
Esok harinya. Tepat di hari Minggu.
Rumah Seto sudah ramai dengan para tamu undangan. Dari pagi hingga nanti malam pesta di gelar. Hanya para muda mudi yang hadir di acara pesta Seto tersebut. Kedua orang tua Seto sedang berada di luar negeri jadi dia bebas mengadakan party.
Yang hadir di acara tersebut dari kalangan kelas junior hingga senior. Teman hangout atau sekadar nongkrong Seto pun hadir. Dari pagi hingga siang Seto terus menunggu Keyko. Tapi Keyko belum muncul juga.
Seto bahkan bolak balik menelpon dan mengechat Keyko tapi belum ada respon.
Seorang teman menghampiri Seto. Namanya Saki, dia menanyakan ke Seto perihal Keyko.
"Hey bro ... mana cewek mu itu hah? katanya kau sudah berhasil nakluk kan Keyko? tapi kok dia belum datang juga seh " Saki melirik Seto.
"Paling sebentar lagi. Keyko sudah berjanji akan datang sambil membawa hadiah kejutan. Kau lihat saja, aku pasti mendapatkan dia." Seto masih sibuk memegang ponselnya untuk menghubungi Keyko.
"Dari tadi kau terus berkata begitu. Sudah lah. Balikan saja kau dengan Minami. Minami kan juga cantik."
"No no no. Aku sudah putus dengan Minami dan tidak mungkin balikan lagi."
"Hem. Gadis seperti Keyko mana mungkin bisa kau dapatkan. Dia sangar bro. Cool dan cantik juga hehe."
"Gitu-gitu dulu aku pernah sama dia ya. Udah lah, jangan banyak bacot. Lihat aja nanti. Keyko pasti datang dan jadi pacarku." Seto begitu percaya diri sekali. Entah kejutan apa yang hendak dibawa oleh Keyko nanti.
"Oke. Kita lihat saja." Saki menunggu benar atau tidak perkataan dari Seto.
Namun hingga sore hari belum juga muncul Keyko. Membuat para teman-teman Seto sendiri meremehkannya dan Seto sendiri malah menjadi was-was.
Hungary bingar suara musik terus mengalun. Beberapa orang berjoget riang bersama-sama dan bahkan berpasangan. Minuman dan makanan begitu banyak dihidangkan. Di bagian kolam renang juga begitu banyak orang yang berada di kolam renang sambil berenang dan menikmati pesta tersebut.
Para gadis dan pemuda bersenang-senang bersama, bahkan Seto menyediakan bir minuman juga. Sehingga ada beberapa orang yang sampai mabuk.
Tepat di saat-saat sore hari menjelang malam, Keyko barulah muncul.
Keyko berjalan dengan santai dan nampak elegan. Dia saat ini mengenakan pakaian yang cukup manis. Dress selutut berwarna peach. Dia juga berdandan, sehingga membuat kecantikannya semakin dipertegas saja.
Semua melihat kedatangan Keyko, Seto dan teman-teman Seto begitu terpukau dengan kecantikan Keyko. Mata mereka tak lepas memandang ke arah Keyko yang baru saja memasuki ruangan, dimana Seto dan semuanya sedang merayakan pesta.
"Itu dia. Keyko sudah datang." Seto tersenyum puas. Akhirnya dia dan Keyko bisa menjadi sepasang kekasih.
__ADS_1
"Cantik man. Beruntung banget kau bisa pacaran dengan itu cewek." Saki pun terkesima dengan kecantikan Keyko.
Keyko tersenyum sambil terus melangkah mendekati Seto. Setelah sampai dihadapan Seto, Keyko mengulurkan tangannya.
"Selamat ulang tahun Kak Seto." tatap Keyko dengan alis matanya naik sebelah.
"Terima kasih Key. Akhirnya kau datang juga. Sudah lama aku menunggu mu. Dari tadi aku menunggu kedatangan mu sayang." Seto tersenyum lembut ke Keyko. Dia menyambut tangan Keyko. Bahkan mencium punggung telapak tangan Keyko.
"Hahaha. Hem ... aku kan sudah janji datang, jadi aku pasti datang." Keyko menarik tangannya. Dia merasa jijik dengan perlakuan Seto. Di dalam hatinya Keyko alias Riyu berujar "Sialan. Pakai cium tangan segala. Aku cowok tahu." Riyu membatin dalam hatinya.
"Terima kasih. Aku senang kau datang Key. Oh iya ini semua teman-teman ku. Silahkan menikmati acara baik itu musik, minuman dan makanannya."
