Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 29.


__ADS_3

"Gadis kecil. Seorang gadis kecil yang dulu pernah ku temui di rumah sakit juga. Kejadian beberapa tahun lalu." ucap Riyu mulai menatap langit-langit.


Keyko hanya diam. Walaupun dalam hati dia bertanya siapa gadis kecil itu. Ingin di tanyakan tapi Riyu hanya diam saja. Akhirnya Keyko pun memilih diam.


Setiap hari Keyko menemani Riyu di rumah sakit. Adakalanya Keyko membawa Riyu ke taman dekat rumah sakit hanya untuk menghirup udara segar. Keyko dan Riyu pun menjadi semakin dekat.


Beberapa hari kemudian, akhirnya Riyu bisa pulang. Riyu kembali ke aktivitasnya yaitu bersekolah. Dan Keyko kembali ke kasino. Kakek Yamada pun sudah lebih baik sekarang.


Hari ini Keyko alias Riyu kembali ke sekolah. Di sekolah Hana langsung menghambur memeluk Keyko walaupun segera di tepis oleh Keyko karena dia merasa risih memeluk gadis itu. Bagaimana dia adalah Riyu.


"Key ... maaf ya aku gak sempet jenguk. Karena aku harus merawat ayah ku yang sedang sakit. Hari ini aku berencana menjenguk mu tapi nyatanya kau masuk sekolah. Maaf." Hana memelas dengan wajahnya.


"Sudah. Lupakan saja. Aku sudah baikan. Ayah mu bagaimana? Kedaimu?"


"Sudah membaik. Kedai mie kami juga sebentar lagi akan selesai direhab. Terima kasih ya." Hana bersungguh-sungguh berterima kasih.


"Kok aku?"


"Karena pacarmu telah memberikan dana perbaikan kedai mie dan membantu biaya pengobatan ayah ku."


"Oh Riyu." Keyko yang sebenarnya Riyu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Iya. Dia kan pacarmu." tatap Hana sambil mengerutkan keningnya.


"Ehem ... yang bilang dia pacar ku siapa?"


"Semua anak satu sekolah tahu kok, kan gosip kau pergi ke pesta kak Seto membawa Riyu sudah menyebar ke seluruh sekolah. Katanya kau sendiri yang mengatakan kalau Riyu kekasihmu. Eh kau beruntung sekali. Dia sangat tampan, keren dan kelihatannya kaya. Begitu banyak uang yang dia habiskan untuk kedai mie kami dan pengobatan ayah. Pria sempurna." mata Hana berbinar saat membicarakan Riyu.


Keyko alias Riyu malah tersenyum dan hendak tertawa rasanya. Tapi dia tahan. Sehingga hanya sebuah senyuman yang tampil di wajahnya.


"Kau cantik dan Riyu tampan. Aduh serasinya kalian." Hana membayangkan Riyu dan Keyko bersanding berduaan. Cocok rasanya.


"Beneran Riyu itu tampan dan keren?"


"Iyalah. Semua gadis disini juga terpesona. Tapi sayang, dia sudah jadi milik mu ya. Kok bisa pacaran dengan Riyu? Darimana kalian berkenalan? Dan apa pekerjaan Riyu? kalau di lihat dia itu senior kita kan? cie cie ... ehem. Dapat senior nih. Riyu jauh di atas kak Seto." Hana berceloteh panjang lebar.


Keyko meneruskan langkahnya di ikuti oleh Hana. Keduanya langsung menuju kelasnya.


"Kau tahu Keyko, gosip kau pacaran dengan Riyu sudah jadi topik yang menghebohkan di sekolah loh. Wah ... hebat." Hana masih terkagum-kagum. Hana membicarakan Riyu sambil terus tersenyum.


Kini Keyko dan Hana sudah di dalam kelas. Mereka duduk di kursinya masing-masing. Tak lama kemudian Minami masuk ke kelas. Ayumi menyambutnya. Mata tajam Keyko dan Minami saling bertemu di udara. Keduanya saling bertatapan tajam.


Ayumi lalu menarik tangannya Minami dan mereka berdua keluar kelas, entah pergi kemana. Hana melihat kedatangan Minami Sambil melihat Keyko. Hana juga sempat melihat tatapan keduanya yang tajam. Setelah Minami pergi bersama Ayumi, barulah Hana bertanya kepada Keyko.


"Minami sudah kembali ke sekolah ya? Kau tak apa-apa kan Key?"


"Aku tidak apa-apa. Emang kenapa?"


"Dia pasti akan membalas mu. Mana mungkin dia diam saja di perlakukan seperti terakhir kali itu." Hana mulai cemas. Padahal Hana tidak tahu kalau Minami dan Mamanya telah sudah bertindak. Tapi Keyko dan Riyu sudah membereskannya.


"Sudah tenang saja. Tidak perlu cemas. Aku tidak akan pernah takut dengannya." Keyko bersikap tenang dan santai.


Di lain tempat. Di kasino Riyu.


