
Ketiga pemuda berandalan yaitu orang-orang suruhan Minami kemudian mengikuti Keyko setelah pulang sekolah. Riyu yang menjadi Keyko menyadari ada orang yang mengikutinya semenjak dari sekolah tadi hingga kini saat di jalan arah mau pulang. Dia pun segera menyusun rencana dan membawa mereka semua ke gang sepi, agar menjauh dari kerumunan yang ramai.
Ketiga pemuda berandalan tersebut malah sungguh tak menyadari kalau Riyu sengaja membawa mereka ke tempat sunyi tersebut. Di tengah tersebut, Riyu yang menjadi Keyko menghajar mereka semua sampai babak belur.
"Hey, gadis manis ... mau kemana lagi hah?" Pemuda pertama sambil menunjuk senyum jelek sesuai wajahnya yang tak tampan sama sekali.
Riyu berbalik arah dan menatap ketiga pemuda berandalan tersebut. Dia tersenyum dan bersikap tenang di depan mereka semua.
"Hey ... dia tersenyum. Sepertinya dia belum tahu apa yang akan terjadi." Pemuda kedua berkata sambil maju satu langkah lagi mendekati Keyko alias Riyu.
"Hahaha ... kami akan memberikan sesuatu yang mengejutkan gadis manis." Senyuman jahat dari pemuda ketiga.
Namun Keyko (Riyu) tetap tenang dan diam dengan santai. Dia hanya menatap ketiga pemuda berandalan tersebut satu persatu dan kemudian tersenyum.
"Lucu sekali. Mungkin kalian lah yang akan terkejut karena mau berurusan dengan ku." sebelah alis matanya naik sambil senyum sinis terukir di wajah cantik Keyko.
"Sudah ... jangan banyak omong lagi. Kita sikat saja dia. Serang!!!" perintah yang satunya. Akhirnya ketiga pemuda berandalan tersebut segera menyerang Keyko.
Mereka bertiga menyergap Keyko. Dengan gerakan lincah dan cepat Keyko langsung menghindar. Kemudian dia langsung melayangkan tinjunya ke arah wajah pemuda kedua. Pemuda kedua syok dan langsung tumbang.
Pemuda pertama dan ketiga tercengang melihat kejadian tersebut. Tak berhenti di situ saja, Keyko segera menendang pemuda pertama hingga jatuh tersungkur. Lalu menghajar bertubi-tubi ke arah pemuda ketiga. Semuanya di hajar oleh Keyko habis-habisan. Senyuman puas terukir di wajah cantik Keyko saat dia terus menghajar semua pemuda berandalan tersebut.
"Berani kalian macam-macam dengan ku, maka rasakan semua ini hah!" mata Keyko yang ganas seganas serangannya kepada pemuda-pemuda berandalan tersebut.
Semua babak belur terkena bogem dari Keyko. Sedangkan Keyko sedikit pun tak terluka. Dia tersenyum puas.
Keyko berjalan ke arah salah satu dari mereka.
"Siapa yang menyuruh Kalian hah? aku rasa aku tak punya urusan kepada kalian semua?" tatap Keyko dengan tajam sambil mencengkram rambut dari pemuda pertama tadi.
Pemuda pertama berandalan tersebut mengasuh kesakitan, apalagi tangannya di cekal dengan sangat kuat hingga terasa sangat sakit.
__ADS_1
"Ampun ... ampun. Kami hanya di suruh saja. Kami disewa untuk menyakiti mu, membuat mu jera dan melecehkan mu. Maafkan kami."
Keyko menatap tajam dan wajahnya menggelap.
"Siapa?" Keyko kembali bertanya.
"Tidak tahu. Dia tak menyebutkan namanya."
Keyko menghela napas panjang. Dia tengah berpikir.
"Siapa yang begitu berani menggangu?" Keluh Keyko dalam hatinya.
Keyko lalu menatap semua berandalan yang sudah coba-coba cari perkara dengannya.
"Baiklah. Pergi lah kalian. Jangan sampai aku melihat kalian lagi."
Orang-orang suruhan Minami pun segera kabur dan meninggalkan Keyko (Riyu) sendirian, mereka kabur dengan luka bogem yang banyak mereka terima dan mereka derita. Itulah akibatnya mengganggu singa yang sedang tidur.
