah. Kepala sekolah menghembuskan napas lega. Dia sudah cemas sekali karena takut Mama Minami akan marah kepadanya.


Setelah sampai di rumah, Kazumi duduk di sofanya. Dia meminta pelayan membuatkan minuman segar untuknya.


Kazumi heran, darimana gadis biasa seperti Keyko bisa kenal orang yang berpengaruh seperti itu. Sambil menunggu minumannya, Kazumi berpikir cara apa yang baik untuk membalas Keyko tanpa harus berurusan dengan kelompok gangster naga terbang tersebut.


Dia lalu memikirkan sebuah ide. Kazumi lalu melakukan panggilan telepon kepada seseorang.


***


Esoknya di sekolah.


Semenjak kejadian Minami dipermalukan di sekolah, dia tak ada masuk sekolah lagi. Begitu juga dengan Seto, semenjak hari dimana pestanya di buat kacau dan dipermalukan di pestanya sendiri, dia juga tak masuk-masuk sekolah.


Semua anak-anak sekolah paham karena apa. Keyko alias Riyu datang ke sekolah dengan santai. Dia duduk di kursinya dengan tenang.


Namun anehnya, semua juga menatapnya dengan tatapan aneh. Keyko (Riyu) tak mau ambil pusing. Dia hanya diam dengan tenang.


Jam pelajaran pun di mulai. Semua siswa pun belajar. Tapi Keyko (Riyu) merasa aneh. Pasalnya adalah Hana temannya Keyko tak masuk sekolah. Tidak biasanya dia tak masuk sekolah. Kemana gadis berkacamata dan. rambut dikepang itu? pikir Riyu dalam hatinya.


sampai usai pelajaran dan istirahat tak ada kabarnya Hana. Bahkan setelah istirahat, para siswa malah di pulangkan ke rumah masing-masing. Alasannya katanya kepala sekolah mengalami kecelakaan, tak tahu apa sebabnya. Tahu-tahu sudah kecelakaan. Pelaku penabrak pun tidak di ketahui.


Keyko (Riyu) mulai merasa aneh walaupun dia belum tahu kenapa. Keyko pun pergi mencari Hana di rumahnya. Dia mencari alamat Hana melalui alamat yang dia tanyakan ke ruang guru. Sebelumnya dia hanya ingin bertanya ke guru. Tapi ternyata guru pun tak tahu kabarnya.


Akhirnya Keyko (Riyu) memilih untuk meminta alamat Hana ke guru. Syukurlah guru memberikan alamat Hana. Dia pun langsung mencari alamat rumah Hana.


Setelah beberapa saat, sekitar sejam kemudian sampailah Keyko (Riyu) di rumah Hana. Daerah kumuh dimana banyak rumah susun berada. Sampai di sebuah rumah biasa yang sederhana, Keyko (Riyu) berhenti. Dia sudah sampai di rumah Hana.


Dia mengetuk pintu rumah tersebut. Tak berapa lama kemudian pintu terbuka. Terlihat wanita paruh baya yang sudah menua membuka pintu rumah.


"Maaf Tante. Hana ada di rumah?"


"Oh, teman Hana ya. Mari masuk dahulu." ajak Tante tersebut.


Keyko alias Riyu masuk ke dalam rumah. Dia mengikuti langkah wanita paruh baya tersebut. Keduanya duduk di kursi yang ada di ruangan tamu.


"Maaf Tante kalau mengganggu."


"Tidak apa-apa. Hana tak pernah membawa temannya main ke rumah. Aku adalah ibu Hana. Namaku Minako Yamaguchi. Saat ini Ayah Hana sedang sakit."


"Sakit? ah maafkan aku ya Tante. Tidak tahu, kalau tahu aku akan membawa buah-buahan. Oh iya aku Keyko Himawari." Riyu bersikap sopan ke Ibunya Hana.