"Terima kasih kak."
"Hai Key. Aku Saki teman sekelas Seto." Saki memperkenalkan diri.
"Aku Keyko." jawab Riyu.
"Eh, kau sendiri saja Key? kau tak bersama temanmu Si gadis kacamata itu?" Seto pikir Keyko akan bersama temannya. Ternyata tidak. Tapi baguslah, jadi dia bisa berduaan dengan Keyko. Dia pun berniat hendak menahan lama Keyko biar bisa di ajak minum dan bersenang-senang. Syukur-syukur bisa di ajak ke ranjang. Itulah pikiran jahat dan picik Seto.
"Hana maksud ya?"
"Oh Hana saat ini sibuk hal lain. Aku dengan yang lain."
Seto mengerutkan keningnya.
"Yang lain? Siapa? Oh iya hadiah ku mana Sayang? Katanya mau kasih hadiah kejutan." Seto melirik ke Keyko.
Keyko hanya tersenyum penuh arti. Tangannya menunjuk arah yang lain.
"Itu hadiahnya." Dia tersenyum.
Seto melihat arah tangan Keyko menunjuk ke seorang.
Terlihat seseorang melangkah pasti mendekat menuju ke arah Keyko dan Seto. Riyu alias Keyko berjalan dengan gagah dan cool. Semua cewek yang ada di pesta menatap kagum dan terpesona akan ketampanan dari Riyu.
Riyu dengan santai melangkah mendekati Keyko. Kini dia berada di samping Keyko. Seto menatap aneh. Dia heran kenapa ada orang asing yang tidak dia kenal malah di bawa oleh Keyko.
__ADS_1
Namun tatapan semua anak-anak cewek tak lepas memandang ke arah Riyu.
"Siapa dia? tampan sekali ... keren, gagah, dan cool banget." salah satu cewek berbisik.
"Iya. Tampan sekali dia. Kok dia ada di sebelah Keyko. Itu Keyko kan gebetan nya Seto. Loh kok sama Pemuda tampan itu ya." ucap yang lainnya.
"Eh tunggu dulu. Bukannya itu adalah cowok yang pernah ke sekolah kita. Oh iya. Pemuda yang tampan itu! Pangeran tampan!" seru yang lainnya.
Baik hati dan mata para gadis-gadis tersebut meleleh melihat Riyu. Mereka terpesona akan ketampanan Riyu.
Seto dapat mendengar kasak kusuk di sekitarnya. Dia menjadi jengkel, kenapa Keyko malah membawa pria itu ke acara pestanya.
Namun sebelumnya, Keyko dan Riyu sudah janjian hendak ke pesta Seto. Mereka berdua sudah pergi berbelanja pakaian dan sampai ke salon merias diri, untuk mempersiapkan adegan dan peran mereka berdua di acara pesta Seto.
Seto melirik ke arah Riyu yang sebenarnya Keyko dengan tatapan jengkel. Dia lalu berkata di hadapannya Keyko.
"Siapa dia, Key?"
"Dia ... sebaiknya kalian kenalan dulu." Keyko alias Riyu menatap sambil melirik keduanya.
"Aku Riyu Himura. Panggil saja Riyu. Aku pacarnya Keyko." sambil mengulurkan tangannya.
"Apa? Pacar?" Seto terkejut bukan main. Dia menepis tangan Riyu. Dia serasa tak mau percaya.
"Keyko ... apa maksudnya ini semua? Bukannya hari ini kau akan menerima cinta ku. Kita akan menjadi sepasang kekasih!" tatap Seto yang mengerutkan keningnya. Dia menahan rasa amarah dan malu sekaligus. Marah karena Keyko membawa pria lain. Dan malu karena dia sudah berkata di hadapan teman-temannya kalau dia akan berpacaran dengan Keyko. Kini semua temannya pasti akan menertawakan dirinya.
"Apa kurang jelas Kak. Dia adalah pacarku." tatap Keyko dengan santai.
"Ini semua tidak bisa ku terima. Ini kah hadiah mu Key?" Seto kesal.
"Iya kak. Inilah hadiah kejutan ku. Kau suka kan?" Keyko alias Riyu menatap tajam dan tersenyum sinis.
Seto mengepalkan tangannya. Dia merasakan hawa panas di hatinya.
Bersambung....
Yuk dukung karya ini ya kak 😂 Like dan komentar dong kak 🤣
__ADS_1
Makasih semuanya by Author Libra 🤗