Gangster Dalam Diriku

Gangster Dalam Diriku
Bab 37.


__ADS_3

Riyu yang menjadi Keyko segera melepaskan pelukannya. Dia lalu masuk ke dalam rumah. Keyko sebagai Riyu masih tertegun. Saat Rihito memanggil barulah dia sadar.


Mereka semua kembali masuk ke dalam mobil. Selanjutnya Hana diantar pulang ke rumahnya.


Kini Keyko yang sebagai Riyu berada di samping Rihito kembali pulang bersama. Mobil mereka melesat menuju arah pulang. Rihito sesekali melirik ke arah Keyko sambil menyetir. Dia jadi penasaran apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh Keyko sekarang. Akan tetapi, Rihito memilih untuk diam saja.


Tentu saja Keyko masih kaget. Dia baru kali ini berciuman. Bahkan Keyko mengingat perkataan Riyu tadi "Manis." Kata tersebut terus terngiang-ngiang dipikiran Keyko. Apa maksudnya, ya? Keyko terus bertanya-tanya dalam hati.


Bahkan jantung Keyko masih saja berdebar terus hingga saat ini setiap mengingat kejadian tersebut.


Di lain pihak. Riyu yang sudah di kamar Keyko malah tersenyum. Dia masih bisa mengingat jelas kiss yang terjadi antara dirinya dengan Keyko. "Manis." Ya kata itu sangat cocok. Bagi Riyu kecupan mereka terasa hangat dan sangat manis.


Bahkan hati Riyu bergetar karena gadis tersebut. Walaupun bisa terlihat Keyko masih kaku dan belum terbiasa, itu artinya ini pengalaman pertama Keyko. Riyu seketika langsung bahagia karena bisa menjadi yang pertama untuk Keyko. Walaupun mereka tertukar jiwanya tapi rasa manis kecupan tadi asli terasa dan mereka berdua pun ikut terlena.


***


Di sekolah.


Keyko (Riyu) dan Hana sedang di kantin sekolah. Hana tidak ada hentinya berbicara tentang Rihito terus. Sebenarnya Riyu malas sekali mendengarnya tapi malah harus mendengarkan.


Tiba-tiba Hana bertanya kepada Keyko.


"Key, gimana rasanya?"


"Rasa?"


"Iya. Kiss dengan Kak Riyu." Hana berbinar matanya saat menanyakan.


"Oh itu. Kalau mau tahu cari tahu sendiri. Oke." Riyu tersenyum kecil. Dia pun bangkit dan melangkah pergi, meninggalkan Hana yang terbengong.


Keyko alias Riyu berniat kembali ke kelas. Akan tetapi, langkah Riyu tertahan oleh Seto. Seto muncul di hadapan Keyko. Riyu mengerutkan keningnya. "Mau apa lagi ini orang muncul dihadapan ku?" Keluh Riyu dalam hatinya.


Seto makin mendekat. Setelah dekat dia pun berucap kepala Keyko alias Riyu.


"Berhati-hatilah, Key. Aku hanya memperingati mu, tidak ada niat apapun." Seto langsung pergi setelah menyampaikan hal tersebut.


"Apa maksudmu?"


Seto menghentikan langkahnya. Dia kembali berpaling melihat Keyko.


"Minami sepertinya hendak membalas dendam kepada mu, Key."


"Lucu sekali. Bukannya kalian adalah sekutu?" Keyko menatap tajam ke arah Seto.

__ADS_1


"Aku sadar, aku salah kepada mu Key. Maafkan aku. Aku tidak akan mengganggumu lagi." Usai berkata seperti itu Seto pun pergi.


Riyu hanya melihat kepergian Seto dan menghilang dari pandangannya.


"Apa maksudnya dengan Minami?" Gumam Riyu sendirian.


Namun, Riyu seakan mempunyai firasat yang buruk kali ini.


Pulang sekolah.


Riyu berjalan hendak pulang. Dia berpisah dengan Hana di persimpangan jalan. Kini Riyu yang menjadi Keyko berjalan sendirian.


Sebuah mobil berhenti di depannya. Sekelompok orang keluar dan mencegat jalan Keyko.


"Kalian mau apa?"


Keyko menatap tajam ke arah sekelompok orang tersebut. Mereka saling pandang tanpa mengatakan apapun dan akhirnya menyerang Keyko (Riyu). Terjadilah baku hantam diantara mereka.


Pukul, tendangan , dan tinju pun dilakukan oleh Keyko. Mereka semua mengeroyok Keyko alias Riyu. Syukur saja Riyu gesit dan bisa menangkis semua serangan tersebut, sehingga dia terlihat aman saja.