Keyko menatap Rihito yang sibuk memeriksa pembukuan. Keyko hendak membantu tapi kata Rihito, dia cukup diam saja. Akhirnya Keyko yang sebagai Riyu hanya bisa diam sambil memperhatikan Rihito.


"Benar kau tidak perlu ku bantu? Soal matematika aku cukup pandai loh. Itu pembukuan pasti ada hitung menghitung kan?"


"Diam saja dan duduk tenang. Gadis kecil tak tahu masalah bisnis kasino. Ini pembukuan rahasia." Rihito berkata sambil terus memeriksa pembukuan.


"Tapi kan aku sekarang menjadi bosmu."


Rihito menatap ke arah Keyko yang menjadi Riyu.

__ADS_1


"Tapi kan hanya tubuhnya, jiwanya kan gadis kecil."


Keyko mencibir. Iya benar. Jiwa Keyko dan Riyu tertukar. Dan sekarang dia berada di tubuh Riyu. Keyko tahu hal itu dan Rihito juga sudah tahu. Tapi Keyko bingung harus sampai kapan mereka seperti ini terus. Bagaimana membalikkan jiwa mereka ke tubuh masing-masing?


Keyko menghela napas panjang. Rihito melihat ke arahnya.


"Ada apa?"


"Sampai kapan ya begini terus? aku mau kembali ke kehidupan ku. Bukankah balas dendam ku sudah dilakukan, tapi kenapa belum kembali ke tubuh asliku ya?"


Keyko nampak berpikir keras. Rihito pun ikut tertegun. "Benar juga ya ... bos sudah membalaskan semuanya ke Minami dan Seto, tapi kenapa belum kembali juga jiwa mereka ke tubuhnya masing-masing?" Rihito juga membatin dalam hatinya. Rihito sudah tahu semuanya dari cerita Keyko dan Riyu.


Keyko melirik ke arah Rihito.


"Oh iya. Apa kau tahu Rihito, siapa gadis kecil yang pernah di kenal Riyu di rumah sakit? kapan kejadiannya itu?" entah kenapa Keyko memikirkan hal tersebut. Ingin dia bertanya kepada Riyu tapi rasanya segan. Dia takut dibilang terlalu kepo. Padahal dia memang kepo dah terus penasaran.


"Gadis kecil? siapa? aku tidak tahu. Bos tidak pernah cerita kehidupan pribadinya kepada ku."


"Apa kau tahu sodara atau keluarga nya?"


"Aku hanya tahu kalau bos sebatang kara dan hanya punya seorang kakek yaitu almarhum Tuan besar Kitaro yang mengasuh dan mengangkat bos Riyu jadi keluarga serta menjadikannya sebagai penerus setelah Tuan besar meninggal. Tapi Tuan besar sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu."


"Oh." Keyko menghela napas panjang. Artinya Rihito tidak tahu sebelum kejadian Riyu masuk ke kelompok naga terbang. Rihito hanya tahu saat Riyu sudah menjadi anggota naga terbang.


Jadi artinya hanya Keyko yang tahu, karena saat di rumah sakit Riyu bercerita tentang dirinya ke Keyko. Keyko merasa aneh. Kenapa Riyu bercerita hanya ke dirinya.


***


Saat ini hari Minggu. Keyko alias Riyu sedang bersama kakek Yamada. Keduanya sedang di toko sang kakek. Yamada melihat ke arah cucunya.


"Key ... hari minggu begini kau tidak pergi jalan-jalan? ketemu temanmu misalnya." Yamada melihat sekilas ke Keyko, kemudian dia duduk di kursinya.


Keyko alias Riyu membantu membereskan kain-kain di toko. Dia hanya diam saja.


"Eh kakek. Iya. Ada apa?" Riyu melirik ke arah Yamada.


"Kau tidak dengar? tidak pergi jalan-jalan keluar, entah dengan temanmu atau pacarmu? Riyu masih pacarmu kan?" Yamada kembali berkata sambil mengibaskan kipas kecil ke arah dirinya. Dia merasa gerah dan panas sekali cuacanya.


"Uhuk ... uhuk." Riyu yang barusan mengambil minum dan meminumnya malah tersedak.


"Minum lah dengan hati-hati. Kau ini seperti anak kecil saja." Yamada memberikan saputangan.


Riyu menerimanya dan mengelapkan sekitar bibirnya dengan saputangan tersebut.


"Kek, cuaca begitu panas. Sebaiknya disini saja. Lagian Riyu pasti sedang sibuk."


"Eh iya. Riyu punya kerjaan apa?" Yamada belum tahu latar belakang dari Riyu.


Riyu seketika menegang. Tak mungkin dia mengatakan kalau dirinya adalah bos gangster. Apa sebut saja pemilik kasino? kan tidak bohong juga kalau dia punya usaha kasino. Tapi apakah kakek bisa menerimanya ya. Riyu terdiam sambil berpikir.


Yamada memperhatikan wajah Keyko. Keyko terlihat diam.