"Tidak perlu repot-repot. Keyko ya namanya bagus sekali, sesuai dengan orangnya yang cantik. Mungkin Hana sebentar lagi akan kembali. Tadi dia keluar sebentar membeli obat tambahan untuk ayahnya."


"Iya Tante."

__ADS_1


Tak berapa lama kemudian Hana pun pulang, dia barusan dari apotik obat. Hana begitu kaget melihat Keyko datang ke rumahnya.


Ibu Hana membiarkan Keyko dan Hana berduaan. Obat yang dibeli Hana diberikan ke ibunya. Ibunya lalu permisi masuk ke kamarnya sambil membawa obat. Dia hendak menemani ayah Hana di kamar sekalian memberikan obatnya.


Hana duduk di kursi sebelah yang tak jauh dari tempat Keyko duduk. Keyko (Riyu) menatap Hana.


"Kenapa kau tak masuk sekolah? apa karena ayah mu jatuh sakit."


"Iya."


Hana tertunduk. Dia tak berani melihat Keyko. Keyko merasa aneh.


"Apa ada sesuatu yang terjadi Hana? katakan saja sekarang padaku."


Walaupun Hana bukanlah teman baiknya tapi karena Hana teman baiknya Keyko, jadinya oleh karena itulah Riyu jadi perhatian. Ini semata karena Hana teman baiknya Keyko. Dan selama ini Riyu menjadi Keyko bisa dilihatnya kalau Hana adalah gadis yang baik.


Hana terlihat ragu dan takut-takut.


"Hana?"


Matanya tajam menatap ke arah Hana. Hana melihat ke arah Keyko. Dia melihat mata tajamnya Keyko. Akhirnya Hana bercerita.


Ada sekelompok orang yang datang ke kedai mie ayah dan ibunya. Mereka menghancurkan dan merusak semua barang. Padahal dari tempat itulah ayah dan ibunya berjualan dan mencari nafkah untuk biaya hidup dan makan mereka. Kini malah dirusak.


Dan ayahnya Hana juga kena pukuli oleh orang-orang yang tidak mereka kenal. Sambil mereka menyebutkan namanya Riyu sebagai bos mereka.


Seketika Riyu mengerutkan keningnya. Kedua alis matanya tertaut. Riyu heran siapa yang memakai namanya? Siapa yang menyuruh hal tersebut? Dia tak pernah menyuruh anak buahnya melakukan hal tersebut? Apa maksudnya semua ini?


Riyu diam dan nampak berpikir. Hana pun terdiam dan kemudian menatap ke arah Keyko. Dia lalu berucap di hadapan Keyko.


"Maafkan aku Key. Aku tahu gosip yang beredar di sekolah kalau kau pacaran dengan Riyu kan? tapi kenapa Riyu melakukan hal tersebut ke kami. Oleh karena itu aku kaget melihat mu disini. Dan aku jadi ragu serta takut mengatakan hal ini. Tapi benarkah mereka itu suruhan dari Riyu? ah ... maafkan aku." Hana menundukkan kepalanya.


Riyu menghela napas.


"Tidak perlu Hana. Kau tak perlu meminta maaf. Kau tak salah. Aku akan menyelidiki hal ini. Maafkan aku ya Hana."


Hana melihat Keyko, dia mulai menangis dan memeluk Keyko.


Riyu sebenarnya kaget karena Hana tiba-tiba memeluknya tapi ya sudahlah. Hana kan mengira dia adalah Keyko, jadi Riyu diam saja. Dia hanya membiarkan Hana menangis agar hatinya lebih lega.


Sebuah panggilan berbunyi dari ponsel Keyko. Hana melepaskan pelukannya. Lalu panggilan tersebut di terima Riyu.


"Iya. Halo." Riyu menjawab dan kemudian dia nampak kaget.


"Apa? Kakek? Kakek ku kenapa dan dimana?"


Bersambung....


Yuk kak dukung karya ini dengan cara Like dan kasih komentar ya.


Thanks by Author Libra.

__ADS_1


__ADS_2