Seseorang ada yang curang dan menyerang Riyu dari belakang serta menaburkan debu ke arah wajah Riyu. Mengakibatkan pandangan Riyu menjadi kabur. Kepala Riyu di pukul dan dia jatuh pingsan.


Riyu yang menjadi Keyko pun akhirnya pingsan.


***


Riyu yang sebenarnya adalah Keyko tentu saja kaget luar biasa. Riyu mengatakan kepada Kakek untuk tidak perlu cemas. Panggilan mereka pun terputus. Riyu alias Keyko segera mengatakan hal tersebut kepada Rihito.


"Rihito gawat! Kakek Yamada mengatakan kalau Riyu belum pulang juga dari siang. Aku cemas kalau dia dalam bahaya." Keyko nampak cemas.


"Aku akan mengerahkan semua anak buah."


Rihito segera memberikan perintah ke semua anak buahnya. Mereka pun segera bertindak.


Di lain tempat.


Riyu baru saja bangun. Saat terbangun dia dalam posisi terikat. Perasaan Dejavu apa ini?


Minami datang mendekat kemudian ada Sano pun muncul. Sekarang Riyu baru mengerti akan pesan dari Seto waktu itu.


"Jadi kalian berdua berkerjasama begitu?" Riyu mencibir dan menatap tajam ke arah Sano dan Minami.


"Diam kau ******! karena mu Mamaku sekarat dan kini koma di rumah sakit. Aku tidak akan memaafkannya mu. Never." Minami terlihat marah.

__ADS_1


"Mamamu sendiri yang mencari masalah, jangan menyalakan orang lain." Riyu dengan tenang berkata hal tersebut.


"Aku membencimu Keyko!!!" Minami mengambil cambuk dan mulai mencambuk tubuh Keyko yang sebenarnya adalah Riyu.


Sano melihat ke arah Minami dan Keyko. Ternyata para gadis itu mengerikan ya. Begitulah pikir Sano.


Minami berkali-kali mencambuk tubuh Keyko. Riyu merasakan rasa sakit akibat cambukan tersebut, tapi dia masih bisa menahannya.


Tidak sampai disitu saja, Minami juga berkali-kali menampar wajah Keyko dan menendangnya. Dia lampiaskan semua kekesalan dan amarahnya.


Riyu tersenyum sinis. "Hanya begitu saja kah?"


"Oh, kau masih bisa bertahan rupanya. Tidak meminta ampun dan malah sekarang masih bisa tersenyum. Hebat, kita lihat sampai mana kau akan bertahan." Minami tersenyum jahat dan kembali memukuli serta mencambuk tubuh Keyko.


Darah segar merembes dari sekitar tubuh Keyko, tapi dia tetap bertahan. Minami malah sudah kelelahan. Sano mengambil alih.


"Kau istirahat saja dahulu, Nona Minami. Biar aku yang melanjutkan. Aku mau lihat, apa kekasihnya akan datang menyelamatkan? atau kau akan mati konyol di tangan kami." Sano menatap sinis ke Keyko.


"Coba saja kalau kau berani. Aku tidak takut!"


"Gadis pemberani. Hem, rasakan ini!" Sano mulai mencambuk.


Minami merasa puas melihat penderitaan Keyko. Dia tersenyum puas. Dia juga berharap agar Keyko mati saja.


Namun keributan terjadi di luar. Para anak buah dari kelompok naga terbang datang menerobos dan menyerang kelompok Burung Phoenix. Terjadilah pertarungan antara kedua kelompok gangster tersebut.


Keyko yang ikut serta juga bersama Rihito dan para anak buah kelompok naga terbang, juga menghajar semua yang menghadang jalannya. Bahkan Riyu menghajar semua musuh habis-habisan.


Perhatikan Sano dan Minami terpecah, disaat itulah Riyu menendang Sano dan dia segera berlari. Minami dan Sano telah terkecoh. Kini Riyu sudah berlari keluar.


Keyko dan Rihito segera menyambut Riyu. Rihito segera membuka ikatan Riyu. Riyu bersyukur karena mereka sudah datang demi menolong dirinya.


"Bos gak apa-apa?" Rihito nampak panik serta cemas melihat Riyu yang sudah banyak luka.


"Riyu ...."


Keyko juga iba dengan kondisi Riyu.


"Kalian tenanglah, aku tidak apa-apa. Sekarang mari kita beri mereka pelajaran." Riyu menyunggingkan sebuah senyuman.


Bersambung....


Yuk dukung karya ini ya kak, caranya Like dan kasih komentarnya ya.

__ADS_1


Thanks.


By : Author Libra.


__ADS_2