"Jangan bilang kalau kau tidak tahu. Bagaimana KA ini pacaran tapi tidak tahu apapun tentang pacar mu." Yamada menghela napas panjang serta menggeleng. Dia berpikir pacaran anak muda zaman sekarang sungguh sesuka hatinya saja.


"Yang jelas dia bekerja dan punya usaha kek." akhirnya hanya itu yang bisa diucapkan Riyu yang sebagai Keyko di hadapan kakeknya.


Sebuah mobil mewah datang mendekat, Rihito turun bersama Keyko. Mereka memasuki toko Yamada. Yamada menyambut senang kedatangan Riyu. Setelan pakaian Riyu dan Rihito selalu memakai jas sehingga seperti seorang pengusaha atau CEO saja. Siapa yang menyangka kalau mereka anggota gangster hehehe.


"Kakek, apa kabarnya?"


Keyko memeluk Yamada. Yamada pun senang seakan cucunya sendiri saja. Riyu dan Rihito memandang keduanya seakan lama tak berjumpa, padahal hampir setiap hari kedua selalu bertemu.


"Baik. Riyu kebetulan kau kemari. Ini hari minggu pergilah ajak Keyko keluar jalan-jalan. Kalian kan sepasang kekasih. Kakek walaupun tua begini juga paham dengan anak muda. Ayo sana pergi lah jalan-jalan."

__ADS_1


"Hah? Jalan-jalan?" Keyko sebagai Riyu nampak kebingungan. Dia menatap Riyu asli, Riyu hanya mengangkat kedua bahunya.


Dan akhirnya, tara...


Keyko dan Riyu sudah di dalam mobil dengan Rihito sebagai supirnya. Mereka di paksa Kakek Yamada untuk pergi jalan-jalan.


Dan sampailah mereka ke wahana bermain.


Riyu dan Keyko hendak masuk tapi serasa agak malas, tapi kemudian suara Hana terdengar.


"Keyko ...."


"Hana?" gumam Riyu dan Keyko berpandangan.


Hana mendekati Keyko dan Riyu.


"Cie cie ... lagi ngedate ya." Hana senyum-senyum melihat Keyko dan Riyu.


Kemudian Hana melirik ke arah Rihito. Wah ... pria tampan satunya lagi.


Rihito juga melihat ke arah Hana. "Apa?"


"Kak, kenalin aku teman Keyko di sekolah. Nama ku Hana Yamaguchi. Salam kenal." Hana memperkenalkan dirinya.


Rihito menatap aneh ke arah Hana.


"Ehem ...." Keyko yang sebagai Riyu melirik ke arah Rihito. Rihito akhirnya menatap ke arah Riyu yang menjadi Keyko. Bosnya memberi sinyal untuk ikutin saja.


Akhirnya Rihito menurut saja.


"Aku Rihito Sato. Panggil saja Rihito."


"Salam kenal Kak Rihito. Kita masuk ke wahana bermain itu bersama-sama saja yuk."


"Hah?" Keyko, Riyu dan Rihito saling menatap dan kaget. Bersama-sama. Maksudnya?


"Iya. Sama-sama. Oh iya. Kak Riyu, kenalkan aku Hana Yamaguchi. Temannya Keyko." Hana akhirnya berjumpa secara pribadi dengan Riyu dan bisa bicara dan berkenalan. Sebelumnya tidak bisa berkenalan dengan lebih baik.


"Salam kenal juga. Aku Riyu Himura." Keyko sebagai Riyu akhirnya menjawab.


Hana begitu senang bisa kenal dengan dua cowok tampan dan keren, gagah lagi. Akhirnya mereka berempat masuk ke dalam wahana.


Rihito melirik ke bosnya dan berbisik. "Bos, kenapa aku juga jadi ikutan masuk dan dibawa kemari." protes Rihito.


"Ikuti saja." Riyu yang menjadi Keyko bersikap tenang dan santai saat menjawab dengan berbisik juga ke Rihito.


Hana melirik ke belakang, terlihat Keyko dan Rihito saling berbisik. Dia merasa aneh, kenapa Keyko di penglihatannya begitu akrab dengan Rihito. Dia melihat ke arah Riyu yang sebenarnya adalah Keyko, terlihat begitu biasa saja.


"Key ... kenapa kau disitu. Ayo kemari dekat kekasih mu." Hana menarik tangannya dan membawanya ke sisi Keyko yang menjadi Riyu. Kini Keyko dan Riyu berdekatan.


"Nah, begini baru pas. Kalau gitu Kak Rihito dengan ku ya. Kita sekarang bisa double date." Hana tersenyum senang.


"Hah? Double date?!" Keyko, Riyu dan Rihito kaget bukan main sambil menatap ke arah Hana.


Bersambung....


Hahaha 🤣 pikiran Hana malah double date yak. Jatuh cinta kayaknya nih Hana sama Rihito 😂


Dukung karya ini kak, klik like dan kasih komentarnya ya.


Thanks.


By : Author Libra

__ADS_1


__ADS_2