Esoknya di sekolah.
Kembali Minami menyusun rencana. Dia membawa beberapa kelompok gadis untuk menghajar Keyko di sekolah.
Keyko dan Hana kebetulan saat ini sedang duduk berdua saja di kelas. Minami datang dengan sekelompok gadis dan mereka dikelilingi serta dikerumuni oleh sekelompok gadis-gadis tersebut.
"Buat apa para gadis-gadis itu datang ke arah kita, Key?" Hana mengerutkan keningnya sambil berbisik ke Keyko alias Riyu. Dia menatap wajah Keyko.
"Hem. Entah lah." Keyko nampak santai. Dia mengangkat kedua bahunya.
Hana terlihat sudah ketakutan dan Keyko tentu saja seperti biasanya terlihat santai serta tenang. Minami memberikan isyarat agar para gadis-gadis tersebut harus segera menyerang dan memberikan pelajaran ke Keyko.
"Ayo ... kita serang dia secara bersamaan!" perintah Minami kepada semua gadis yang bersamanya.
__ADS_1
Semua gadis yang bersama Minami menganggukkan kepalanya dan segera menyerang Keyko.
Keyko yang tenang dengan sigap segera menangkis semua serangan tersebut. Dan hasilnya semua gadis tersebut telah kalah di tangan Keyko. Mereka semua bukan tandingan dirinya. Karena tentu saja jiwa gangster si Riyu yang ada di tubuh Keyko mempermudah dirinya melawan semuanya.
Ayumi dan Minami pun yang ikut serta hendak menghajar Keyko pun tak dapat melawan Keyko. Mereka kalah. Hana yang awalnya ketakutan sekarang telah kembali cerah wajahnya. Ternyata Keyko sangat hebat, begitulah pikir Hana.
Minami berdiri untuk mendekati Keyko kembali, dia bahkan berkata di hadapan Keyko agar jangan macam-macam dengannya dan jauhilah pacarnya.
"Kau jangan cari masalah dengan ku Keyko! Dan jauhilah kekasihku. Kak Seto adalah milik ku. Kau dengar itu!" mata Minami berapi-api sambil berkata kepada Keyko.
Keyko menatap Minami dan tersenyum sinis sambil menaikkan alis matanya sebelah.
"Hahaha ... lucu sekali. Seharusnya aku yang berkata hal tersebut, kan? Kau yang jangan macam-macam dengannya! Dan siapa sesungguhnya yang merebut pacar orang hah? Aku atau kau? Lalu siapa yang mempermainkan orang hah? aku atau kau yang selama ini melakukannya?" Keyko membalas perkataan Minami, mata Keyko sangat tajam menatap Minami, seakan pisau tajam yang siap menusuk siapapun yang berani melawannya.
Minami mengepalkan tangannya. Minami marah dan mengangkat tangannya. Dia hendak menampar wajah Keyko. Saat tangan Minami terangkat, saat itulah Seto kemudian muncul. Keyko melihat kemunculan Seto, Keyko pun langsung saja berpura-pura menjadi korban dari Minami.
"Awas kau Key!" tangan terangkat hendak menampar.
"Ah ... tidak! Jangan!" Keyko berakting. Seto melihatnya.
"Ada apa ini? Minami!!!" teriak Seto dan menghentikan perbuatan Minami. Tangan Minami berhenti di udara. Dia menatap ke arah Seto.
Seto menatap tajam ke arah Minami. Tak sangka dia kalau Minami ternyata gadis yang sangat emosional. Dia kasian pada Keyko. Keyko menaikan alis matanya dan menyembunyikan senyumannya. Dia terlihat puas.
"Rasakan kau Minami!" Keyko berujar dalam hatinya.
Bersambung....
Semoga suka dengan karya ini ya kak 🤗
Baca dan ikuti karya ini dari awal hingga tamat ya kak. Makasih kepada semua yang mampir ke karya ini. Thanks yah 🤗
__ADS_1
Dukung terus karya ini ya kak reader semua dengan cara Klik Like , Vote , Favorit, kasi gift, kasi star 5 dan komen positifnya ya. Makasih semuanya. Love you all 🤗